Komisi II DPR RI Layangkan Teguran Keras ke Kemendagri: Komunikasi Bukan untuk Minta-Minta, Tapi Demi Penyelesaian Masalah Daerah

Komisi II DPR RI Layangkan Teguran Keras ke Kemendagri: Komunikasi Bukan untuk Minta-Minta, Tapi Demi Penyelesaian Masalah Daerah - DPR - Gambar 1857
Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia. (dok.antara).

Manyala.co – Dalam rapat kerja yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (24/4), suasana sempat memanas ketika Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, menyampaikan teguran keras kepada jajaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Politikus Partai Golkar tersebut menyoroti lemahnya komunikasi antara DPR dan pihak Kemendagri yang dinilainya menghambat penyelesaian berbagai persoalan di daerah.

Doli menyampaikan kekecewaannya secara terbuka dalam forum tersebut. Ia mengungkapkan bahwa dirinya harus bersusah payah untuk mendapatkan tanggapan dari pejabat di lingkungan Kemendagri. Bahkan, untuk bisa terhubung dengan salah satu Direktur Jenderal di kementerian tersebut, Doli mengaku harus terlebih dahulu menghubungi langsung Menteri Dalam Negeri.

“Saya pikir tadi Pak Menteri hadir, termasuk Pak Dirjen Keuangan Daerah. Saya ingin menyampaikan pesan penting—tolong respons komunikasi kami. Waktu itu saya harus menelepon Pak Menteri dulu supaya bisa tersambung ke Pak Dirjen. Ini jelas bukan prosedur yang ideal,” ujar Doli dengan nada tegas.

Lebih lanjut, Doli menegaskan bahwa komunikasi yang dijalin oleh DPR dengan Kemendagri bukanlah untuk kepentingan pribadi ataupun mencari proyek, sebagaimana mungkin dikhawatirkan sebagian pihak. Ia menjelaskan bahwa maksud dan tujuan komunikasi tersebut adalah untuk mencari solusi atas berbagai persoalan administratif dan tata kelola pemerintahan daerah yang memerlukan campur tangan pusat.

“Kami ini bukan sedang mengemis atau meminta-minta, Bu Wamen. Kami ingin membantu menyelesaikan masalah yang ada di lapangan. Ketika ada persoalan di daerah, kami merasa perlu menghubungi kementerian terkait agar bisa segera diatasi. Tapi jika perbedaan pandangan terus dibiarkan dan tidak dicarikan jalan keluar, maka itu akan menjadi bom waktu bagi pemerintahan daerah,” ujarnya.

Enrekang Raih Prestasi Gemilang, Terbaik I Akses Layanan Pendidikan Sulawesi 2026

Sebagai contoh nyata dari lemahnya koordinasi tersebut, Doli membeberkan adanya satu daerah yang hingga enam bulan pasca pemilihan kepala daerah (Pilkada) masih belum memiliki Ketua DPRD definitif. Padahal, menurutnya, kendala yang dihadapi hanyalah persoalan administratif semata. Namun karena tidak ada perhatian serius dari pihak Kemendagri, permasalahan tersebut dibiarkan berlarut-larut tanpa solusi.

“Bayangkan saja, selama enam bulan daerah itu tidak memiliki Ketua DPRD yang sah. Ini bukan hal sepele, karena berpengaruh besar terhadap jalannya pemerintahan dan pelayanan publik di daerah tersebut. Masalah seperti ini seharusnya menjadi perhatian utama Kemendagri,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Doli pun mengingatkan kembali peran DPR sebagai mitra kerja pemerintah yang memiliki fungsi pengawasan dan pembinaan. Ia berharap Kemendagri dapat lebih terbuka dan responsif terhadap komunikasi yang dibangun oleh DPR, karena tujuannya adalah mencari jalan keluar, bukan memperkeruh keadaan.

“Sebagai mitra kerja, kita semua seharusnya saling mendukung. Ketika kami mencoba berkomunikasi, itu karena kami ingin mencari solusi, bukan mengorek-ngorek kesalahan. Jadi tolong, jangan salah sangka. Tidak ada satu pun dari kami yang datang untuk minta-minta,” tutupnya.

La Tinro La Tunrung Dorong Masyarakat Perkuat Persatuan dan Keutuhan NKRI

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

05

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

06

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

Kolom

× Advertisement
× Advertisement