Manyala.co – Kepolisian Sektor Kebayoran Lama menyatakan telah mengantongi identitas dua orang yang diduga melakukan tindakan tidak senonoh di dalam kendaraan taksi online yang melintas di kawasan Cipulir, Jakarta Selatan. Video peristiwa tersebut beredar di media sosial dan memicu perhatian publik.
Kapolsek Kebayoran Lama, Komisaris Polisi Muhammad Kukuh Islami, mengatakan pihaknya tengah menindaklanjuti kasus tersebut. “Untuk identitas pemesan taksi online tersebut sudah kita kantongi,” katanya saat dikonfirmasi, Minggu (15/2/2026).
Menurut Kukuh, polisi akan memanggil kedua terduga pelaku untuk dimintai klarifikasi. “Ke depan akan kita lakukan pemeriksaan. Kita masih melakukan penyelidikan terkait dua sejoli penumpang taksi online,” ujarnya.
Peristiwa tersebut disebut terjadi saat kendaraan melintas di kawasan Cipulir, Kecamatan Kebayoran Lama. Berdasarkan keterangan awal, pengemudi merasa tidak nyaman dengan perilaku penumpangnya dan meminta keduanya turun dari kendaraan.
Polisi juga telah meminta keterangan dari pengemudi sebagai bagian dari penyelidikan awal. “Untuk sopir taksi online sudah kami mintai keterangan,” kata Kukuh.
Video kejadian itu diunggah oleh sebuah akun media sosial dan kemudian menyebar luas. Dalam unggahan tersebut, pemilik akun menyampaikan keberatan atas perilaku penumpang di dalam kendaraannya. Namun, kepolisian belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai isi video maupun kemungkinan pelanggaran hukum yang dapat dikenakan.
Hingga Minggu sore, polisi menyatakan proses penyelidikan masih berlangsung. Aparat belum merinci apakah kasus ini akan ditingkatkan ke tahap penyidikan atau apakah ada laporan resmi yang masuk dari pihak pengemudi maupun perusahaan aplikasi transportasi terkait.
Kasus ini kembali menyoroti isu etika dan keamanan dalam layanan transportasi berbasis aplikasi di wilayah perkotaan. Otoritas menyatakan akan mendalami fakta dan bukti sebelum mengambil langkah hukum lanjutan.
Belum ada pernyataan resmi dari pihak terduga pelaku maupun perusahaan penyedia layanan transportasi online hingga berita ini diturunkan.

































