Makassar, Manyala.co – Setelah kepergian Bernardo Tavares, manajemen PSM Makassar mulai memberi sinyal mengenai sosok pelatih baru yang akan menahkodai tim Juku Eja. Klub memastikan posisi tersebut akan diisi oleh pelatih asing yang belum pernah melatih di Indonesia.
Media Officer PSM Makassar, Sulaiman Abdul Karim, mengungkapkan pihak manajemen telah melakukan komunikasi dengan beberapa kandidat pelatih dalam beberapa hari terakhir. Langkah itu dilakukan untuk memastikan proses transisi kepelatihan berjalan sesuai regulasi kompetisi.
“Sudah ada beberapa nama yang kami hubungi. Insyaallah pelatih asing, dan beberapa CV juga sudah kami pelajari,” kata Sulaiman saat ditemui di Stadion Kalegowa, Gowa, Jumat (10/10/2025) sore.
Menurut Sulaiman, manajemen telah menetapkan sejumlah kriteria untuk calon pelatih baru, termasuk pengalaman internasional dan kemampuan mengembangkan pemain muda. Ia menambahkan, pengumuman resmi akan dilakukan setelah semua aspek administratif dan teknis terpenuhi.
PSM Makassar memiliki batas waktu 30 hari untuk menunjuk pelatih kepala definitif sejak posisi lowong diumumkan. Regulasi liga tidak memperbolehkan penggunaan status pelatih sementara (caretaker) setelah tenggat waktu tersebut berakhir.
“Masih ada waktu, batas waktu 30 hari setelah penunjukan. Jadi nanti mulai efektif berdasarkan regulasi,” jelas Sulaiman.
Selama masa transisi, Ahmad Amiruddin akan menjalankan tugas sebagai pelatih sementara (caretaker). Mantan pemain nasional tersebut akan memimpin latihan dan mendampingi tim hingga pelatih baru diumumkan. Ia dijadwalkan memimpin PSM menghadapi Arema FC pada 19 Oktober 2025 di Stadion BJ Habibie, Parepare.
“Tugas Coach Ahmad Amiruddin sebagai pelatih sementara mulai efektif tanggal 18 Oktober,” ujar Sulaiman.
Selain mencari pelatih kepala baru, manajemen PSM juga menata ulang staf kepelatihan. Usai kepergian Paulo Renato, pelatih fisik asal Portugal, klub menunjuk Ronald Fagundes sebagai pengganti sementara dengan jabatan asisten manajer.
“Untuk sementara, kita daftarkan Ronald Fagundes sebagai asisten manajer. Nanti dia juga bisa membantu memimpin pemanasan pemain di pertandingan,” jelas Sulaiman.
Sementara itu, fisioterapis asal Brasil, Cadu Nunez, dipastikan tetap bertahan bersama tim. Ia merupakan bagian dari staf medis yang dikontrak langsung oleh klub, bukan dibawa oleh Tavares.
“Cadu masih ada. Dan saya luruskan, Cadu memang di-hire langsung oleh klub, bukan dibawa Bernardo,” tegasnya.
PSM Makassar saat ini tengah menghadapi masa transisi usai dua musim di bawah arahan Tavares. Pelatih asal Portugal tersebut sukses mempersembahkan gelar Liga 1 2022/2023, namun memutuskan mundur setelah hasil inkonsisten di paruh awal musim ini.
Manajemen berharap pelatih baru dapat mempertahankan stabilitas tim sekaligus memulihkan performa PSM yang masih berjuang di papan tengah klasemen. Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai nama-nama kandidat pelatih yang sedang dijajaki klub.






























