Manyala.co – Umat Islam Muhammadiyah dan umat Katolik di Indonesia sama-sama memulai masa puasa pada Rabu, 18 Februari 2026, bertepatan dengan awal Ramadan 1447 Hijriah versi Muhammadiyah dan Rabu Abu yang menandai dimulainya Masa Prapaskah.
Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Sementara itu, pemerintah menetapkan awal Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026, melalui mekanisme sidang isbat.
Pada tanggal yang sama, umat Katolik memperingati Rabu Abu, yang menjadi awal Masa Prapaskah, yakni periode pertobatan selama 40 hari sebelum Hari Paskah. Dalam tradisi Katolik, Rabu Abu ditandai dengan penerimaan abu di dahi atau kepala sebagai simbol kefanaan manusia dan penyesalan atas dosa.
Dengan demikian, pada 18 Februari 2026, dua komunitas agama besar di Indonesia menjalankan ibadah puasa secara bersamaan, meski dengan tata cara dan landasan teologis yang berbeda. Ramadan bagi umat Islam merupakan bulan suci yang diwajibkan berpuasa selama satu bulan penuh, sedangkan Prapaskah bagi umat Katolik adalah masa refleksi dan pertobatan menjelang Paskah.
Dalam ajaran Katolik, terdapat ketentuan wajib puasa dan wajib pantang. Wajib puasa berlaku bagi umat berusia 18 tahun hingga awal 60 tahun dan dilaksanakan pada Rabu Abu serta Jumat Agung. Puasa dalam tradisi ini berarti makan kenyang hanya satu kali dalam sehari.
Sementara itu, wajib pantang berlaku bagi umat berusia 14 tahun ke atas. Pantang dilaksanakan pada Rabu Abu dan setiap hari Jumat selama Masa Prapaskah hingga Jumat Suci. Bentuknya antara lain menghindari konsumsi daging atau kesenangan tertentu seperti rokok dan hiburan.
Di sisi lain, puasa Ramadan bagi umat Islam dijalankan setiap hari selama bulan Ramadan, dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Selain menahan makan dan minum, umat Islam juga dianjurkan meningkatkan ibadah dan pengendalian diri.
Perbedaan metode penetapan awal Ramadan di Indonesia bukan hal baru. Muhammadiyah menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal, sedangkan pemerintah menetapkan awal bulan Hijriah melalui kombinasi hisab dan rukyatul hilal.
Indonesia dikenal sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia sekaligus memiliki komunitas Katolik yang signifikan. Momentum bertepatan ini menjadi salah satu contoh dinamika kalender keagamaan di negara yang majemuk.
Hingga Rabu malam, tidak ada laporan gangguan terkait pelaksanaan ibadah kedua komunitas tersebut. Pemerintah sebelumnya mengimbau masyarakat untuk saling menghormati perbedaan penetapan awal Ramadan.
Awal Ramadan versi pemerintah yang jatuh pada 19 Februari 2026 menandai perbedaan satu hari dengan Muhammadiyah. Sementara itu, Masa Prapaskah akan berlangsung selama 40 hari sebelum Paskah, tidak termasuk hari Minggu.
Belum ada pernyataan resmi tambahan dari otoritas keagamaan nasional terkait kebetulan kalender yang mempertemukan awal Ramadan versi Muhammadiyah dan Rabu Abu pada tanggal yang sama tahun ini.
































