Makassar, Manyala.co – Pelatih PSM Makassar Tomas Trucha tetap optimistis membawa timnya finis lima besar Super League 2025/2026 meski gagal meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir dan baru saja kalah 0-1 dari Persib Bandung, Sabtu.
PSM Makassar menelan kekalahan dari Persib Bandung pada laga tunda pekan kedelapan Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Sabtu (27/12/2025). Hasil tersebut memperpanjang catatan tanpa kemenangan PSM dalam tiga pertandingan terakhir, dengan satu hasil imbang dan dua kekalahan.
Kekalahan itu membuat PSM Makassar tertahan di peringkat kedelapan klasemen sementara dengan koleksi 19 poin. Posisi tersebut masih berpotensi tergeser karena Persebaya Surabaya, Bhayangkara Lampung FC, dan Arema FC berada tepat di bawah PSM dan masih memiliki peluang meraih poin penuh pada laga masing-masing. Jika skenario tersebut terjadi, PSM berisiko turun hingga posisi ke-11.
Trucha, yang resmi menangani PSM sejak 28 September 2025, tetap menegaskan target manajemen untuk finis di posisi lima besar pada akhir musim. Ia menyatakan keyakinannya meski tim telah kehilangan sejumlah poin penting pada paruh awal kompetisi.
“Saya percaya kita bisa melakukannya sampai akhir musim,” kata Trucha dalam konferensi pers seusai laga melawan Persib Bandung, Sabtu malam.
Berdasarkan perhitungan tren empat musim terakhir kasta tertinggi sepak bola Indonesia, tim yang finis di peringkat kelima umumnya mengoleksi antara 54 hingga 58 poin. Persebaya Surabaya mencatat 58 poin pada musim 2021/2022, sementara Dewa United mengakhiri musim 2022/2023 dan 2023/2024 dengan 54 poin. Borneo Samarinda FC menutup musim 2024/2025 dengan 56 poin.
Dengan acuan batas atas 58 poin, PSM Makassar membutuhkan kemenangan pada sedikitnya 13 dari 19 pertandingan tersisa. Artinya, margin kesalahan semakin sempit, terutama pada laga kandang yang tersisa hingga akhir musim.
Trucha menilai PSM berada di jalur yang tepat sejak ia mengambil alih tim. Saat kedatangannya, PSM berada di posisi ke-15 klasemen. Dalam waktu relatif singkat, tim berhasil naik ke papan tengah.
“Saya berharap kita di jalan yang benar, usaha kita sudah benar,” ujarnya.
Pelatih asal Republik Ceko itu berharap performa tim terus membaik pada laga-laga berikutnya, termasuk faktor keberuntungan yang belum sepenuhnya berpihak.
“Mudah-mudahan keberuntungan tersebut datang kepada kita (kemenangan), karena kita memberikan yang terbaik di pertandingan kita,” kata mantan pelatih Penang FC tersebut.
Dalam persaingan gelar juara musim ini, Trucha menyebut Persib Bandung, Borneo Samarinda FC, dan Persija Jakarta sebagai kandidat terkuat. Ia menempatkan PSM Makassar sebagai tim yang berupaya mengejar dari lapis kedua.
“Persib, Borneo, Persija. Mereka dalam perebutan juara. Kita mencoba berada kereta api kedua, membuntuti mereka,” ujarnya.
Pengamat sepak bola Imran Amirullah menilai target pelatih merupakan hal wajar, namun perlu disesuaikan dengan realitas kompetisi. Ia menyoroti kekuatan finansial dan kualitas skuad tim-tim papan atas yang menjadi pesaing langsung PSM.
“Jadi kita lihat saja apa bisa memenuhi target,” kata Imran saat dihubungi, Minggu (28/12/2025).
Mantan asisten pelatih PSM Makassar itu menambahkan, tim perlu melakukan perhitungan poin secara cermat pada sisa musim. Ia menekankan pentingnya memaksimalkan laga kandang dan meminimalkan kehilangan poin di laga tandang.
“Poin di kandang wajib dimaksimalkan, kalau tandang jangan sampai kehilangan poin,” ujarnya.
Hingga pekan ke-15, PSM Makassar tercatat mengalami fluktuasi posisi klasemen, mulai dari peringkat ke-10 pada awal musim hingga sempat terpuruk di posisi ke-18, sebelum kembali naik ke posisi kedelapan menjelang akhir Desember 2025.






























