Manyala.co – Kelompok Kerja Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (KKG PJOK) dari tiga kecamatan di Kota Makassar menggelar pelatihan pembelajaran berbasis deep learning secara kolaboratif di Aula Panrita BBGTK Provinsi Sulawesi Selatan, Jumat (27/2).
Kegiatan tersebut melibatkan KKG PJOK Kecamatan Tallo, Tamalate, dan Panakkukang. Pelatihan berlangsung di gedung Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Sulawesi Selatan yang berlokasi di Jalan Adhyaksa, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar.
Ketua KKG PJOK Kecamatan Tallo, Akhwil Hidayat, mengatakan kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antar-guru pendidikan jasmani di tiga kecamatan. Menurut dia, pelatihan tersebut bertujuan mendorong penerapan pembelajaran yang efektif dan inovatif di sekolah.
“Kegiatan ini adalah hasil kolaborasi dengan teman-teman KKG PJOK Kecamatan Tamalate dan Panakkukang dalam mewujudkan pembelajaran yang efektif dan inovatif di sekolah. Kita sama-sama ingin memuliakan pendidikan di Kota Makassar sesuai arahan Pemerintah Kota Makassar dalam hal ini Ibu Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar,” kata Akhwil dalam keterangannya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para kepala sekolah dan pihak-pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. “Ucapan terima kasih pula kami haturkan kepada seluruh kepala sekolah dan semua pihak yang telah turut andil dalam suksesi kegiatan ini,” ujarnya.
Pelatihan mengusung tema “Kolaborasi Bersama Pelatihan Pembelajaran Deep Learning (Mendalam)”. Konsep deep learning dalam konteks pendidikan merujuk pada pendekatan pembelajaran yang menekankan pemahaman konseptual, keterlibatan aktif peserta didik, serta penguatan keterampilan berpikir kritis dan reflektif.
Andi Arnita, yang hadir sebagai narasumber, menyampaikan apresiasi atas undangan yang diberikan kepadanya untuk berbagi pengetahuan dengan para guru PJOK di Makassar. “Terima kasih karena telah diundang untuk berbagi dengan teman-teman guru olahraga di Kota Makassar. Kolaborasi teman-teman guru olahraga di Kota Makassar harus menjadi contoh dalam melakukan kolaborasi yang positif,” katanya.
Penyelenggaraan pelatihan ini berlangsung di tengah dorongan penguatan kompetensi guru sebagai bagian dari peningkatan kualitas pendidikan daerah. Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pendidikan sebelumnya menekankan pentingnya inovasi pembelajaran dan kolaborasi antar-satuan pendidikan.
Hingga berita ini diturunkan, panitia belum merinci jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tersebut maupun rencana tindak lanjut pasca-pelatihan. Namun, penyelenggara menyatakan kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan jejaring profesional guru PJOK lintas kecamatan di Makassar.
Kegiatan kolaboratif semacam ini mencerminkan upaya komunitas guru dalam meningkatkan kapasitas secara mandiri, sejalan dengan agenda reformasi pendidikan yang menekankan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan peran pendidik di tingkat sekolah.
































