Program MBG Perluas Peluang Kerja untuk Perempuan Indonesia

Program MBG Perluas Peluang Kerja untuk Perempuan Indonesia - MBG - Gambar 1793
Kepala BGN Dadan Hindayana (dua dari kanan) menjadi pembicara acara Kongres Pejuang Perempuan Indonesia (KPPI) 2025 di Jakarta, Jumat (25/4/2025). (dok.ANTARA/HO-Badan Gizi Nasional).

Manyala.co — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) membuka jalan bagi perempuan Indonesia untuk mendapatkan peluang kerja yang lebih baik.

Dalam pernyataan resminya di Jakarta, Minggu, Dadan menjelaskan bahwa saat ini sekitar 40.000 orang terlibat dalam pelaksanaan MBG di 1.080 satuan penyelenggara pemenuhan gizi (SPPG), dengan 55 persen di antaranya merupakan perempuan, terutama ibu-ibu.

Ke depan, jika MBG mampu menjangkau seluruh target 82,9 juta penerima manfaat melalui 30.000 SPPG yang direncanakan, program ini diperkirakan dapat menyerap hingga 1,5 juta tenaga kerja, dengan proporsi perempuan tetap di angka 55 persen.

Dadan menekankan bahwa MBG membuka ruang yang luas bagi pemberdayaan perempuan di berbagai daerah dengan prinsip inklusif. Perempuan bisa berkontribusi dalam berbagai peran di SPPG, mulai dari akuntan, ahli gizi, hingga tenaga dapur.

Menurutnya, perempuan di era sekarang perlu lebih aktif berperan, terutama dalam mendukung pengasuhan anak sejak dini dan memastikan kebutuhan gizi keluarga terpenuhi. Peran penting ini, kata Dadan, sangat menentukan dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045, karena perempuan berperan strategis dalam membentuk generasi sehat, unggul, dan berkualitas.

Pemerintah Tetapkan 24 Desember sebagai Cuti Bersama Natal

Lebih jauh, ia menambahkan bahwa keterlibatan perempuan di program MBG akan membawa dampak positif bagi pemenuhan gizi nasional, memperluas akses dan edukasi tentang gizi hingga ke tingkat keluarga, sekaligus memperkuat gerakan pemberdayaan perempuan secara luas.

“Semua ini menjadi bagian penting dari upaya membangun sumber daya manusia unggul untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujar Dadan.

Ia juga menegaskan pentingnya intervensi gizi sejak dini, mengingat para balita dan anak-anak sekolah saat ini akan menjadi tenaga produktif di tahun 2045. Jika kebutuhan gizi mereka tidak dipenuhi sejak sekarang, ada risiko generasi mendatang memiliki kualitas yang rendah.

“Oleh karena itu, program MBG sangat vital. Ke depannya, program ini akan menyasar 82,9 juta penerima manfaat, mulai dari ibu hamil, ibu menyusui, anak balita, hingga pelajar tingkat SMA atau sederajat,” tutupnya.

Prabowo Siap Reshuffle Kabinet, Pos Wamenkeu Berubah

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Deretan Calon Ketua IKA Teknik Sipil Unhas, 2 Dosen Siap Lanjutkan Tongkat Kepemimpinan

02

Prabowo Luncurkan Program Gentengnisasi Lewat Gerakan Indonesia ASRI

03

Indonesia Dukung Palestina lewat Board of Peace, Israel Tetap Menolak

04

Serangan Bersenjata di Balochistan Tewaskan 48 Orang

05

Tujuh Pangkalan Udara Terbesar Amerika Berdasarkan Populasi

PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
manyala-ads
Manyala.co

Olahraga

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Indonesia Usulkan Australia dan Selandia Baru Ikut SEA Games

Indonesia Juara Piala AFF Futsal U-16

Trucha Optimistis PSM Kejar Lima Besar Meski Tanpa Kemenangan

Indonesia U-16 Melaju ke Final AFF Futsal 2025

Ranking FIFA Terbaru: Indonesia Bertahan di Posisi 122

Futsal Competition 2025, KKG PJOK Tallo Tekankan Kolaborasi

Kolom