Myanmar Gelar Pemilu, Partai Pro-Militer Klaim Unggul Awal

Myanmar
Myanmar Gelar Pemilu di Tengah Keraguan Internasional.

Manyala.co – Partai pro-militer Myanmar mengklaim meraih mayoritas suara pada tahap awal pemilihan umum pertama sejak kudeta 2021, yang digelar oleh junta militer pada 28 Desember 2025 di tengah konflik bersenjata dan kecaman luas internasional.

Seorang pejabat Union Solidarity and Development Party (USDP) mengatakan partainya memenangkan sebagian besar kursi pada fase awal pemilu. “Menurut berbagai laporan, USDP memenangkan mayoritas kursi di seluruh negeri,” ujar pejabat partai tersebut di ibu kota Naypyidaw, Senin (29/12/2025).

Pemilu tahap pertama digelar di 102 dari total 330 wilayah kota di Myanmar. Militer mengakui pemungutan suara tidak dapat dilakukan secara nasional karena situasi keamanan, dengan hampir seperlima daerah pemilihan legislatif tidak menyelenggarakan pemilu akibat konflik yang masih berlangsung.

Hingga Senin malam, Komisi Pemilihan Umum Myanmar belum mengumumkan hasil resmi. Junta menjadwalkan dua tahap pemungutan suara lanjutan pada 11 dan 25 Januari 2026. Proses ini disebut militer sebagai bagian dari peta jalan untuk mengembalikan kekuasaan kepada pemerintahan sipil.

Pemimpin junta, Min Aung Hlaing, menegaskan komitmen militer terhadap penyelenggaraan pemilu. “Kami menjamin pemilu ini akan berlangsung secara bebas dan adil,” ujarnya kepada wartawan setelah memberikan suara di Naypyidaw pada Minggu (28/12/2025). Ia menambahkan, “Pemilu ini diselenggarakan oleh militer, dan kami tidak akan membiarkan nama kami tercoreng.”

China Perkuat Ketahanan Energi Hadapi Krisis Minyak Global

Pemilu ini merupakan yang pertama sejak militer menggulingkan pemerintahan sipil pada Februari 2021. Kudeta tersebut memicu gelombang protes nasional dan berkembang menjadi perang saudara, ketika kelompok pro-demokrasi membentuk milisi yang bertempur bersama pasukan etnis bersenjata yang telah lama menentang pemerintah pusat.

Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) pimpinan Aung San Suu Kyi tidak tercantum dalam surat suara. Suu Kyi masih dipenjara sejak kudeta, sementara NLD dibubarkan setelah menolak memenuhi persyaratan pendaftaran yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum Uni yang dikendalikan junta.

Secara keseluruhan, terdapat 57 partai politik yang terdaftar dalam pemilu kali ini. Pemilih memilih anggota parlemen majelis rendah dan majelis tinggi, bukan presiden. Namun, hanya enam partai yang mencalonkan kandidat secara nasional, sementara sisanya hanya berkompetisi di tingkat negara bagian atau wilayah tertentu.

USDP, partai ultranasionalis yang didukung militer, mengajukan jumlah kandidat terbanyak dan dalam praktiknya tidak menghadapi pesaing di puluhan daerah pemilihan. Puluhan partai etnis lainnya telah dibubarkan sejak kudeta.

Menurut kelompok pemantau pemilu ANFREL, sekitar 57 persen partai yang berpartisipasi dalam pemilu 2020 kini tidak lagi terdaftar, meskipun sebelumnya meraih lebih dari 70 persen suara dan sekitar 90 persen kursi parlemen.

Israel Tutup Masjid Al-Aqsa Saat Idul Fitri 2026

Pemilu ini menuai kecaman dari aktivis, diplomat Barat, Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan organisasi hak asasi manusia. Mereka menilai proses tersebut tidak inklusif dan berlangsung di tengah penindasan terhadap perbedaan pendapat. Junta telah menangkap lebih dari 200 orang atas dugaan melanggar undang-undang yang melarang “gangguan” terhadap pemilu, dengan ancaman hukuman mulai dari tiga tahun penjara hingga hukuman mati.

Pemerintah militer menolak kritik internasional dan menyatakan tetap berkomitmen pada transisi menuju sistem demokrasi multipartai. China, sekutu utama Myanmar, menyatakan dukungan terhadap pemilu tersebut dan menilai proses itu sebagai jalan realistis untuk memulihkan stabilitas, meski belum ada penilaian independen mengenai legitimasi hasilnya hingga Senin malam.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

03

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

04

KKG PJOK Tallo Jajaki Kolaborasi Program dengan Pemerintah Kecamatan

05

Lantik Pengurus IKATSI Periode 2025-2029, DPP IKATEK Unhas: Regenerasi Kunci Keberlanjutan Organisasi

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom