Lantik 32 Pimti Pratama, Menkum: Pemimpin Harus Tegas dan Berintegritas

Manyala – Menteri Hukum (Menkum), Supratman Andi Agtas menegaskan bahwa seorang pemimpin dituntut untuk memiliki keberanian dan ketegasan dalam mengambil sikap, terutama dalam membedakan antara yang benar dan yang salah. Bahkan, Presiden Prabowo Subianto menekankan seorang pemimpin harus punya rasa ‘ketegaan’.

“Maksud ‘ketegaan’ itu bukan ketegaan dalam arti kata kesewenang-wenangan, tetapi berani untuk menyatakan bahwa yang salah itu adalah salah, dan harus kita beri punishment. (Kemudian) yang benar itu adalah benar, dan bagi mereka yang bekerja secara baik pasti harus diberi semacam penghargaan atau reward,” kata Supratman saat melantik dan mengambil sumpah 32 pejabat manajerial di lingkungan Kemenkum.

Pemimpin yang berintegritas tidak boleh ragu menyatakan bahwa setiap pelanggaran terhadap aturan atau nilai yang telah disepakati, harus ditindak secara adil melalui pemberian sanksi.

“Mulai hari ini dan sejak saya dilantik sebagai Menteri Hukum, saya sudah sampaikan, (saya) bertekad bahwa semua praktik-praktik yang menghambat pelayanan publik wajib untuk kita hentikan,” ucap Supratman, Kamis (08/01/2026) di Graha Pengayoman.

Selain membutuhkan pegawai yang berintegritas dan punya rasa ‘ketegaan’, Supratman juga membutuhkan pegawai yang tak hanya cerdas secara IQ (Intelligence Quotient), tetapi juga cerdas secara EQ (Emotional Quotient), yaitu pegawai yang memiliki kecerdasan emosional untuk mengelola emosi, empati, dan interaksi sosial.

Terbukti! 1 Tahun UCU–IWAN Bangun Enrekang: Pertanian Aman, Infrastruktur Melesat, Kesehatan Berprestasi

“Kita butuh orang-orang yang cerdas. Kita butuh orang-orang yang IQ-nya tinggi. Tetapi menurut Bapak Presiden, yang jauh lebih penting adalah mereka yang memiliki hati, bisa merasakan perasaan, kalau pelayanan kita tidak baik kepada masyarakat,” ujar Supratman.

Terakhir, Menkum juga menekankan pentingnya sistem transformasi digital yang dilakukan Kemenkum bisa menjadi program bersama.

“Karena satu-satunya jalan, satu-satunya alternatif yang tersedia, yang baik, agar ini bisa menjadi alat kontrol bagi kita semua, adalah transformasi digital,” tutupnya.

Digitalisasi melalui sistem transformasi digital akan memberi ruang kepada segenap jajaran Kemenkum untuk bekerja lebih efisien, lebih akuntabel, dan lebih transparan.

Kementerian Hukum Raih Dua Penghargaan Gold di Ajang PR Indonesia Awards 2026

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Deretan Calon Ketua IKA Teknik Sipil Unhas, 2 Dosen Siap Lanjutkan Tongkat Kepemimpinan

02

Indonesia Dukung Palestina lewat Board of Peace, Israel Tetap Menolak

03

Prabowo Luncurkan Program Gentengnisasi Lewat Gerakan Indonesia ASRI

04

Serangan Bersenjata di Balochistan Tewaskan 48 Orang

05

Tujuh Pangkalan Udara Terbesar Amerika Berdasarkan Populasi

PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Indonesia Usulkan Australia dan Selandia Baru Ikut SEA Games

Indonesia Juara Piala AFF Futsal U-16

Kolom