Virus Hanta Mengintai: Ancaman Serius dari Tikus dan Bahaya yang Mengintai Sistem Pernapasan

Virus Hanta Mengintai: Ancaman Serius dari Tikus dan Bahaya yang Mengintai Sistem Pernapasan - Virus - Gambar 1005
Virus Hanta kembali menjadi sorotan menyusul laporan sejumlah kasus yang ditemukan di Indonesia.

Manyala.co – Virus Hanta kembali menjadi sorotan menyusul laporan sejumlah kasus yang ditemukan di Indonesia. Infeksi yang disebabkan oleh virus ini sangat berbahaya karena dapat berkembang menjadi Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) gangguan akut yang menyerang sistem pernapasan dan berpotensi berakibat fatal jika tidak segera ditangani.

Penyakit ini termasuk dalam kategori zoonosis, yaitu penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia. Tikus merupakan pembawa utama virus ini. Penularan umumnya terjadi saat seseorang menghirup udara yang tercemar partikel mikro dari air liur, urine, atau kotoran tikus yang telah terinfeksi. Dalam beberapa kasus, virus juga bisa masuk melalui luka terbuka atau sentuhan langsung dengan permukaan yang telah terkontaminasi.

Riwayat dan Penyebaran Virus Hanta

Sejarah mencatat bahwa virus Hanta pertama kali mengemuka secara global ketika ribuan tentara Amerika Serikat mengalami infeksi saat Perang Korea pada awal 1950-an. Gejalanya berupa demam berdarah dan gangguan ginjal yang misterius saat itu. Baru pada tahun 1976, virus ini berhasil diidentifikasi dan diklasifikasikan secara ilmiah. Sejak saat itu, berbagai galur virus Hanta ditemukan tersebar di berbagai belahan dunia.

Terdapat dua tipe utama penyakit akibat virus ini: Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) yang umum di Asia dan Eropa, serta Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) yang lebih sering ditemukan di Amerika. HPS tergolong lebih mematikan karena menyerang paru-paru dan jantung, dengan tingkat kematian mencapai sekitar 38 persen.

Tujuh Cara Efektif Hilangkan Bau Serbet Dapur

Gejala dan Masa Inkubasi

Infeksi virus Hanta umumnya tidak menunjukkan gejala khas pada tahap awal. Penderita biasanya mengeluhkan demam tinggi, nyeri otot (terutama di paha, punggung, dan bahu), sakit kepala, hingga gangguan pencernaan seperti mual dan muntah. Gejala ini dapat muncul antara satu hingga delapan minggu setelah seseorang terpapar virus.

Namun, dalam beberapa hari berikutnya, penyakit dapat berkembang cepat menjadi sesak napas yang parah dan batuk kering, yang menandai fase HPS. Tanpa pertolongan medis segera, pasien bisa mengalami kegagalan pernapasan dan berujung pada kematian.

Langkah Pencegahan yang Disarankan

Hingga kini, belum tersedia vaksin atau pengobatan spesifik untuk Hantavirus. Penanganan bersifat simptomatik, yaitu mengatasi gejala yang muncul. Terapi oksigen dan perawatan intensif di rumah sakit dapat membantu proses pemulihan, terutama pada kasus HPS.

Dokter Tekankan PHBS dan Vaksinasi Cegah Superflu

Untuk itu, langkah pencegahan menjadi sangat penting. Beberapa upaya yang dapat dilakukan meliputi:

  • Menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di area gudang, dapur, dan tempat penyimpanan yang rentan dihuni tikus.
  • Menyimpan makanan dalam wadah tertutup agar tidak terkontaminasi.
  • Memasang jebakan tikus di titik-titik strategis rumah, seperti di sekitar saluran pembuangan atau ruang gelap.
  • Menutup celah atau lubang kecil yang bisa menjadi pintu masuk tikus ke dalam rumah.
  • Menggunakan perlindungan diri seperti masker dan sarung tangan saat membersihkan area yang mungkin mengandung kotoran tikus.
  • Menangani bangkai tikus dengan hati-hati: gunakan plastik ganda dan buang di tempat yang sesuai.

Kelompok yang Rentan Terinfeksi

Pekerja lapangan seperti petugas kebersihan, pekerja konstruksi, pengendali hama, serta masyarakat yang tinggal di daerah pedesaan dengan populasi tikus tinggi memiliki risiko lebih besar tertular virus ini. Aktivitas seperti berkemah, berburu, atau mendaki gunung juga meningkatkan peluang seseorang terpapar virus Hanta, terutama di tempat-tempat yang belum tersentuh manusia.

Salah satu kasus tragis yang sempat menghebohkan dunia adalah kematian istri aktor legendaris Gene Hackman, yang tertular virus Hanta saat membersihkan gudang tua tanpa pelindung.

Waspada Tanpa Panik

Bahan Makanan Termahal di Dunia, Harga Bisa Menyaingi Emas

Meski angka infeksi masih tergolong rendah, kewaspadaan tetap diperlukan. Virus ini dapat menyebar dalam kondisi lingkungan yang tidak higienis dan kebanyakan kasus terjadi karena kelalaian dalam menjaga kebersihan atau ketidaktahuan terhadap bahaya dari hewan pengerat.

Apabila Anda mengalami gejala menyerupai flu, disertai dengan sesak napas dan merasa pernah terpapar lingkungan yang mungkin terkontaminasi tikus, segera konsultasikan dengan dokter. Deteksi dini dapat menyelamatkan nyawa dan mencegah komplikasi serius.

Menjaga lingkungan tetap bersih, mengontrol populasi tikus, dan menerapkan pola hidup sehat adalah cara paling efektif untuk melindungi diri dan keluarga dari ancaman virus Hanta.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Deretan Calon Ketua IKA Teknik Sipil Unhas, 2 Dosen Siap Lanjutkan Tongkat Kepemimpinan

02

Indonesia Dukung Palestina lewat Board of Peace, Israel Tetap Menolak

03

Prabowo Luncurkan Program Gentengnisasi Lewat Gerakan Indonesia ASRI

04

Serangan Bersenjata di Balochistan Tewaskan 48 Orang

05

Tujuh Pangkalan Udara Terbesar Amerika Berdasarkan Populasi

PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
manyala-ads
Manyala.co

Olahraga

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Indonesia Usulkan Australia dan Selandia Baru Ikut SEA Games

Indonesia Juara Piala AFF Futsal U-16

Trucha Optimistis PSM Kejar Lima Besar Meski Tanpa Kemenangan

Indonesia U-16 Melaju ke Final AFF Futsal 2025

Ranking FIFA Terbaru: Indonesia Bertahan di Posisi 122

Futsal Competition 2025, KKG PJOK Tallo Tekankan Kolaborasi

Kolom