Purbaya: APBN Masih Tahan Kenaikan Harga Minyak

Purbaya
Purbaya Kritik Akurasi Proyeksi Ekonomi Lembaga Internasional.

Manyala.co – Pemerintah Indonesia menyatakan anggaran negara masih cukup kuat untuk menahan dampak kenaikan harga minyak dunia dengan menyerap beban biaya energi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan kebijakan tersebut bertujuan mencegah lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) di tingkat konsumen.

“Di luar tidak ada gejolak berarti kan sekarang? Karena pemerintah meng-absorb kenaikan biayanya,” kata Purbaya di Jakarta, Senin.

Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak berencana menaikkan harga BBM subsidi dalam waktu dekat, meskipun tekanan harga energi global meningkat.

Menurutnya, kebijakan fiskal berfungsi sebagai peredam gejolak eksternal, termasuk fluktuasi harga minyak dunia.

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh 21 Maret

Jika kenaikan harga minyak langsung diteruskan ke harga BBM domestik, hal tersebut berpotensi menekan daya beli masyarakat dan memperlambat pertumbuhan ekonomi.

Purbaya menilai kemampuan APBN untuk menyerap kenaikan harga masih memadai pada kondisi saat ini.

Namun, pemerintah tetap mewaspadai kemungkinan lonjakan harga yang lebih tinggi mengingat pasar minyak global bersifat fluktuatif.

Ketika ditanya mengenai potensi harga minyak mencapai 150 dolar AS per barel, Purbaya menilai lonjakan tersebut tidak akan berlangsung lama karena berisiko memicu resesi global.

“Tidak apa-apa (kalau harga minyak ke level 150 dolar AS per barel), kita pasti selamat. Kita tidak akan hancur. Kenapa? Tidak akan lama ke 150 dolar. Karena semuanya akan resesi. Sehabis itu jatuh dalam sekali,” ujarnya.

Sidang Isbat Idul Fitri 2026 Digelar, Peserta Mulai Hadir

Ia mencontohkan pengalaman sebelumnya ketika harga minyak dunia sempat menyentuh kisaran 150 dolar AS per barel sebelum akhirnya turun drastis.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa harga energi yang terlalu tinggi tidak berkelanjutan dalam jangka panjang.

Purbaya juga menyebut produsen minyak global cenderung tidak mempertahankan harga tinggi dalam waktu lama karena dapat menurunkan permintaan akibat perlambatan ekonomi.

Dalam konteks domestik, pemerintah tetap menyiapkan langkah antisipatif jika kenaikan harga minyak berlangsung dalam periode yang lebih panjang.

Penyesuaian kebijakan anggaran dapat dilakukan untuk meminimalkan dampak terhadap perekonomian nasional.

Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Resmi Tutup Liga Mulia Ramadhan 2026

Meski demikian, hingga saat ini pemerintah belum mempertimbangkan penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) untuk memperlebar defisit anggaran.

Menurut Purbaya, kondisi fiskal masih dalam batas aman sehingga belum diperlukan langkah darurat tersebut.

“Itu belum kelihatan sampai sekarang, karena anggarannya kan masih aman. Kalau harga minyak tinggi terus dan bertahan lama, baru kita akan hitung ulang seperti apa kondisi anggarannya. Tapi tidak langsung Perppu,” kata dia.

Kebijakan menjaga stabilitas harga energi melalui APBN menjadi salah satu instrumen utama pemerintah dalam meredam dampak gejolak global, terutama di tengah ketegangan geopolitik yang memengaruhi pasar energi internasional.

Namun, belum ada rincian lebih lanjut terkait batas kemampuan fiskal dalam menyerap kenaikan harga minyak jika tren kenaikan berlanjut secara signifikan.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

03

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

04

Libur Lebaran 2026: Cuti Bersama dan Potensi Libur Panjang Hingga Sepekan

05

Lantik Pengurus IKATSI Periode 2025-2029, DPP IKATEK Unhas: Regenerasi Kunci Keberlanjutan Organisasi

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom