Avtur Naik 30 Persen, Pemerintah Pastikan Biaya Haji 2026 Tak Dibebankan ke Jamaah

Haji
Ilustrasi Haji (Dok. Getty Images/iStockphoto/Aviator70)

Manyala – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengakui adanya potensi kenaikan biaya operasional penerbangan haji menyusul lonjakan harga bahan bakar pesawat (avtur) yang mencapai sekitar 30 persen. Kenaikan tersebut dinilai dapat memengaruhi komponen biaya terbesar dalam penyelenggaraan ibadah haji, khususnya sektor transportasi udara.

Kepala Biro Humas Kemenhaj, Hasan Affandi, menyatakan bahwa pemerintah telah mengantisipasi dampak kenaikan harga energi tersebut. Ia menegaskan bahwa upaya mitigasi sedang dilakukan agar beban tambahan tidak dialihkan kepada jamaah.

“Ada kemungkinan kenaikan biaya penerbangan karena avtur. Pemerintah berupaya agar kenaikan biaya tersebut tidak dibebankan ke jamaah,” ujarnya.

Pemerintah saat ini tengah menyiapkan sejumlah langkah untuk menjaga stabilitas biaya haji 2026. Langkah tersebut mencakup efisiensi operasional serta koordinasi intensif dengan maskapai penerbangan dan otoritas terkait, baik di dalam negeri maupun di Arab Saudi.

Sebelumnya, Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, juga menyampaikan bahwa pemerintah telah memperhitungkan fluktuasi harga energi global dalam perencanaan penyelenggaraan haji. Ia memastikan bahwa kondisi tersebut masih dapat dikendalikan.

Bantu Warga di Musim Kemarau, Pemkot Makassar Terus Salurkan Air Bersih untuk 26 Ribu KK di 9 Kecamatan

“Terkait dengan kenaikan harga avtur penerbangan, baik dari pihak Saudi maupun kita, sama-sama masih bisa mengendalikan dengan baik. Yang jelas, dari sisi pemerintah Indonesia tidak akan membebankan kepada jamaah haji Indonesia,” ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan usai pertemuan bilateral antara pemerintah Indonesia dan Arab Saudi yang membahas kesiapan penyelenggaraan haji 2026. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga membahas berbagai aspek pendukung, termasuk logistik dan layanan bagi jamaah.

Selain sektor transportasi, pemerintah juga menyoroti kesiapan logistik pangan selama musim haji. Menurut Dahnil, pihak Arab Saudi telah memastikan ketersediaan bahan pangan bagi jamaah tetap aman, meskipun terjadi dinamika global di sektor energi.

Lonjakan harga avtur sendiri dipicu oleh kondisi pasar energi global yang fluktuatif. Industri penerbangan menjadi salah satu sektor yang paling terdampak, mengingat bahan bakar merupakan komponen biaya utama dalam operasional maskapai.

Berdasarkan data biaya haji 2026, besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) berbeda di setiap embarkasi. Misalnya, biaya tertinggi tercatat di Surabaya sebesar Rp93.860.981, sementara beberapa embarkasi lain berada di kisaran Rp78 juta hingga Rp91 juta. Sementara itu, Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang ditanggung jamaah berkisar antara Rp45 juta hingga Rp60 juta tergantung embarkasi.

Wali Kota Makassar Sampaikan Aspirasi Pembangunan Makassar ke Komisi VII DPR RI

Rincian Biaya Haji 2026

Haji
Rincian Biaya Haji 2026. (Sumb. Republika)

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga agar kenaikan biaya akibat faktor eksternal tidak berdampak langsung pada jamaah. Hingga laporan ini disusun, belum ada perubahan resmi terhadap besaran biaya haji 2026 yang telah ditetapkan sebelumnya.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Bantu Warga di Musim Kemarau, Pemkot Makassar Terus Salurkan Air Bersih untuk 26 Ribu KK di 9 Kecamatan

02

Wali Kota Makassar Sampaikan Aspirasi Pembangunan Makassar ke Komisi VII DPR RI

03

Wali Kota Makassar Munafri Paparkan Program Unggulan Kelurahan Gunung Sari untuk Penilaian Nasional 2026

04

Makassar Jadi Pilot Project Reformasi JKN, RSUD Daya Siapkan 24 Layanan Kompetensi

05

Pemkab Enrekang Siapkan Asuransi Gagal Panen untuk 1.500 Hektare Padi dan Jagung

06

DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Dasco: Aspirasi Buruh Ditunaikan

07

Krisis Air Bersih Enrekang, Pemkab Kerahkan OPD Salurkan Air ke Warga

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

Kolom

× Advertisement
× Advertisement