Ifan Seventeen Bongkar Masalah Keuangan PFN

Ifan Seventeen Bongkar Masalah Keuangan PFN - Ivan Seventeen Buka Masalah PFN - Gambar 2307
Ifan Seventeen Bongkar Masalah Keuangan PFN

Manyala.co – Ifan Seventeen mengungkapkan sejumlah masalah serius yang dihadapi PT Produksi Film Negara (PFN), BUMN yang baru ia pimpin sebagai Direktur Utama sejak 10 Maret 2025.

Pernyataan ini ia sampaikan melalui unggahan panjang di Instagram sebagai respons atas kritik publik terkait pengangkatannya.

“Pertama-tama saya ingin mengucap syukur kepada Allah SWT, yang masih memberikan saya berkah berupa tanggung jawab sebagai seorang manusia, lewat pengabdian untuk memimpin perusahaan negara yang bernama PT Produksi Film Negara (Persero) (PFN),” tulis Ifan mengawali.

“Kedua, saya ingin meminta maaf untuk siapapun yang terganggu atas amanah yang baru saja saya emban, efektif ini baru hari ke-9 saya bekerja,” katanya menyambung.

PFN Terjerat Masalah Keuangan

STT Baramuli Pinrang Sukses Gelar Wisuda Tahunan Periode Tahun 2026

Dalam penjelasannya, Ifan mengakui bahwa kondisi PFN saat ini sangat memprihatinkan. Perusahaan tersebut menghadapi masalah utang yang menumpuk hingga puluhan miliar rupiah serta berbagai kewajiban finansial lain yang belum terpenuhi, seperti pembayaran gaji karyawan, utang vendor, iuran BPJS, dan Tunjangan Hari Raya (THR).

“Utang yang masih menumpuk puluhan miliar, beberapa kewajiban pembayaran gaji ke belakang, utang vendor, BPJS, hingga THR yang sampai saat ini belum tersampaikan untuk seluruh pegawai. Ini persoalan yang secara otomatis berpindah ke pundak saya setelah pelantikan,” ucapnya blak-blakan.

Menurut Ifan, permasalahan ini menyebabkan karyawan maupun direksi PFN harus rela menerima pemotongan gaji yang cukup signifikan, yakni hanya sekitar 30-40% dari jumlah yang seharusnya diterima.

Kondisi ini sudah berlangsung selama beberapa bulan akibat kondisi perusahaan yang tidak stabil.

“Jadi ini bukan ‘kerjaan’ yang sifatnya ‘ongkang-ongkang kaki’ lalu dapat gaji. Ke depannya harus ada komitmen dan kerja keras yang harus saya lakukan sebagai pemimpin baru di perusahaan ini untuk menyelesaikan persoalan di atas,” ujarnya.

Pemkot Makassar Tertibkan PKL di Ujung Tanah, Utamakan Dialog dan Solusi

Sumber Penghasilan PFN Bukan dari APBN

Ifan juga menegaskan bahwa gajinya sebagai Direktur Utama PFN tidak bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). PFN harus mengandalkan pemasukan yang dihasilkan sendiri melalui kegiatan operasionalnya.

“PFN bukan perusahaan yang mendapat anggaran dari APBN. Dalam memenhuhi biaya recurring perusahaan seperti gaji dan operasional expenses, PFN hanya mengandalkan pemasukan yang memang dihasilkan PFN sendiri,” tuturnya lebih lanjut.

“Jikalau tidak memenuhi target pembayaran gaji pun harus direlakan para karyawan maupun direksi untuk dibayarkan tidak secara penuhu. Bahkan, sampai penerimaan gaji yang sampai di 40-30 persen dari yang seharusnya dibayarkan,” tuturnya.

Fasilitas Tua dan Kurang Memadai

Selain masalah keuangan, PFN juga menghadapi persoalan dari sisi fasilitas. Mayoritas peralatan syuting yang dimiliki perusahaan sudah terlalu tua dan tidak bisa digunakan lagi akibat peralihan teknologi dari analog ke digital.

“Dikarenakan shifting dari analog ke digital yang begitu cepat, membuat banyaknya peralatan syuting di PFN yang sudah tidak lagi bisa dipakai sejak lama. Di antara gedung-gedung tua dan banyaknya ruangan rusak, PFN punya satu studio besar yang alhamdulillah masih bisa dipakai untuk syuting, namanya ‘Black Box’, tapi sifatnya lebih disewakan,” katanya.

Munas dan HBH 2026 IKA Teknik Mesin Unhas, Jusman Sikki Kembali Jabat Ketua

Beberapa ruang yang disewakan termasuk kafe, kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH), biro travel umrah, hingga tempat lomba burung berkicau.

“Selama ini PFN bisa ‘hidup perlahan’ hanya dengan menyewakan ruangan-ruangan di bangunan tuanya. Ada yang disewakan dari coffee shop, LBH, travel umrah, billiard sampai ke tempat lomba kicau burung,” tuturnya.

Misi Besar Ifan Seventeen

Ifan menekankan bahwa jabatannya sebagai Dirut PFN bukanlah pekerjaan mudah. Ia berkomitmen untuk bekerja keras dalam membenahi perusahaan yang ia anggap seperti “anak tiri” negara ini. 

Meski demikian, Ifan mendapatkan banyak dukungan dari warganet yang mendoakan agar PFN dapat bangkit kembali.

“Sebenarnya makin banyak orang meragukan, makin semangat untuk membuktikan kinerja bang. Semoga segala nya dimudahkan, diberikan keberkahan, tetap semangat dan membuka masukkan dari berbagai pihak,” kata seorang warganet.

“Bismillah, luruskan niat, ikhtiar sepenuh hati, kita pastinya support untuk amanah besar ini,” imbuh warganet yang lain.

“Bismillah bisa. Bangkitkan lagi PFN mas bro. Bikin kami bangga,” ujar warganet lain memberi dukungan.

Ifan berharap pernyataannya dapat meluruskan kesalahpahaman publik dan menginspirasi kerja sama dari berbagai pihak untuk memperbaiki kondisi PFN.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

03

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

04

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

05

Lantik Pengurus IKATSI Periode 2025-2029, DPP IKATEK Unhas: Regenerasi Kunci Keberlanjutan Organisasi

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom