DPR, Pemerintah, dan Musisi Sepakat Akhiri Polemik Royalti Lagu, Ariel dan Piyu Dilibatkan dalam Tim Perumus UU Hak Cipta

DPR, Pemerintah, dan Musisi Sepakat Akhiri Polemik Royalti Lagu, Ariel dan Piyu Dilibatkan dalam Tim Perumus UU Hak Cipta - Royalti - Gambar 36
Sufmi Dasco Ahmad (dok. Anggi Muliawati/detikcom)

Manyala.co – Polemik royalti lagu yang belakangan ramai diperbincangkan akhirnya menemukan titik terang. DPR bersama pemerintah, Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), serta sejumlah musisi sepakat untuk menghentikan kegaduhan yang sempat menimbulkan keresahan di kalangan publik maupun pelaku seni musik.

Kesepakatan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, usai rapat konsultasi bersama perwakilan musisi, LMKN, dan Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/8/2025).

“Dinamika yang terjadi sudah disepakati untuk sama-sama diakhiri, dan kita akan jaga suasana supaya tetap kondusif,” ujar Dasco dalam konferensi pers.

Ia menegaskan, masyarakat kini tidak perlu lagi khawatir ketika memutar atau menyanyikan lagu di ruang publik. “Kepada masyarakat luas, diharapkan untuk tetap tenang, untuk dapat kembali seperti sediakala, memutar lagu tanpa takut, untuk kemudian menyanyi juga tanpa takut,” tambahnya.

Ariel Noah dan Piyu Padi Reborn Diminta Masuk Tim Perumus RUU

Dalam rapat yang sama, Dasco juga mengusulkan agar sejumlah musisi senior ikut terlibat langsung dalam pembahasan revisi Undang-Undang Hak Cipta. Ia secara khusus menyebut nama Nazril Irham atau Ariel dari grup band Noah, serta Satriyo Yudi Wahono alias Piyu dari Padi Reborn.

Prabowo Siapkan Lahan 4.000 Meter untuk Kantor Badan Islam

Menurut Dasco, keterlibatan para musisi sangat penting karena merekalah yang merasakan langsung dampak dari regulasi royalti. Ariel sendiri saat ini menjabat Wakil Ketua Vibrasi Suara Indonesia (Visi), sedangkan Piyu merupakan Ketua Umum Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI).

“Jadi saya usul ini, teman-teman AKSI, teman-teman Visi ini untuk segera dimasukkan ke dalam tim perumus UU Hak Cipta,” kata Dasco. Usulan tersebut kemudian mendapat persetujuan dari anggota dewan yang hadir.

Ia menilai, masukan dari musisi akan membuat UU Hak Cipta lebih inklusif dan menjawab persoalan klasik terkait pembagian royalti. “Karena mereka yang tahu, mereka yang alami setiap hari, sehingga bisa memberikan masukan yang tepat kepada para perumus UU,” jelasnya.

Polemik Royalti yang Berujung Kasus Hukum

Seperti diketahui, isu royalti mencuat setelah beberapa kasus hukum melibatkan artis hingga pelaku usaha. Penyanyi Agnez Mo sempat digugat pencipta lagu Ari Bias dengan tuntutan ganti rugi Rp 1,5 miliar karena membawakan lagu “Bilang Saja” tanpa izin dalam tiga konser. Namun, Mahkamah Agung (MA) akhirnya mengabulkan kasasi Agnez sehingga ia tidak perlu membayar denda.

Kasus lain menjerat jaringan kuliner Mi Gacoan, di mana salah satu direksinya sempat ditetapkan sebagai tersangka karena dianggap melanggar hak cipta.

Gerindra di Usia 18 Tahun Tegaskan Perjuangan Belum Usai

Tak berhenti di sana, beberapa musisi juga mengeluhkan aturan yang dinilai tidak adil. Ari Lasso, misalnya, sempat curhat harus membayar royalti meskipun membawakan lagunya sendiri. Sedangkan Ariel Noah berulang kali menegaskan bahwa seharusnya beban pembayaran royalti ditanggung penyelenggara acara, bukan penyanyi yang tampil di panggung.

MK Ingatkan Pemerintah Tegaskan Pihak yang Wajib Bayar

Kisruh ini juga sampai ke Mahkamah Konstitusi (MK) setelah sejumlah musisi mengajukan uji materi terhadap UU Hak Cipta Nomor 28 Tahun 2014. Hakim Konstitusi Saldi Isra menilai perlu ada kejelasan mengenai siapa pihak yang wajib membayar royalti.

Menurut Saldi, kejelasan itu penting agar tidak ada lagi penyanyi saling gugat dan menimbulkan konflik berkepanjangan di internal musisi. “Seniman jangan dibiarkan berkelahi. Biar nanti problemnya itu antara pemilik hak cipta dengan penyelenggara, bukan antar penyanyi,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar aturan baru mampu melindungi penyanyi kecil, misalnya yang tampil di kafe, agar tidak terbebani kewajiban yang seharusnya ditanggung pihak penyelenggara.

Dengan adanya kesepakatan terbaru ini, DPR, pemerintah, LMKN, serta para musisi berharap polemik royalti bisa segera berakhir. Rencana pembentukan tim perumus RUU Hak Cipta yang melibatkan musisi diharapkan mampu menciptakan regulasi yang adil, transparan, dan berpihak kepada semua pihak.

Dasco Beri Apresiasi Kader di Usia ke-18 Tahun Partai Gerindra

“Intinya kita ingin dunia musik Indonesia kembali bergairah, masyarakat tidak resah, dan musisi tetap mendapat hak-haknya secara layak,” tutup Dasco.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Deretan Calon Ketua IKA Teknik Sipil Unhas, 2 Dosen Siap Lanjutkan Tongkat Kepemimpinan

02

Prabowo Luncurkan Program Gentengnisasi Lewat Gerakan Indonesia ASRI

03

Indonesia Dukung Palestina lewat Board of Peace, Israel Tetap Menolak

04

Serangan Bersenjata di Balochistan Tewaskan 48 Orang

05

Tujuh Pangkalan Udara Terbesar Amerika Berdasarkan Populasi

PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
manyala-ads
Manyala.co

Olahraga

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Indonesia Usulkan Australia dan Selandia Baru Ikut SEA Games

Indonesia Juara Piala AFF Futsal U-16

Trucha Optimistis PSM Kejar Lima Besar Meski Tanpa Kemenangan

Indonesia U-16 Melaju ke Final AFF Futsal 2025

Ranking FIFA Terbaru: Indonesia Bertahan di Posisi 122

Futsal Competition 2025, KKG PJOK Tallo Tekankan Kolaborasi

Indonesia Melaju ke Final Voli Putra SEA Games 2025

Kolom