Pemerintah Tunda Pengiriman Pasukan Perdamaian ke Gaza

Gaza
Mensesneg Prasetyo Hadi

Manyala.co – Pemerintah Indonesia memutuskan menunda rencana pengiriman ribuan personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke Gaza dalam rangka misi perdamaian internasional.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan seluruh rencana pengiriman sementara dihentikan hingga waktu yang belum ditentukan.

“Semua di-hold. Di-hold,” kata Prasetyo usai rapat koordinasi di kantor Kementerian Pertahanan Republik Indonesia di Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang mengalami peningkatan eskalasi.

Menurut Prasetyo, pemerintah belum dapat memastikan kapan penundaan tersebut akan dicabut.

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh 21 Maret

“Ya sampai batas waktu yang belum ditentukan,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyatakan bahwa Indonesia berencana mengirim pasukan secara bertahap untuk bergabung dalam misi perdamaian bersama International Stabilization Force (ISF) di Gaza.

“Ya bertahap karena jumlahnya besar,” kata Sjafrie dalam keterangan sebelumnya.

Ia mengungkapkan bahwa pada tahap awal, TNI sempat menyiapkan hingga 20.000 personel untuk misi tersebut.

Namun, setelah mempertimbangkan kontribusi negara lain dan situasi di lapangan, jumlah tersebut disesuaikan menjadi 8.000 personel.

Sidang Isbat Idul Fitri 2026 Digelar, Peserta Mulai Hadir

“Ternyata negara-negara lain itu cuma ngirim berapa ratus, berapa ratus ya. Jadi kita siap 8.000, ya,” jelasnya.

Sjafrie menambahkan bahwa pengiriman pasukan tetap bergantung pada kondisi geopolitik serta kesesuaian dengan kepentingan nasional Indonesia.

“Tapi yang paling penting bahwa kalau situasi tidak bertentangan dengan kepentingan nasional, kita lakukan pekerjaan,” ujarnya.

Hingga saat ini, belum ada kepastian waktu keberangkatan pasukan tersebut.

Pemerintah masih menunggu perkembangan situasi serta langkah lanjutan dari Board of Peace (BoP) sebagai pihak yang berperan dalam koordinasi misi perdamaian internasional.

Trump Belum Nyatakan Operasi Militer Iran Berakhir

Meski demikian, TNI memastikan kesiapan operasional pasukan tetap terjaga selama masa penundaan.

“Kesiapan kita itu juga bagian daripada siaga operasional. Biasa kalau tentara itu ada siaga bencana, ada siaga taktis, ada siaga strategis,” kata Sjafrie.

Rencana pengiriman pasukan ini merupakan bagian dari komitmen Indonesia dalam mendukung upaya perdamaian global, khususnya di kawasan konflik seperti Gaza.

Namun, meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dalam beberapa waktu terakhir menjadi faktor utama yang mempengaruhi keputusan penundaan tersebut.

Hingga kini, belum ada pernyataan lanjutan terkait evaluasi terbaru atau kemungkinan revisi jumlah pasukan yang akan diberangkatkan.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

03

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

04

Libur Lebaran 2026: Cuti Bersama dan Potensi Libur Panjang Hingga Sepekan

05

Lantik Pengurus IKATSI Periode 2025-2029, DPP IKATEK Unhas: Regenerasi Kunci Keberlanjutan Organisasi

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom