Pemerintah Percepat Swasembada Energi dan Elektrifikasi pada 2026

Swasembada
Ilustrasi Percepat Swasembada Energi dan Elektrifikasi pada 2026.

Manyala.co – Pemerintah pada 2026 melanjutkan agenda strategis sektor energi dengan menitikberatkan pada swasembada energi, peningkatan elektrifikasi, serta penguatan energi baru dan terbarukan. Presiden Prabowo Subianto menegaskan kebijakan tersebut sebagai bagian dari program kedaulatan nasional sejak awal masa pemerintahannya pada Oktober 2024.

Salah satu kebijakan utama adalah kelanjutan program mandatori biodiesel dengan peningkatan kadar pencampuran menjadi 50 persen atau B50 pada 2026. Program ini sebelumnya telah diterapkan pada level B40 sepanjang 2025. Pemerintah memperkirakan implementasi B50 akan membuat Indonesia mengalami surplus solar dan mengurangi ketergantungan impor bahan bakar diesel.

Namun demikian, ketergantungan terhadap impor minyak mentah dan bensin masih menjadi tantangan. Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan peningkatan produksi minyak dan gas bumi untuk menjaga ketahanan energi nasional. Data Kementerian ESDM mencatat rata-rata lifting minyak dan gas sepanjang 2025 mencapai 605,3 ribu barel per hari, sesuai target yang ditetapkan.

Selain sektor migas, pemerintah juga menaruh fokus pada ketenagalistrikan dan energi terbarukan. Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034 telah ditetapkan sebagai dokumen perencanaan yang menempatkan energi hijau sebagai prioritas utama. Mayoritas pembangkit listrik baru dalam 10 tahun ke depan direncanakan berbasis energi terbarukan yang bersumber dari potensi domestik.

Presiden juga memerintahkan percepatan elektrifikasi desa secara nasional. Hingga awal 2026, sebanyak 5.700 desa di Indonesia masih belum teraliri listrik. Pemerintah menilai perluasan akses listrik menjadi faktor kunci dalam pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Tuntas di 14 Kecamatan, Jelajah Sampah Makassar Kumpulkan 1,5 Ton Sampah

Di sisi eksternal, dinamika geopolitik global turut memengaruhi kebijakan energi nasional. Konflik antara Amerika Serikat dan Venezuela diperkirakan berdampak terhadap pasokan serta harga energi dunia, terutama minyak mentah. Kondisi ini mendorong pemerintah untuk mempercepat upaya mengurangi ketergantungan pada impor energi.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia telah menindaklanjuti arahan Presiden dengan menyiapkan peta jalan mandatori bioetanol, mendorong optimalisasi sumur minyak tua, serta memperkuat kebijakan transisi energi. Upaya tersebut diarahkan untuk menjaga stabilitas pasokan energi sekaligus menekan tekanan fiskal akibat impor.

Untuk membahas arah kebijakan tersebut, CNBC Indonesia akan menyelenggarakan forum “Energy Outlook 2026: Exploring Indonesia’s Energy Policy: Self-sufficient and Pro-people”. Acara ini dijadwalkan menghadirkan perwakilan pemerintah, pelaku usaha BUMN dan swasta, analis energi, serta anggota Dewan Energi Nasional.

Forum tersebut diharapkan menjadi wadah pembahasan tantangan dan peluang sektor energi nasional pada 2026. Hingga Rabu sore, belum ada keterangan resmi mengenai target kuantitatif tambahan pemerintah selain program yang telah diumumkan sebelumnya.

Jelajah Sampah Titik ke-14, Appi-Melinda Ajak Warga Pilah Sampah sebagai Gerakan Bersama

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

02

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

03

BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 Persen, Masuk Kategori Sangat Memuaskan

04

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

05

RT 04 Tamangapa Jadi Percontohan Pemilahan Sampah di Makassar, Budaya Pilah Sampah Dimulai Sejak 2025

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement