Polisi Ungkap Peran Dwi Hartono, Pengusaha Bimbel yang Jadi Aktor Intelektual Kasus Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank

Polisi Ungkap Peran Dwi Hartono, Pengusaha Bimbel yang Jadi Aktor Intelektual Kasus Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank - Polisi - Gambar 17
Peran Dwi Hartono (kanan), Pengusaha Bimbel yang Jadi Aktor Intelektual Kasus Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank.

Manyala.co – Kasus penculikan dan pembunuhan yang menimpa Kepala Kantor Cabang Pembantu (KCP) sebuah bank di Jakarta Pusat, Mohamad Ilham Pradipta (37), perlahan mulai terkuak. Kepolisian Polda Metro Jaya memastikan bahwa salah satu aktor intelektual di balik kasus yang menimbulkan kehebohan publik tersebut adalah sosok Dwi Hartono, seorang pengusaha bimbingan belajar sekaligus motivator.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, saat dikonfirmasi pada Selasa (26/8/2025), menyatakan pihaknya membenarkan identitas tersangka. “Iya benar, (dia) Dwi Hartono. Yang bersangkutan diketahui merupakan seorang pengusaha bimbel online,” ungkap Ade Ary kepada wartawan.

Namun, polisi belum menjelaskan lebih jauh mengenai peran detail DH dalam perencanaan maupun pelaksanaan aksi keji ini. Kombes Ade Ary menegaskan bahwa penyidik masih mendalami motif dan latar belakang keterlibatan para pelaku. “Motif masih didalami, penyidik masih bekerja untuk memastikan detail kasus ini,” tambahnya.

Kronologi Penangkapan Para Tersangka

Dari hasil penyelidikan intensif, polisi berhasil meringkus sejumlah pelaku. Pada Sabtu (23/8/2025), tiga tersangka aktor intelektual, yakni Dwi Hartono (DH), YJ, dan AA ditangkap di Solo, Jawa Tengah, sekitar pukul 20.15 WIB. Sehari setelahnya, pada Minggu (24/8), seorang tersangka lain berinisial C berhasil dibekuk di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, pada pukul 15.30 WIB.

Selain para otak perencana, polisi juga telah menangkap empat eksekutor lapangan. Mereka adalah AT, RS, RAH, serta RW alias Eras. AT, RS, dan RAH ditangkap lebih dulu di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat, sedangkan RW dicokok di Bandara Nusa Tenggara Timur (NTT).

Polisi Bongkar Sindikat STNK Palsu Lintas Provinsi

Kombes Ade Ary menyebut bahwa Dwi Hartono diduga kuat menjadi salah satu pihak yang ikut mengatur strategi penculikan. “DH merupakan salah satu aktor intelektual dalam kasus ini,” ujarnya.

Fakta Peristiwa Penculikan dan Penemuan Jasad

Kasus ini berawal pada Rabu (20/8/2025), ketika korban Mohamad Ilham Pradipta diculik di area parkiran sebuah pusat perbelanjaan di kawasan Ciracas, Jakarta Timur. Sehari kemudian, jasad korban ditemukan terbujur kaku di area persawahan Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (21/8) pagi.

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan bahwa korban tewas akibat kekerasan benda tumpul. Selain itu, dokter juga menduga Ilham sempat mengalami sesak napas akibat kekurangan oksigen sebelum akhirnya meninggal dunia. Fakta ini semakin memperkuat dugaan bahwa penyiksaan sempat terjadi sebelum korban akhirnya dibunuh.

Polisi Dalami Motif dan Jaringan

Meski sejumlah pelaku sudah ditangkap, polisi masih belum mengungkap secara detail motif utama di balik penculikan yang berujung pada pembunuhan ini. Dugaan sementara mengarah pada faktor pribadi maupun bisnis, mengingat salah satu tersangka adalah pengusaha. Namun, aparat menegaskan masih diperlukan waktu untuk mendalami hubungan antar pelaku dan motif mereka.

“Semua masih diperdalam. Penyidik akan mengungkap motif jelas setelah semua rangkaian pemeriksaan selesai,” jelas Kombes Ade Ary.

Dua Pria Bantaeng Curi Kuda untuk Beli Sabu

Kasus pembunuhan yang menimpa seorang kepala cabang bank ternama ini menjadi sorotan luas masyarakat. Tidak hanya karena korban merupakan seorang profesional perbankan, tetapi juga karena keterlibatan aktor intelektual dari kalangan pengusaha. Kehadiran tersangka dari latar belakang dunia pendidikan membuat kasus ini semakin mencengangkan publik.

Kini, polisi masih melanjutkan pemeriksaan intensif terhadap para tersangka. Publik menantikan jawaban terkait apa yang melatarbelakangi aksi penculikan terencana tersebut, serta bagaimana hubungan para pelaku hingga akhirnya berujung pada tewasnya Ilham Pradipta.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

03

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

04

KKG PJOK Tallo Jajaki Kolaborasi Program dengan Pemerintah Kecamatan

05

Lantik Pengurus IKATSI Periode 2025-2029, DPP IKATEK Unhas: Regenerasi Kunci Keberlanjutan Organisasi

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom