Makassar dan Komitmen Baru Menuju Kota Sirkular Asia

Mashud Azikin
Mashud Azikin

Oleh: Mashud Azikin (Anggota Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar)

Pada gelaran Asian Smart Cities Conference (ASCC) 2025 di Yokohama, Pemerintah Kota Makassar menorehkan langkah strategis dengan menandatangani Asian Circular Cities Declaration bersama para pemimpin kota se-Asia. Deklarasi ini menjadi tonggak penting dalam upaya kolektif mewujudkan masa depan perkotaan yang lebih tangguh, bersih, dan berketahanan lingkungan.

Dorongan Baru Menuju Ekonomi Sirkular

Deklarasi tersebut menegaskan komitmen kota-kota Asia untuk bergerak dari pola pembangunan linear—mengambil, memakai, membuang—menuju ekonomi sirkular yang menekankan pengurangan limbah, pemanfaatan kembali sumber daya, dan pengelolaan lingkungan yang lebih bijak. Dalam konteks perubahan iklim yang semakin mendesak, arah ini juga terkait erat dengan upaya mencapai netral karbon, sebuah target yang kini dipandang bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan.

Makassar, dengan kompleksitas sebagai kota pesisir sekaligus pusat pertumbuhan kawasan timur Indonesia, memaknai deklarasi ini sebagai penguatan komitmen lama yang telah ditempuh melalui berbagai inisiatif pengelolaan sampah, pengendalian polusi, dan pemulihan ruang hidup masyarakat.

Penguatan Agenda Lingkungan Kota

Bagi Makassar, deklarasi di Yokohama menjadi momentum untuk menegaskan arah pembangunan kota yang lebih sehat dan berkelanjutan. Tantangan yang dihadapi tidak kecil: mulai dari penumpukan sampah rumah tangga, pencemaran udara yang meningkat, hingga penyediaan ruang publik yang aman dan nyaman bagi warga.

Lewat Dialog dan Relokasi, Pemkot Makassar Tata Lapak PKL Tanpa Konflik

Program-program yang telah berjalan—seperti penguatan bank sampah, pengelolaan limbah organik, peningkatan kualitas transportasi ramah lingkungan, serta pembenahan kawasan padat—mendapat legitimasi dan dorongan baru. Komitmen bersama di tingkat Asia memberi kesempatan bagi Makassar untuk mempercepat inovasi, terutama dengan belajar dari pengalaman kota-kota lain yang lebih maju dalam penerapan ekonomi sirkular.

Kota Sirkular

Membangun Kolaborasi Global

Salah satu poin penting dalam deklarasi tersebut adalah bahwa hasilnya tidak berhenti pada penandatanganan. Dokumen ini akan diteruskan ke berbagai lembaga internasional sebagai dasar memperoleh dukungan teknis, pendanaan, dan kemitraan global.

Bagi Makassar, jalur ini sangat penting. Transformasi lingkungan tidak dapat hanya ditopang oleh anggaran dan kapasitas lokal. Dengan masuknya dukungan internasional, peluang untuk memperbesar skala program—mulai dari pengurangan sampah plastik, pemanfaatan energi terbarukan, hingga implementasi sistem kota pintar berkelanjutan—menjadi lebih nyata.

Menuju Kota yang Tangguh dan Layak Huni

Arah besar dari deklarasi ini sederhana: memastikan bahwa kota-kota di Asia, termasuk Makassar, tetap menjadi tempat hidup yang layak bagi generasi hari ini dan masa depan. Perubahan iklim, urbanisasi cepat, dan tekanan lingkungan merupakan tantangan bersama. Dengan komitmen yang lebih kuat, Makassar berupaya membangun kota yang bukan hanya tumbuh secara ekonomi, tetapi juga sehat, adaptif, dan berkelanjutan.

Penandatanganan Asian Circular Cities Declaration di ASCC 2025 adalah sinyal bahwa langkah Makassar kini berada dalam orbit yang sama dengan kota-kota maju di Asia. Perubahan memang tidak terjadi dalam semalam, tetapi dengan komitmen yang jelas, kolaborasi internasional, dan konsistensi kebijakan, jalan menuju kota sirkular bukan lagi sekadar cita-cita—melainkan proses yang sedang berlangsung.

Komisi V DPR RI, BBWS, dan Pemkot Makassar Tata Kota Sesuai Arahan Presiden Prabowo

Makassar telah memulai, dan dunia kini melihat.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Deretan Calon Ketua IKA Teknik Sipil Unhas, 2 Dosen Siap Lanjutkan Tongkat Kepemimpinan

02

Indonesia Dukung Palestina lewat Board of Peace, Israel Tetap Menolak

03

Prabowo Luncurkan Program Gentengnisasi Lewat Gerakan Indonesia ASRI

04

Serangan Bersenjata di Balochistan Tewaskan 48 Orang

05

Tujuh Pangkalan Udara Terbesar Amerika Berdasarkan Populasi

PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Indonesia Usulkan Australia dan Selandia Baru Ikut SEA Games

Indonesia Juara Piala AFF Futsal U-16

Kolom