Daftar Negara Berpenduduk Muda Terbanyak: India Unggul, Indonesia Masuk 10 Besar

Muda
Daftar Negara Berpenduduk Muda. Manyala.co.

Manyala.co – India menempati posisi teratas sebagai negara dengan populasi muda terbesar di dunia, mencapai sekitar 370 juta jiwa atau 27 persen dari total penduduknya yang berjumlah 1,4 miliar orang. Indonesia menempati urutan keempat dengan 45 juta penduduk muda, menurut data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dirilis melalui WorldAtlas pada 2024.

Populasi Muda Dunia: Kontras antara Asia dan Afrika

Analisis global menunjukkan ketimpangan demografi yang signifikan antara negara maju dan negara berkembang. Negara seperti Jepang, Yunani, dan Finlandia menghadapi populasi menua, di mana hanya 13 persen warga Jepang berusia di bawah 15 tahun. Sebaliknya, negara-negara Afrika seperti Niger memiliki proporsi anak muda mencapai 56,9 persen, tertinggi di dunia.

PBB mencatat bahwa Afrika adalah benua dengan populasi muda terbanyak. Lebih dari separuh penduduk di beberapa negara di bawah usia 18 tahun. Populasi muda di kawasan itu bahkan diperkirakan akan berlipat ganda pada 2050, memperbesar tekanan terhadap sumber daya ekonomi dan sosial yang terbatas.

1. India

India memiliki sekitar 370 juta penduduk muda, dengan usia rata-rata 28 tahun dan tingkat kesuburan 2,1 anak per perempuan. Generasi muda menjadi motor pertumbuhan ekonomi digital dan sektor teknologi, meski tingkat pengangguran mencapai 15 persen. Kesenjangan pendidikan antara wilayah perkotaan dan pedesaan masih menjadi tantangan utama.

2. Nigeria

Nigeria berada di posisi kedua dengan 60 juta pemuda, atau 26 persen dari total 230 juta penduduk. Usia rata-rata penduduknya 18 tahun dengan tingkat kesuburan 5,4. Industri kreatif seperti perfilman Nollywood banyak digerakkan anak muda, tetapi pengangguran dan tingkat putus sekolah menengah yang mencapai 50 persen menghambat potensi ekonomi negara itu.

Kanwil Kemenkum DIY Segel Kantor Jelang Libur Lebaran

3. Pakistan

Di posisi ketiga, Pakistan mencatat 50 juta pemuda atau 23 persen dari total populasi 240 juta. Dengan usia rata-rata 22 tahun dan tingkat kesuburan 3,5, negara ini menghadapi tantangan besar dalam ketidakstabilan politik dan keamanan. Sekitar 40 persen pemuda Pakistan belum menyelesaikan pendidikan menengah.

4. Indonesia

Indonesia menempati peringkat keempat dengan 45 juta penduduk muda, setara 16 persen dari total populasi 280 juta jiwa. Usia median penduduk Indonesia adalah 30 tahun, dengan tingkat kesuburan 2,3. Pemuda Indonesia berperan penting dalam ekonomi digital dan sektor kreatif, namun sekitar 20 persen menghadapi pengangguran. Akses pendidikan di daerah pedesaan masih terbatas, dengan hanya 60 persen siswa menyelesaikan sekolah menengah.

5. Etiopia dan Negara Afrika Lain

Etiopia memiliki 35 juta pemuda atau 28 persen dari populasi nasionalnya. Meskipun sektor pertanian dan manufaktur menjadi tumpuan, konflik domestik dan pengangguran 25 persen menjadi kendala. Sementara itu, Republik Demokratik Kongo, Uganda, dan Kenya sama-sama mencatat proporsi penduduk muda di atas 30 persen, namun dibayangi oleh kemiskinan dan keterbatasan akses pendidikan.

6. Asia Selatan dan Tenggara

Bangladesh dengan 30 juta pemuda mengandalkan sektor garmen untuk menopang ekonominya, meski 15 persen pengangguran dan ancaman banjir tahunan menekan stabilitas. Filipina memiliki 25 juta pemuda yang mendominasi sektor layanan bisnis (BPO), tetapi rentan terhadap risiko bencana alam seperti topan yang terjadi rata-rata lima kali per tahun.

Dinamika dan Tantangan Global

Peningkatan jumlah populasi muda di negara berkembang dipandang sebagai peluang sekaligus ancaman. Di satu sisi, bonus demografi dapat mendorong pertumbuhan ekonomi bila didukung pendidikan dan lapangan kerja memadai. Namun di sisi lain, ledakan demografi tanpa strategi pengelolaan yang efektif dapat memperburuk kemiskinan, pengangguran, dan instabilitas sosial.

Diskusi Pemuda Lintas Iman di Lampung Soroti Toleransi

Para analis menilai, pemerintah di negara-negara berpopulasi muda perlu memperkuat kebijakan pendidikan, pengendalian kelahiran, serta memperluas akses ekonomi. Tanpa langkah konkret, lonjakan populasi muda berisiko menjadi beban ekonomi jangka panjang, bukan kekuatan produktif.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

03

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

04

KKG PJOK Tallo Jajaki Kolaborasi Program dengan Pemerintah Kecamatan

05

Lantik Pengurus IKATSI Periode 2025-2029, DPP IKATEK Unhas: Regenerasi Kunci Keberlanjutan Organisasi

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom