Komisi X DPR RI Kunjungi Unhas, Bahas Penulisan Sejarah Indonesia Berbasis Akademik

Komisi X DPR RI Kunjungi Unhas, Bahas Penulisan Sejarah Indonesia Berbasis Akademik - Komisi X DPR RI,sejarah indonesia - Gambar 824
Wakil Rektor Unhas Prof. Dr. Farida Patittingi, menyerahkan cenderamata kepada Ir. H. La Tinro La Tunrung perwakilan Komisi X DPR RI dalam kunjungan kerja di Kampus Unhas, Tamalanrea, Makassar, Rabu (3/7/2025).

Manyala.co — Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) periode 2024–2029 melakukan kunjungan ke Universitas Hasanuddin (Unhas) dalam rangka pengumpulan masukan akademik, historis, dan budaya terkait penulisan sejarah Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat A, Gedung Rektorat Unhas, Kampus Tamalanrea, berjalan lancar dan disambut antusias oleh pihak kampus (03/07/2025).

Mewakili Rektor Unhas, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia, Alumni, dan Sistem Informasi, Prof. Dr. Farida Patittingi, S.H., M.Hum., menyambut langsung kehadiran rombongan Komisi X DPR RI.

Dalam sambutannya, Prof. Farida menyampaikan dukungan Unhas terhadap inisiatif penulisan kembali sejarah Indonesia. Ia menekankan pentingnya pendekatan yang objektif, transparan, serta berbasis data dan metodologi ilmiah.

“Kita ingin memberikan masukan yang objektif dan metodologis guna menyempurnakan gagasan pemerintah dalam penulisan sejarah Indonesia hari ini,” jelas Prof. Farida.

Pemerintah Tetapkan Tarif Listrik Mei 2026 Tetap Stabil

Ia juga menyebutkan kontribusi Unhas dalam penemuan berbagai situs sejarah, seperti Situs Besse di Sulawesi Selatan, yang memperkaya khazanah sejarah nasional.

“Penulisan sejarah harus melibatkan kajian yang mendalam dan lintas perspektif. Hari ini menjadi ruang berdiskusi bersama para ahli dan pakar yang diharapkan dapat memberi kontribusi pemikiran sesuai harapan bersama,” terangnya.

Kunjungan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan Komisi X untuk memastikan bahwa proses penulisan sejarah nasional dilakukan secara terbuka, partisipatif, dan akuntabel secara ilmiah, dengan melibatkan para pemangku kepentingan sejarah dan kebudayaan.

Sementara itu, Ir. H. La Tinro La Tunrung mengatakan bahwa proses penulisan sejarah Indonesia ke depan akan melibatkan uji publik yang diprakarsai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

“Kami menyadari bahwa sejarah bukanlah milik pemerintah atau kelompok tertentu semata, melainkan milik seluruh bangsa. Oleh karena itu, partisipasi berbagai elemen masyarakat, terutama para pelaku sejarah, akademisi lokal, budayawan, dan komunitas adat sangat diperlukan agar narasi yang dihasilkan benar-benar mencerminkan keragaman memori kolektif bangsa,” ungkapnya.

Stok Pangan di Lumajang Dipastikan Aman, Kawendra Lukistian Tinjau Gudang Bulog

Pertemuan ini juga merupakan tindak lanjut dari audiensi Komisi X bersama Aliansi Keterbukaan Sejarah Indonesia (AKSI) pada 19 Mei 2025 melalui Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU).

Sebagai respons, Komisi X mengundang Kementerian Kebudayaan dalam Rapat Kerja pada 26 Mei 2025 untuk mendengarkan penjelasan resmi mengenai rencana penulisan sejarah nasional.

Komisi X menegaskan bahwa penulisan sejarah Indonesia harus dilakukan secara teliti, hati-hati, dan inklusif, serta melibatkan berbagai pihak yang memiliki kompetensi dan kepentingan terhadap sejarah bangsa.

Adapun proyek penulisan sejarah Indonesia yang tengah disusun saat ini melibatkan 113 penulis dan 20 editor dari berbagai latar belakang keilmuan dan wilayah.

Penulisan ini dirancang dalam 11 jilid yang mencakup periode sejarah Indonesia secara menyeluruh, yaitu:

Pastikan Pangan Warga Pinrang Aman, La Tinro La Tunrung Sidak Gudang Bulog di Pinrang

1. Sejarah Awal Nusantara

2. Nusantara dalam Jaringan Global: India dan Cina

3. Nusantara dalam Jaringan Global: Timur Tengah

4. Interaksi dengan Barat: Kompetisi dan Aliansi

5. Respons terhadap Penjajahan

6. Pergerakan Kebangsaan

7. Perang Kemerdekaan Indonesia

8. Masa Bergejolak dan Ancaman Integrasi

9. Orde Baru (1967–1998)

10. Era Reformasi (1999–2024)

11. Faktaneka dan Indeks

Komisi X juga memandang bahwa narasi sejarah yang beredar saat ini belum sepenuhnya mencerminkan fakta sejarah secara komprehensif.

Oleh karena itu, keterlibatan aktif pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci agar sejarah nasional tidak menjadi narasi tunggal atau instrumen legitimasi kekuasaan.

Diketahui, yang hadir mewakili Komisi X DPR RI dalam kunjungan ke Unhas di antaranya yaitu H. Lalu Hadrian Irfani, S.T.; I Nyoman Parta, S.H.; Once Mekel, S.H.; Ir. H. La Tinro La Tunrung; Drs. H. Andi Muawiyah Ramly, M.Si.; dan Hj. Ledia Hanifa Amaliah, S.Si., M.Psi.T.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Kartika Sandra Desi Tinjau Bulog, Pastikan Pangan Tetap Aman

02

Muhammad Rahul Apresiasi Polda Riau Ungkap Kasus Narkoba di Rokan Hilir

03

BPS: Ketimpangan Pengeluaran Indonesia Turun ke 0,363

04

HIPMI Institute Sulsel Resmi Dilantik, Usung Ekosistem Kolaboratif untuk Cetak Founder Muda Berdaya Saing Global

05

Prabowo Nilai Krisis Global Jadi Peluang Percepatan Program Nasional

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

Kolom

× Advertisement
× Advertisement