Keindahan Lima Perpustakaan Dunia 2025, Dari Irlandia hingga Indonesia Jadi Magnet Wisata Literasi

Keindahan Lima Perpustakaan Dunia 2025, Dari Irlandia hingga Indonesia Jadi Magnet Wisata Literasi - Perpustakaan - Gambar 95
gedung Perpustakaan Nasional RI (dok. Pribadi/Raina Zaakiyah) gedung Perpustakaan Nasional RI (dok. Pribadi/Raina Zaakiyah)

Manyala.co – Di tengah arus digitalisasi yang kian menguat, ketika hampir seluruh aktivitas membaca, mencari informasi, hingga membeli buku bisa dilakukan hanya melalui gawai, ternyata perpustakaan masih mampu mempertahankan pesonanya. Bagi para pecinta literatur sejati, perpustakaan bukan sekadar ruang penuh rak buku, melainkan destinasi wisata yang menyimpan daya tarik estetik, nilai sejarah, sekaligus pengalaman spiritual tersendiri.

Fenomena ini semakin nyata lewat ajang 1000 Libraries Awards 2025 yang digagas komunitas global 1000 Libraries. Melalui voting daring yang diikuti lebih dari 200 ribu responden dari berbagai negara, tersusunlah daftar perpustakaan paling indah di dunia tahun ini. Hasilnya menampilkan deretan bangunan megah dan bersejarah yang mampu menghipnotis siapa pun yang berkunjung, bahkan mendorong wisatawan untuk memasukkan perpustakaan ke dalam agenda perjalanan mereka.

Trinity College Library di Irlandia menjadi salah satu yang paling menonjol. Banyak pengunjung menyebut ruangannya mirip dengan nuansa dunia sihir Harry Potter. Sebagai perpustakaan terbesar di negeri tersebut, tempat ini menyimpan berbagai manuskrip langka sekaligus menjadi simbol warisan intelektual Eropa. Ruang panjang dengan rak kayu klasik yang menjulang tinggi membuat atmosfernya seakan membawa pengunjung ke abad lampau.

Beranjak ke Australia Selatan, berdiri megah State Library of South Australia yang telah berusia lebih dari satu setengah abad. Salah satu ruang ikoniknya adalah Mortlock Wing, dibuka pada 1884, dengan arsitektur yang begitu anggun. Ruangan ini tidak hanya difungsikan sebagai tempat menyimpan koleksi, tetapi juga kerap menjadi lokasi penyelenggaraan jamuan resmi, resepsi pernikahan, hingga pesta koktail, membuktikan bahwa perpustakaan bisa hidup berdampingan dengan fungsi sosial yang luas.

Di jantung Eropa, tepatnya di Swiss, Abbey Library of St. Gallen mencuri perhatian. Perpustakaan yang berdiri sejak tahun 612 ini tercatat sebagai salah satu yang tertua di dunia. Keindahan interiornya dihiasi lukisan fresco di langit-langit, menambah kesan agung dari koleksi manuskrip kuno yang disimpan di dalamnya. Beberapa di antaranya bahkan termasuk bola dunia replika dari abad ke-16, menjadikan tempat ini museum sejarah literasi yang hidup.

Mengenal Empat Jenis Pola Asuh Orang Tua dan Dampaknya terhadap Perkembangan Anak

Tak kalah bersejarah, Duke Humfrey’s Library yang berada dalam kompleks Bodleian Library, University of Oxford, Inggris, menyimpan daya tarik berbeda. Kesederhanaan ruangannya menjadi pesona tersendiri: balok kayu gelap, rak ek tua, serta lorong sempit yang dipenuhi buku-buku kuno menciptakan suasana khusyuk. Tempat ini masih digunakan hingga kini sebagai ruang baca, mempertahankan tradisi akademik berusia ratusan tahun.

Dari Austria, nama Admont Abbey Library masuk daftar. Perpustakaan biara terbesar di dunia yang berdiri sejak 1776 ini sering disebut sebagai “istana buku.” Interiornya seolah diambil langsung dari kisah dongeng, lengkap dengan langit-langit berfresco yang dilukis di atas plester basah, menghasilkan harmoni antara seni dan arsitektur. Banyak pengunjung yang terhanyut hanya dengan mengagumi keindahan bangunan tanpa sempat membuka lembaran buku.

Menariknya, Indonesia juga turut mendapat sorotan. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) di Jakarta berhasil menembus daftar sebagai salah satu perpustakaan terindah di Asia. Menurut laporan Travel + Leisure tahun 2024, Perpusnas menempati posisi kedua di kawasan Asia, hanya kalah dari Rotunda Library & Archives Singapura. Dengan desain modern, gedung menjulang, serta fasilitas yang mendukung, Perpusnas bukan hanya rumah bagi koleksi literatur klasik dan arsip bersejarah, melainkan juga simbol kemajuan informasi dan literasi di Tanah Air.

Setiap rak di dalam Perpusnas menyimpan cerita: mulai dari karya sastra Indonesia, literatur dunia, hingga dokumen sejarah yang berharga. Suasana interiornya didesain untuk mendukung proses belajar yang nyaman sekaligus estetik, sehingga menjadikannya pusat literasi nasional yang patut dibanggakan.

Daftar perpustakaan terindah dunia 2025 ini pada akhirnya mengingatkan bahwa buku dan ruang baca bukan hanya tentang ilmu pengetahuan, melainkan juga tentang pengalaman visual, budaya, dan inspirasi. Di tengah perkembangan teknologi, perpustakaan-perpustakaan ini membuktikan diri sebagai tempat yang tetap relevan, sekaligus destinasi wisata yang menggabungkan keindahan, sejarah, dan kekayaan intelektual umat manusia.

Mengenal Perbedaan Foto, USG, X-Ray, CT Scan, dan MRI, Jangan Sampai Keliru!

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Bantu Warga di Musim Kemarau, Pemkot Makassar Terus Salurkan Air Bersih untuk 26 Ribu KK di 9 Kecamatan

02

Wali Kota Makassar Sampaikan Aspirasi Pembangunan Makassar ke Komisi VII DPR RI

03

Wali Kota Makassar Munafri Paparkan Program Unggulan Kelurahan Gunung Sari untuk Penilaian Nasional 2026

04

Makassar Jadi Pilot Project Reformasi JKN, RSUD Daya Siapkan 24 Layanan Kompetensi

05

Pemkab Enrekang Siapkan Asuransi Gagal Panen untuk 1.500 Hektare Padi dan Jagung

06

DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Dasco: Aspirasi Buruh Ditunaikan

07

Krisis Air Bersih Enrekang, Pemkab Kerahkan OPD Salurkan Air ke Warga

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

Kolom

× Advertisement
× Advertisement