Dewan Pengupahan Sepakati UMP Sulsel 2026 Rp3,92 Juta

UMP
Dewan Pengupahan Sepakati UMP Sulsel 2026 Rp3,92 Juta.

Makassar, Manyala.co – Dewan Pengupahan Sulawesi Selatan menyepakati kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 sebesar 7,21 persen menjadi Rp3.921.234 dalam rapat pleno yang digelar di Makassar pada Jumat malam, 19 Desember 2025.

Kesepakatan tersebut dicapai setelah proses pembahasan antara unsur pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja. Nilai UMP Sulsel 2026 naik sebesar Rp263.561 dibandingkan UMP 2025 yang tercatat Rp3.657.527.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulawesi Selatan Jayadi Nas mengatakan Dewan Pengupahan telah menyepakati indeks alfa sebesar 0,8 sebagai dasar perhitungan kenaikan UMP. “Alhamdulillah, untuk UMP disepakati indeks Alfa adalah 0,8,” ujar Jayadi Nas usai rapat pleno.

Jayadi Nas menyampaikan hasil kesepakatan tersebut akan segera dilaporkan kepada Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman untuk selanjutnya ditetapkan secara resmi melalui keputusan gubernur. “Malam ini langsung saya kirim hasilnya,” kata Jayadi Nas.

Penetapan resmi UMP Sulsel 2026 dijadwalkan dilakukan sebelum batas waktu nasional, yakni 24 Desember 2025. Penetapan tersebut mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan terkait pengupahan yang mengatur kewajiban gubernur menetapkan UMP setiap tahun.

LONTARA+ Kini Bisa Diakses via Website, Pemkot Makassar Perluas Jangkauan Layanan Digital

Jayadi Nas mengakui bahwa keputusan tersebut tetap berpotensi menimbulkan perbedaan pandangan di tengah masyarakat. Namun, ia menegaskan kesepakatan yang dihasilkan merupakan buah dari dialog antara pihak pengusaha dan serikat pekerja. “Saya paham dinamikanya, tapi tetap ada kesepakatan. Itulah demokratisasi yang dibangun di Dewan Pengupahan Sulsel,” ujarnya.

Rapat pleno penetapan UMP Sulsel berlangsung sejak sekitar pukul 19.30 Wita dan digelar secara tertutup di lantai dua Continent Centrepoint Hotel Panakkukang, Makassar. Hanya anggota Dewan Pengupahan dan sekretariat yang diizinkan mengikuti pembahasan di dalam ruangan.

Di luar ruangan, puluhan buruh menunggu hasil keputusan rapat. Sekitar pukul 20.40 Wita, sejumlah buruh sempat meminta agar pintu rapat dibuka agar mereka dapat mendengarkan jalannya pembahasan. Situasi sempat memanas sebelum akhirnya pintu dibuka sebagian oleh penyelenggara dengan syarat peserta tetap menjaga ketertiban.

Perwakilan serikat buruh dalam Dewan Pengupahan Sulsel, Mahamuddin, menyatakan pihaknya menerima hasil kesepakatan tersebut. “Alhamdulillah malam ini disepakati antara dua belah pihak pengusaha dan serikat buruh,” kata Mahamuddin.

Setelah keputusan disampaikan, para buruh terlihat meninggalkan lokasi rapat dengan ekspresi lega. Kenaikan UMP ini diharapkan menjadi acuan bagi penetapan upah minimum kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.

Kuasai Fasum Sejak 1975, 16 PKL Pasar Cidu Makassar Direlokasi Demi Akses Lancar

Sebagai informasi, UMP merupakan standar upah minimum terendah yang berlaku bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun. Penetapan UMP Sulsel 2026 ini menjadi salah satu indikator kebijakan pengupahan daerah di tengah dinamika ekonomi dan ketenagakerjaan nasional. Hingga Jumat malam, belum ada pernyataan resmi dari Gubernur Sulsel terkait jadwal penandatanganan keputusan tersebut.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Kartika Sandra Desi Tinjau Bulog, Pastikan Pangan Tetap Aman

02

Muhammad Rahul Apresiasi Polda Riau Ungkap Kasus Narkoba di Rokan Hilir

03

BPS: Ketimpangan Pengeluaran Indonesia Turun ke 0,363

04

HIPMI Institute Sulsel Resmi Dilantik, Usung Ekosistem Kolaboratif untuk Cetak Founder Muda Berdaya Saing Global

05

Prabowo Nilai Krisis Global Jadi Peluang Percepatan Program Nasional

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

Kolom

× Advertisement
× Advertisement