Kontroversi Ucapan Riezky Kabah dan Reaksi Dunia Pendidikan

Kontroversi Ucapan Riezky Kabah dan Reaksi Dunia Pendidikan -  - Gambar 2478
Riezky Kabah, TikToker Viral

Manyala.co – Riezky Kabah Nizar, seorang TikToker asal Pontianak, Kalimantan Barat, kembali mencuat ke permukaan setelah video kontroversialnya menyatakan bahwa seluruh guru terlibat dalam praktik korupsi. Unggahan tersebut segera menjadi perbincangan hangat di media sosial dan memicu reaksi keras dari berbagai kalangan.

Dalam video yang diunggah ke akun TikTok miliknya, Riezky dengan lugas menyatakan bahwa profesi guru telah lama tercemar oleh praktik korupsi. Pernyataan “Semua guru korupsi” tidak hanya mengejutkan masyarakat, tetapi juga mengundang kecaman dari para pendidik yang merasa dihina atas profesi yang selama ini mereka tekuni.

Tak lama setelah video tersebut viral, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kalimantan Barat turun tangan. Organisasi tersebut menyatakan kekecewaannya dan menganggap pernyataan Riezky sebagai pencemaran nama baik terhadap profesi guru, yang selama ini memiliki peran penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Merespons tindakan tegas dari PGRI, pihak berwajib segera mengambil langkah hukum. Riezky Kabah dipanggil oleh kepolisian Polda Kalimantan Barat guna dimintai keterangan terkait kasus pencemaran nama baik yang ditujukan kepada para pendidik.

Dalam proses pemanggilan tersebut, Riezky tidak tinggal diam. Ia kemudian menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui video pernyataan, mengakui bahwa ucapannya telah menyinggung dan menyakiti hati banyak pihak, khususnya para guru yang merasa dirugikan.

Cuaca Ekstrem, Wali Kota Makassar Munafri Kerahkan Semua Jajaran Siaga, Pastikan Warga Aman

Kasus yang melibatkan Riezky ini semakin menambah daftar panjang perdebatan seputar tanggung jawab dalam berkonten di era digital. Media sosial yang seharusnya menjadi wadah ekspresi kini justru menjadi medan tempur opini, di mana setiap pernyataan dapat dengan cepat menimbulkan keresahan publik.

Para pengamat media sosial dan pakar komunikasi menilai insiden ini sebagai pelajaran berharga. Mereka menekankan bahwa kebebasan berekspresi harus selalu diimbangi dengan tanggung jawab sosial agar tidak menimbulkan dampak negatif, terutama pada isu-isu yang sensitif dan menyangkut martabat profesi.

Meski Riezky telah menyampaikan permohonan maafnya, peristiwa ini tetap meninggalkan tanda tanya mengenai batasan etika dalam penggunaan media sosial. Kasus ini menjadi pengingat bahwa dalam setiap unggahan, penting untuk selalu mempertimbangkan dampak terhadap pihak lain dan menjaga integritas dalam bersosialisasi di dunia maya.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Deretan Calon Ketua IKA Teknik Sipil Unhas, 2 Dosen Siap Lanjutkan Tongkat Kepemimpinan

02

Indonesia Dukung Palestina lewat Board of Peace, Israel Tetap Menolak

03

Prabowo Luncurkan Program Gentengnisasi Lewat Gerakan Indonesia ASRI

04

Serangan Bersenjata di Balochistan Tewaskan 48 Orang

05

Tujuh Pangkalan Udara Terbesar Amerika Berdasarkan Populasi

PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Indonesia Usulkan Australia dan Selandia Baru Ikut SEA Games

Indonesia Juara Piala AFF Futsal U-16

Kolom