Mendikdasmen Izinkan Wisuda Sekolah Asal Tidak Memberatkan dan Disepakati Orang Tua

Mendikdasmen Izinkan Wisuda Sekolah Asal Tidak Memberatkan dan Disepakati Orang Tua - Mendikdasmen - Gambar 1736
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti melakukan tanya jawab usai pembukaan Konsolidasi Nasional (Konsolnas) Dikdasmen 2025 di Pusat Pendidikan Sumber Daya Manusia (PPSDM), Kota Depok, Provinsi Jawa Barat pada Selasa (29/4/2025). (dok. ANTARA/Hana Kinarina).

Manyala.co – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa kegiatan wisuda di tingkat sekolah tetap diperbolehkan, selama tidak menjadi beban bagi siswa maupun orang tua dan telah melalui persetujuan bersama.

Pernyataan ini disampaikan Mu’ti menanggapi larangan wisuda sekolah yang sebelumnya diumumkan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Menurutnya, selama kegiatan tersebut dilakukan secara wajar dan tanpa paksaan, maka tidak ada alasan untuk melarangnya.

“Kalau tidak memberatkan dan sudah disetujui oleh siswa serta orang tua, saya rasa tidak perlu dilarang. Yang penting, pelaksanaannya jangan berlebihan atau dipaksakan,” ujar Mu’ti usai membuka Konsolidasi Nasional Dikdasmen 2025 di PPSDM Kemendikbudristek, Depok, Selasa (29/4/2025).

Mu’ti menilai wisuda bukan sekadar seremoni, tapi juga bisa menjadi momen bahagia dan wujud rasa syukur atas pencapaian siswa menyelesaikan jenjang pendidikan. Selain itu, acara tersebut juga bisa mempererat hubungan antara pihak sekolah dan orang tua.

“Wisuda juga bisa menjadi satu-satunya momen bagi orang tua datang ke sekolah, terutama bagi mereka yang jarang hadir karena kesibukan. Meski memang tidak semua orang tua bisa datang juga,” tambahnya.

Kanwil Kemenkum Babel Pantau Sidang Pelanggaran Notaris

Karena alasan tersebut, Mu’ti berpendapat bahwa keputusan untuk menyelenggarakan atau tidaknya wisuda sebaiknya menjadi kewenangan sekolah masing-masing, disesuaikan dengan kondisi dan kesepakatan bersama pihak terkait.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjadi sorotan setelah terlibat adu pendapat dengan seorang lulusan SMA mengenai larangan wisuda sekolah. Dedi bersikukuh pada keputusannya bahwa tidak ada lagi kegiatan wisuda untuk jenjang TK hingga SMA, termasuk acara perpisahan yang digelar di luar sekolah.

Menurut Dedi, biaya wisuda dapat menjadi beban tambahan, khususnya bagi keluarga kurang mampu, dan dana tersebut sebaiknya digunakan untuk kebutuhan lain yang lebih penting. Ia juga menyebut bahwa banyak orang tua mendukung kebijakan tersebut.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

03

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

04

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

05

KKG PJOK Tallo Jajaki Kolaborasi Program dengan Pemerintah Kecamatan

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom