Manyala.co – Apple Inc. secara resmi meluncurkan versi web dari App Store, memberikan pengguna cara baru menjelajahi aplikasi di seluruh ekosistem perangkat Apple, mulai dari iPhone hingga Mac. Namun, pengguna belum dapat mengunduh aplikasi langsung melalui browser.
Laman The Verge melaporkan pada Selasa bahwa situs apps.apple.com kini menampilkan antarmuka baru App Store berbasis web, menggantikan halaman lama yang sebelumnya hanya menampilkan informasi dasar tentang aplikasi. Pembaruan ini dikonfirmasi juga oleh MacRumors dan 9to5Mac, dua media teknologi yang memantau perkembangan ekosistem Apple.
Meskipun tampilannya kini lebih dinamis dan menyerupai versi aplikasi di perangkat, pengguna masih terbatas pada opsi membuka tautan di App Store bawaan perangkat atau membagikan tautan aplikasi kepada orang lain. Apple belum menyediakan opsi instalasi langsung melalui web.
Versi web App Store tersebut memungkinkan pengguna menelusuri aplikasi untuk berbagai perangkat, termasuk iPhone, iPad, Mac, Apple Watch, Vision Pro, dan Apple TV. Selain itu, situs ini juga menampilkan tab “Today” yang berisi rekomendasi aplikasi dan game harian dari Apple. Fitur ini serupa dengan halaman utama App Store di perangkat mobile.
Apple juga menambahkan menu tarik-turun (drop-down menu) untuk setiap kategori platform, memudahkan pengguna berpindah dari satu jenis perangkat ke perangkat lainnya. Dalam setiap kategori, pengguna dapat menyortir aplikasi berdasarkan jenis seperti produktivitas, hiburan, game petualangan, hingga layanan pendidikan.
Selain berfungsi sebagai etalase aplikasi, App Store versi web kini juga dapat digunakan sebagai portal pencarian terpusat. Sebelumnya, Apple memang menyediakan halaman web individual untuk tiap aplikasi, tetapi halaman tersebut sulit ditemukan kecuali melalui tautan langsung. Dengan sistem baru, pengguna dapat mencari aplikasi tertentu dengan mengetikkan nama di kolom pencarian pada situs web App Store.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi Apple untuk memperluas pengalaman pengguna lintas platform, terutama bagi mereka yang menggunakan lebih dari satu perangkat Apple. Meski demikian, perusahaan belum memberikan keterangan apakah versi web ini akan mendukung proses unduh dan instalasi aplikasi di masa mendatang.
Peluncuran App Store berbasis web juga dinilai sebagai bagian dari upaya Apple meningkatkan aksesibilitas dan transparansi ekosistem digitalnya, menyusul tekanan dari regulator di Uni Eropa dan Amerika Serikat mengenai kebijakan distribusi aplikasi yang selama ini eksklusif melalui App Store di perangkat.
Sejauh ini, Apple belum merilis keterangan resmi terkait jadwal pengembangan lebih lanjut fitur-fitur App Store versi web tersebut. Hingga Rabu pagi waktu setempat, belum ada tanggapan resmi dari perusahaan mengenai apakah model ini akan diintegrasikan dengan sistem pembayaran alternatif atau tetap mengikuti kebijakan standar App Store.
Langkah ini menandai perubahan besar dalam strategi digital Apple menggabungkan kemudahan eksplorasi aplikasi dengan fleksibilitas penggunaan lintas platform, tanpa mengorbankan kontrol keamanan dan ekosistem tertutup yang menjadi ciri khas perusahaan tersebut.
































