Ifan Seventeen Bongkar Masalah Keuangan PFN

Ifan Seventeen Bongkar Masalah Keuangan PFN - Ivan Seventeen Buka Masalah PFN - Gambar 2307
Ifan Seventeen Bongkar Masalah Keuangan PFN

Manyala.co – Ifan Seventeen mengungkapkan sejumlah masalah serius yang dihadapi PT Produksi Film Negara (PFN), BUMN yang baru ia pimpin sebagai Direktur Utama sejak 10 Maret 2025.

Pernyataan ini ia sampaikan melalui unggahan panjang di Instagram sebagai respons atas kritik publik terkait pengangkatannya.

“Pertama-tama saya ingin mengucap syukur kepada Allah SWT, yang masih memberikan saya berkah berupa tanggung jawab sebagai seorang manusia, lewat pengabdian untuk memimpin perusahaan negara yang bernama PT Produksi Film Negara (Persero) (PFN),” tulis Ifan mengawali.

“Kedua, saya ingin meminta maaf untuk siapapun yang terganggu atas amanah yang baru saja saya emban, efektif ini baru hari ke-9 saya bekerja,” katanya menyambung.

PFN Terjerat Masalah Keuangan

Bantu Warga di Musim Kemarau, Pemkot Makassar Terus Salurkan Air Bersih untuk 26 Ribu KK di 9 Kecamatan

Dalam penjelasannya, Ifan mengakui bahwa kondisi PFN saat ini sangat memprihatinkan. Perusahaan tersebut menghadapi masalah utang yang menumpuk hingga puluhan miliar rupiah serta berbagai kewajiban finansial lain yang belum terpenuhi, seperti pembayaran gaji karyawan, utang vendor, iuran BPJS, dan Tunjangan Hari Raya (THR).

“Utang yang masih menumpuk puluhan miliar, beberapa kewajiban pembayaran gaji ke belakang, utang vendor, BPJS, hingga THR yang sampai saat ini belum tersampaikan untuk seluruh pegawai. Ini persoalan yang secara otomatis berpindah ke pundak saya setelah pelantikan,” ucapnya blak-blakan.

Menurut Ifan, permasalahan ini menyebabkan karyawan maupun direksi PFN harus rela menerima pemotongan gaji yang cukup signifikan, yakni hanya sekitar 30-40% dari jumlah yang seharusnya diterima.

Kondisi ini sudah berlangsung selama beberapa bulan akibat kondisi perusahaan yang tidak stabil.

“Jadi ini bukan ‘kerjaan’ yang sifatnya ‘ongkang-ongkang kaki’ lalu dapat gaji. Ke depannya harus ada komitmen dan kerja keras yang harus saya lakukan sebagai pemimpin baru di perusahaan ini untuk menyelesaikan persoalan di atas,” ujarnya.

Wali Kota Makassar Sampaikan Aspirasi Pembangunan Makassar ke Komisi VII DPR RI

Sumber Penghasilan PFN Bukan dari APBN

Ifan juga menegaskan bahwa gajinya sebagai Direktur Utama PFN tidak bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). PFN harus mengandalkan pemasukan yang dihasilkan sendiri melalui kegiatan operasionalnya.

“PFN bukan perusahaan yang mendapat anggaran dari APBN. Dalam memenhuhi biaya recurring perusahaan seperti gaji dan operasional expenses, PFN hanya mengandalkan pemasukan yang memang dihasilkan PFN sendiri,” tuturnya lebih lanjut.

“Jikalau tidak memenuhi target pembayaran gaji pun harus direlakan para karyawan maupun direksi untuk dibayarkan tidak secara penuhu. Bahkan, sampai penerimaan gaji yang sampai di 40-30 persen dari yang seharusnya dibayarkan,” tuturnya.

Fasilitas Tua dan Kurang Memadai

Selain masalah keuangan, PFN juga menghadapi persoalan dari sisi fasilitas. Mayoritas peralatan syuting yang dimiliki perusahaan sudah terlalu tua dan tidak bisa digunakan lagi akibat peralihan teknologi dari analog ke digital.

“Dikarenakan shifting dari analog ke digital yang begitu cepat, membuat banyaknya peralatan syuting di PFN yang sudah tidak lagi bisa dipakai sejak lama. Di antara gedung-gedung tua dan banyaknya ruangan rusak, PFN punya satu studio besar yang alhamdulillah masih bisa dipakai untuk syuting, namanya ‘Black Box’, tapi sifatnya lebih disewakan,” katanya.

Wali Kota Makassar Munafri Paparkan Program Unggulan Kelurahan Gunung Sari untuk Penilaian Nasional 2026

Beberapa ruang yang disewakan termasuk kafe, kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH), biro travel umrah, hingga tempat lomba burung berkicau.

“Selama ini PFN bisa ‘hidup perlahan’ hanya dengan menyewakan ruangan-ruangan di bangunan tuanya. Ada yang disewakan dari coffee shop, LBH, travel umrah, billiard sampai ke tempat lomba kicau burung,” tuturnya.

Misi Besar Ifan Seventeen

Ifan menekankan bahwa jabatannya sebagai Dirut PFN bukanlah pekerjaan mudah. Ia berkomitmen untuk bekerja keras dalam membenahi perusahaan yang ia anggap seperti “anak tiri” negara ini. 

Meski demikian, Ifan mendapatkan banyak dukungan dari warganet yang mendoakan agar PFN dapat bangkit kembali.

“Sebenarnya makin banyak orang meragukan, makin semangat untuk membuktikan kinerja bang. Semoga segala nya dimudahkan, diberikan keberkahan, tetap semangat dan membuka masukkan dari berbagai pihak,” kata seorang warganet.

“Bismillah, luruskan niat, ikhtiar sepenuh hati, kita pastinya support untuk amanah besar ini,” imbuh warganet yang lain.

“Bismillah bisa. Bangkitkan lagi PFN mas bro. Bikin kami bangga,” ujar warganet lain memberi dukungan.

Ifan berharap pernyataannya dapat meluruskan kesalahpahaman publik dan menginspirasi kerja sama dari berbagai pihak untuk memperbaiki kondisi PFN.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Wabup Enrekang Serahkan Bingkisan kepada Veteran pada HUT ke-81 TNI

02

Dikbud Enrekang Raih Juara 1 Lomba Gerak Jalan HUT ke-81 RI Tingkat OPD

03

Kejari dan Pemkab Enrekang Mulai Revitalisasi Sarana Pendidikan, Anggaran TK Pembina Rp1,34 Miliar

04

Wabup Enrekang Dorong Pemerataan Listrik, 9 Titik Lisdes Siap Dikembangkan

05

Bupati Enrekang Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Tekankan Pentingnya Persatuan Bangsa

06

Pemkab Enrekang Buka Seleksi Direktur Perumda Tirta Massenrempulu Periode 2026–2031

07

Bantu Warga di Musim Kemarau, Pemkot Makassar Terus Salurkan Air Bersih untuk 26 Ribu KK di 9 Kecamatan

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

Kolom

× Advertisement
× Advertisement