Enrekang, Manyala.co — Satu tahun kepemimpinan Bupati Enrekang Muh. Yusuf Ritangnga bersama Wakil Bupati Andi Tenri Liwang La Tinro diwarnai realisasi berbagai program prioritas yang sebelumnya dijanjikan dalam visi dan misi kampanye.
Di sektor pertanian, pasangan UCU–IWAN menghadirkan program jaminan gagal panen melalui kerja sama dengan PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo). Tahap awal program ini mencakup perlindungan asuransi untuk komoditas padi seluas 1.100 hektare.
Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan semangat petani karena risiko kerugian akibat gagal panen telah terjamin.
Selain itu, pemerintah melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan menyalurkan ratusan alat dan mesin pertanian seperti combine harvester serta traktor roda dua dan roda empat.
Di sektor infrastruktur, perbaikan jalan poros Cakke–Baraka yang lama dinantikan kini telah dapat dilalui dengan kondisi lebih baik, dengan dukungan anggaran lebih dari Rp22 miliar dari pemerintah pusat.
Pemerintah juga memperoleh alokasi anggaran sekitar Rp33 miliar untuk perbaikan irigasi serta melakukan peningkatan jalan poros Malawwe–Surakan sepanjang 1,4 kilometer.
Pemenuhan sarana pelayanan publik turut dilakukan melalui pengadaan dua unit mobil pemadam kebakaran sehingga total armada damkar di Enrekang kini berjumlah lima unit.
Meski demikian, pemerintah daerah masih menghadapi keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat serta beban utang jangka pendek dan panjang.
Pada tahun 2025, Pemkab Enrekang telah membayar utang sebesar Rp30,7 miliar dari total beban utang tahun 2023–2024 yang mencapai Rp217 miliar.
Di sektor koperasi, UMKM, dan ketenagakerjaan, Pemkab Enrekang meraih predikat kabupaten terbaik di Sulawesi Selatan dalam Tingkat Pengangguran Terbuka tahun 2024 dengan capaian 1,51 persen.
Sejumlah program juga dijalankan seperti rehabilitasi sekolah di kawasan transmigrasi, bantuan keuangan, penyediaan sarana dan peralatan UMKM, serta kepastian iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi non-ASN dan pekerja rentan.
Perlindungan sosial bagi pekerja diperkuat melalui pemberian santunan dan beasiswa bagi keluarga pekerja rentan yang meninggal dunia, dengan target penerima yang terus ditingkatkan.
Di bidang kesehatan, pemerintah daerah menyiapkan skema Universal Health Coverage guna memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan.
Atas capaian tersebut, Enrekang meraih UHC Awards 2026 kategori Madya yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.
Peningkatan layanan kesehatan juga dilakukan di RSUD Massenrempulu melalui pembangunan gedung Cath-Lab jantung dan rehabilitasi ruang Pediatric Intensive Care Unit.
Pelayanan rumah sakit kini mulai membaik dengan antrean yang berkurang serta ketersediaan obat yang semakin optimal.
Capaian Kamar Rawat Inap Standar saat ini telah mencapai 60 persen.
Ke depan, RSUD Massenrempulu ditetapkan sebagai lokasi pembangunan Neonatal Intensive Care Unit dan fasilitas Cytotoxic Drug Safety Cabinet pada tahun 2026.
Refleksi satu tahun pemerintahan UCU–IWAN yang bertepatan dengan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Enrekang dan momentum Ramadan menjadi penguat komitmen untuk terus meningkatkan kinerja.
Pemerintah daerah menargetkan capaian yang lebih maksimal pada tahun 2026 guna mewujudkan visi Enrekang Sejahtera untuk Semua.
































