Manyala.co – Nama Komisaris Polisi (Kompol) Arif Purnama Oktora dikenal luas sebagai salah satu perwira menengah Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang memiliki reputasi cemerlang, khususnya dalam pengungkapan kasus-kasus besar narkotika. Berbekal pendidikan dan pengalaman lapangan yang mumpuni, kariernya menunjukkan kemajuan pesat sejak lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol) pada tahun 2010.
Salah satu tonggak penting dalam perjalanan kariernya terjadi ketika ia dipercaya menjabat sebagai Kapolsek Metro Setiabudi, Jakarta Selatan. Ia mulai memegang jabatan tersebut sejak 31 Januari 2023, menggantikan Kompol Fachrul Sudiana. Penunjukan itu cukup mencolok, karena pada saat itu Arif tergolong sebagai salah satu kapolsek termuda di lingkungan Polres Metro Jakarta Selatan. Kepercayaan yang diberikan kepadanya bukan tanpa alasan, mengingat deretan prestasi yang sudah dicapainya sebelumnya.
Sebelum menduduki jabatan sebagai Kapolsek Setiabudi, Kompol Arif pernah menjabat sebagai Kepala Unit (Kanit) di Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat. Di posisi inilah namanya mulai dikenal secara luas karena keberhasilannya mengungkap berbagai kasus penyalahgunaan narkoba yang melibatkan figur publik dan jaringan internasional. Ia tercatat berhasil menjerat sejumlah artis tanah air seperti Jeff Smith, Anji, Ardhito Pramono, Jennifer Jill, hingga Ridho Rhoma dalam kasus narkotika. Tidak hanya menangani kasus individu, Arif juga memimpin penggerebekan pabrik narkoba yang terafiliasi dengan jaringan Iran.
Prestasinya dalam memberantas narkoba tidak berhenti di situ. Salah satu capaian paling monumental adalah keberhasilannya membongkar upaya penyelundupan 120 kilogram sabu-sabu dari Myanmar yang hendak masuk ke Indonesia. Pengungkapan kasus besar ini membawa dampak yang luas, tidak hanya bagi keamanan dalam negeri, tetapi juga menempatkan Indonesia sebagai negara yang serius dalam perang terhadap narkotika lintas negara.
Atas kontribusinya yang luar biasa, Kompol Arif Oktora mendapat berbagai penghargaan, salah satunya dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) yang mencatat keberhasilannya sebagai rekor penting dalam bidang pemberantasan narkoba. Selain itu, ia juga diganjar Pin Emas oleh Kapolri sebagai bentuk apresiasi langsung dari pucuk pimpinan Polri.
Prestasi internasional juga diraihnya. Pada musim haji tahun 2023, Arif mendapat kehormatan menjadi salah satu tamu undangan khusus dari Kerajaan Arab Saudi. Undangan ini merupakan bentuk pengakuan terhadap dedikasinya dalam membongkar jaringan narkoba internasional yang telah meresahkan.
Tak hanya unggul di lapangan, Arif Purnama Oktora juga memiliki rekam jejak pendidikan yang gemilang. Ia berhasil meraih dua gelar magister dengan predikat cumlaude, bahkan mencatatkan IPK sempurna 4.0 di kedua program tersebut. Kombinasi antara intelektualitas akademik dan ketangguhan di lapangan menjadikannya sosok perwira Polri yang lengkap dan inspiratif.
Kini, Arif Purnama Oktora menjadi salah satu figur yang terus diikuti kiprahnya oleh publik, terutama dalam bidang penegakan hukum, khususnya pemberantasan narkotika. Dedikasi, keberanian, serta integritasnya menjadi cermin dari sosok polisi ideal di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
































