Manyala.co – Tim Indonesia mengoleksi 78 medali emas hingga Kamis sore pada SEA Games 2025 Thailand, bertahan di peringkat kedua klasemen sementara dan mendekati target nasional 80 emas dari ajang olahraga terbesar Asia Tenggara itu.
Hingga pukul 15.30 WIB, Indonesia menambah enam medali emas dalam satu hari pertandingan. Tambahan tersebut berasal dari cabang olahraga triathlon, panahan, dan perahu naga, masing-masing menyumbang dua emas. Capaian ini memperkuat posisi Indonesia di papan atas klasemen sementara.
Dari cabang triathlon, Indonesia merebut emas melalui nomor Duathlon Women’s Team Relay dan Duathlon Mixed Team Relay. Panahan menyumbang dua emas dari nomor Women’s Team Compound dan Women’s Individual Compound. Sementara itu, cabang perahu naga menghasilkan dua emas dari nomor Men’s Small Boat 200 meter dan Mixed Standard Boat 200 meter.
Dengan tambahan tersebut, Indonesia telah mengumpulkan total 261 medali yang terdiri dari 78 emas, 87 perak, dan 96 perunggu. Jumlah ini menempatkan Indonesia di posisi kedua klasemen sementara SEA Games 2025, di bawah tuan rumah Thailand.
Thailand masih memimpin klasemen dengan perolehan 189 medali emas, 125 perak, dan 86 perunggu, atau total 400 medali. Keunggulan tuan rumah cukup signifikan, terutama dari jumlah medali emas yang lebih dari dua kali lipat capaian Indonesia hingga Kamis sore.
Posisi ketiga ditempati Vietnam dengan raihan 66 medali emas, 79 perak, dan 97 perunggu, atau total 233 medali. Persaingan antara Indonesia dan Vietnam untuk posisi kedua masih terbuka, meski Indonesia memiliki selisih emas yang relatif aman.
Kontribusi medali Indonesia berasal dari berbagai cabang olahraga. Atletik menjadi penyumbang emas terbanyak sejauh ini. Dari cabang tersebut, Indonesia meraih total 20 medali, terdiri atas sembilan emas, lima perak, dan enam perunggu. Capaian atletik menjadi salah satu penopang utama posisi Indonesia di klasemen.
Selain atletik, sejumlah cabang lain juga menunjukkan performa konsisten dalam menyumbang medali, termasuk angkat besi, renang, dan beladiri, meski rinciannya belum diperbarui hingga Kamis sore. Tambahan emas dari cabang-cabang tersebut diharapkan dapat mendorong Indonesia melampaui target minimal yang telah ditetapkan.
Pemerintah menargetkan kontingen Indonesia meraih sedikitnya 80 medali emas pada SEA Games 2025. Dengan raihan 78 emas, Indonesia hanya membutuhkan dua emas tambahan untuk memenuhi target tersebut. Masih adanya sejumlah nomor final dalam beberapa hari ke depan membuka peluang pencapaian target tersebut.
Di bawah Indonesia dan Vietnam, Singapura menempati posisi keempat dengan 47 emas, 46 perak, dan 64 perunggu, atau total 157 medali. Malaysia berada di posisi kelima dengan 43 emas, 48 perak, dan 108 perunggu, disusul Filipina di posisi keenam dengan 39 emas, 56 perak, dan 122 perunggu.
Myanmar berada di peringkat ketujuh dengan tiga emas, Laos di posisi kedelapan dengan dua emas, Brunei Darussalam di peringkat kesembilan dengan satu emas, dan Timor-Leste berada di posisi terakhir tanpa medali emas. Hingga Kamis malam, belum ada perubahan resmi klasemen yang diumumkan panitia SEA Games 2025.






























