BGN Pastikan Anggaran MBG Tetap Rp335 Triliun

MBG
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menjelaskan terkait mekanisme penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) saat bulan Ramadhan 2026.

Manyala.co – Pemerintah memastikan bahwa anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak mengalami pemangkasan hingga saat ini, di tengah rencana efisiensi belanja kementerian dan lembaga.

Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana mengatakan alokasi anggaran program tersebut tetap sesuai yang telah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026, yakni sebesar Rp335 triliun.

“Sementara kita masih tetap dengan yang ada, terutama yang sudah ditetapkan dengan APBN 2026,” kata Dadan di Jakarta, Senin.

Ia menjelaskan bahwa pembahasan dalam rapat koordinasi terbatas yang melibatkan sejumlah kementerian, termasuk Kementerian Keuangan Republik Indonesia, lebih difokuskan pada harmonisasi anggaran untuk merespons dinamika ekonomi terkini.

Menurutnya, belum ada keputusan terkait penyesuaian anggaran, termasuk pada komponen belanja yang tidak langsung berkaitan dengan penyediaan makanan.

Bantu Warga di Musim Kemarau, Pemkot Makassar Terus Salurkan Air Bersih untuk 26 Ribu KK di 9 Kecamatan

Dadan menegaskan bahwa sebagian besar anggaran program MBG, sekitar 93 persen, dialokasikan langsung untuk bantuan makanan bergizi kepada masyarakat melalui satuan pelayanan di berbagai daerah.

Program tersebut telah menjangkau puluhan juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Hingga 9 Maret 2026, realisasi anggaran program MBG tercatat mencapai Rp44 triliun atau sekitar 13,1 persen dari total pagu.

Program ini telah menjangkau sekitar 61,62 juta penerima dengan dukungan 25.082 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Dari sisi distribusi wilayah, Pulau Jawa mencatat jumlah penerima terbesar dengan sekitar 35,47 juta orang, diikuti Sumatera sebanyak 12,63 juta dan Kalimantan sekitar 2,63 juta penerima.

Wali Kota Makassar Sampaikan Aspirasi Pembangunan Makassar ke Komisi VII DPR RI

Di sisi lain, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan masih terdapat ruang efisiensi dalam pelaksanaan program MBG, khususnya dalam aspek pengelolaan anggaran.

“MBG akan diefisienkan cara mereka belanja. Saya pikir MBG itu program yang bagus karena nggak semuanya kaya. Hanya pelaksanaannya dioptimalkan saja,” ujar Purbaya.

Ia menilai bahwa program tersebut tetap dapat berjalan optimal tanpa harus menyerap seluruh alokasi anggaran yang tersedia.

“Saya pikir gitu, nggak harus Rp335 triliun,” katanya.

Pemerintah saat ini tengah menyusun rencana efisiensi anggaran secara menyeluruh sebagai upaya menjaga defisit APBN 2026 tetap berada di bawah 3 persen.

Wali Kota Makassar Munafri Paparkan Program Unggulan Kelurahan Gunung Sari untuk Penilaian Nasional 2026

Langkah efisiensi difokuskan pada Anggaran Biaya Tambahan (ABT) di masing-masing kementerian dan lembaga yang dinilai berpotensi menyebabkan pembengkakan belanja negara.

Namun demikian, hingga saat ini belum ada keputusan resmi terkait perubahan alokasi anggaran program MBG.

Pemerintah masih melakukan evaluasi dan penyesuaian kebijakan berdasarkan perkembangan kondisi ekonomi global dan domestik.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Wabup Enrekang Serahkan Bingkisan kepada Veteran pada HUT ke-81 TNI

02

Dikbud Enrekang Raih Juara 1 Lomba Gerak Jalan HUT ke-81 RI Tingkat OPD

03

Kejari dan Pemkab Enrekang Mulai Revitalisasi Sarana Pendidikan, Anggaran TK Pembina Rp1,34 Miliar

04

Wabup Enrekang Dorong Pemerataan Listrik, 9 Titik Lisdes Siap Dikembangkan

05

Bupati Enrekang Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Tekankan Pentingnya Persatuan Bangsa

06

Pemkab Enrekang Buka Seleksi Direktur Perumda Tirta Massenrempulu Periode 2026–2031

07

Bantu Warga di Musim Kemarau, Pemkot Makassar Terus Salurkan Air Bersih untuk 26 Ribu KK di 9 Kecamatan

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

Kolom

× Advertisement
× Advertisement