Makassar, Manyala.co – PSM Makassar kembali membuat langkah menarik. Tanpa publikasi besar-besaran, klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan itu diam-diam telah menyiapkan bus operasional milik sendiri untuk menunjang aktivitas tim.
Bus tersebut dipersiapkan khusus untuk kebutuhan transportasi pemain dan ofisial PSM Makassar. Keberadaan armada anyar ini pertama kali mencuat setelah foto-fotonya beredar luas di media sosial.
Bus PSM Makassar menggunakan merek Mercedes-Benz, pabrikan otomotif asal Jerman. Saat ini, bus tersebut masih dalam tahap penyelesaian akhir. Meski belum diketahui bengkel yang mengerjakannya maupun waktu pasti pengoperasiannya, kondisi bus tampak hampir rampung.
Dalam sejumlah foto, terlihat dua orang pekerja tengah menyelesaikan pengerjaan di bagian samping bodi. Bus tampil mencolok dengan dominasi warna merah, identik dengan warna kebesaran Juku Eja. Logo dan tulisan besar PSM Makassar membentang di sisi kiri dan kanan bus, sementara di bagian belakang tertera tulisan “Ewako”, slogan khas tim.
Dengan hadirnya bus pribadi, PSM Makassar tidak lagi bergantung pada jasa sewa kendaraan. Hal ini dinilai akan membuat pengelolaan transportasi tim menjadi lebih efisien secara biaya.
Sebelumnya, PSM Makassar sempat menggunakan bus dukungan dari Kalla Group saat perusahaan tersebut masih menjadi sponsor klub. Namun, fasilitas itu berhenti setelah kerja sama berakhir. Kepemilikan bus sendiri kini menjadi solusi jangka panjang, terutama untuk menunjang laga kandang.
Dalam tiga musim terakhir, PSM Makassar bermarkas di Stadion BJ Habibie, Kota Parepare. Stadion berkapasitas 8.547 penonton tersebut berjarak sekitar 150 kilometer dari Kota Makassar, sehingga kebutuhan transportasi yang memadai menjadi sangat penting.
Di tengah dinamika internal klub, manajemen PSM Makassar terus berupaya mengelola sumber daya secara optimal. Langkah ini tidak hanya difokuskan pada operasional tim, tetapi juga menyentuh kepentingan suporter.
Sebagai bentuk perhatian kepada fans, PSM Makassar resmi meluncurkan jersey khusus suporter pada Rabu (7/1/2026). Jersey tersebut dibanderol dengan harga Rp350 ribu, jauh lebih terjangkau dibandingkan jersey player issue yang dijual seharga Rp1 juta.
Direktur Komersial PSM Makassar, Hafit Timor Mas’ud, menjelaskan bahwa kehadiran jersey fans bertujuan menjangkau pendukung yang memiliki keterbatasan finansial namun tetap ingin mendukung klub secara resmi.
Menurut Hafit, jersey tersebut sebenarnya direncanakan rilis pada Oktober 2025, tetapi mengalami keterlambatan karena proses produksi dilakukan di luar negeri.
“Sekarang fans yang punya keterbatasan dana tetap bisa mendukung PSM Makassar dengan membeli jersey fans. Harganya Rp350 ribu,” ujar Hafit.
Ia menambahkan, jersey fans hanya tersedia untuk versi kandang berwarna merah. Jersey tandang tidak diproduksi karena selama ini jersey home lebih diminati oleh suporter. Manajemen telah menyiapkan ribuan stok untuk memenuhi permintaan.
Jersey fans PSM Makassar dapat dibeli langsung di PSM Store yang berlokasi di Jalan Balai Kota, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, atau melalui platform e-commerce resmi klub.
Hafit menegaskan bahwa jersey fans tersebut merupakan produk resmi Adidas. Secara tampilan, jersey ini hampir tidak memiliki perbedaan mencolok dengan jersey pemain, baik dari segi warna maupun logo. Perbedaannya hanya terletak pada bahan dan sedikit detail motif.
Ia juga mengimbau suporter agar memilih membeli jersey resmi dibandingkan produk palsu yang beredar di luar jalur resmi.
“Kalau dijual di luar PSM Store dan platform online resmi, itu pasti palsu dan melanggar hukum,” tegasnya.






























