Manyala.co – Iptu Tomi Samuel Marbun, Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni, dilaporkan hilang sejak 18 Desember 2025 ketika terjatuh ke sungai saat mengejar anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Teluk Bintuni, Papua Barat.
Sang istri, Riah Tarigan, dan ibunda, Elvrida Gultom, mengungkapkan kejanggalan dalam proses pencarian yang dianggap tertutup dan tidak transparan.
Riah menyatakan bahwa tidak ada penjelasan resmi dari kepolisian terkait upaya pencarian suaminya, meskipun keluarga telah menghadap ke Kabareskrim dan mengajukan surat kepada Komisi III dan V DPR RI.
Menurutnya, pencarian dihentikan secara sepihak tanpa melibatkan pihak-pihak terkait seperti Basarnas dan TNI, yang sempat membantu namun dipulangkan.
Dalam wawancara, Riah menyebut suaminya sudah sering bertugas mengejar KKB dan sebelumnya berhasil mengembalikan anggotanya ke NKRI dengan selamat.
Namun, kali ini Riah merasa ada yang tidak wajar karena suaminya memberikan pesan antisipasi jika terjadi sesuatu buruk.
Keluarga meminta keterbukaan dari pihak terkait dan menuntut agar pencarian dilanjutkan dengan melibatkan lebih banyak pihak, serta penyelidikan terhadap anggota tim yang terlibat.
































