BPJS: Ratusan Puskesmas Tanpa Dokter Umum dan Dokter Gigi

BPJS
BPJS: Ratusan Puskesmas Tanpa Dokter Umum dan Dokter Gigi.

Manyala.co – BPJS Kesehatan mengungkapkan masih adanya ketimpangan distribusi tenaga kesehatan di fasilitas layanan primer di Indonesia. Dalam rapat Panitia Kerja Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan Komisi IX DPR pada Rabu (26/11/2025), Direktur Pelayanan BPJS Kesehatan Lily Kresnowati menyampaikan bahwa 454 puskesmas tidak memiliki dokter umum. Selain itu, sebanyak 2.735 puskesmas atau 26,98 persen tidak memiliki dokter gigi.

Lily menjelaskan bahwa kekurangan dokter gigi merupakan salah satu persoalan utama dalam penguatan layanan primer. Ketimpangan tersebut, menurutnya, juga terlihat di klinik pratama. Sebanyak 241 klinik atau 3,63 persen hanya memiliki satu dokter umum, sementara 1.183 klinik atau 17,84 persen tidak memiliki dokter gigi. Kondisi ini disebut menunjukkan bahwa ketersediaan tenaga kesehatan masih jauh dari merata di berbagai daerah.

Sebagai respons, BPJS Kesehatan menyiapkan lima langkah penguatan fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP). Program pertama adalah koordinasi dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk memperbaiki sarana, prasarana, serta menambah tenaga kesehatan, terutama di puskesmas. Langkah kedua berupa advokasi kepada pemerintah daerah agar menambah jumlah FKTP di wilayah terpencil dan kepulauan yang selama ini menghadapi keterbatasan akses.

Langkah ketiga adalah kolaborasi dengan organisasi profesi dan asosiasi fasilitas kesehatan untuk meningkatkan kompetensi tenaga medis, terutama dokter. Upaya keempat berupa penyesuaian proses kredensial dan rekredensial sesuai regulasi terbaru. Sementara itu, program kelima berfokus pada penguatan layanan promotif dan preventif di FKTP agar masyarakat tidak hanya bergantung pada layanan kuratif.

Isu kekurangan tenaga kesehatan bukan hal baru bagi pemerintah. Pada peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61 yang digelar di Jakarta Selatan pada 12 November 2025, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin kembali menegaskan bahwa Indonesia masih mengalami defisit dokter gigi dan dokter spesialis. Ia menyebut hanya 61 persen puskesmas yang memiliki jenis tenaga kesehatan sesuai standar nasional. Selain itu, baru 74 persen rumah sakit umum daerah (RSUD) yang dilengkapi tujuh dokter spesialis dasar.

Mutasi Pejabat, Bupati Enrekang Yusuf Ritangnga Ajak Pejabat Baru Bekerja dengan Hati Nurani

Budi menambahkan bahwa pemerataan tenaga kesehatan menjadi tantangan besar, terutama karena banyak daerah terpencil kesulitan menarik tenaga medis. Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah berencana memperluas fasilitas pendidikan dokter spesialis. Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan 500 rumah sakit penyelenggara pendidikan utama bagi dokter spesialis di seluruh kabupaten dan kota.

Menurut Budi, penambahan institusi pendidikan di banyak daerah diharapkan menurunkan biaya pendidikan dan memperpendek jarak bagi calon dokter spesialis. Pemerintah menilai langkah ini penting untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis di seluruh pelosok Indonesia, terutama daerah yang selama ini mengalami kekosongan layanan dasar.

Hingga Rabu malam belum ada data terbaru terkait perkembangan rincian distribusi tenaga kesehatan di puskesmas setelah laporan BPJS tersebut. Namun, berbagai kementerian dan lembaga disebut tengah menyiapkan rencana tindak lanjut untuk mempercepat pemenuhan tenaga medis di layanan primer.

Kesenjangan akses layanan kesehatan dasar masih menjadi salah satu isu utama dalam implementasi Jaminan Kesehatan Nasional. Pemerintah menyatakan komitmennya untuk memperluas akses dan meningkatkan kualitas layanan dalam beberapa tahun ke depan, terutama melalui penambahan tenaga kesehatan, pembangunan fasilitas, dan integrasi program promotif preventif.

Pemkot Makassar Kembali Raih WTP, Wali Kota Munafri Tegaskan Komitmen Tindak Lanjut Rekomendasi BPK

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

LA TINRO LA TUNRUNG Dorong Terobosan Besar Pemberantasan Korupsi dalam Rapat Pemantauan UU Tipikor

02

Kartika Sandra Desi Tinjau Bulog, Pastikan Pangan Tetap Aman

03

Muhammad Rahul Apresiasi Polda Riau Ungkap Kasus Narkoba di Rokan Hilir

04

BPS: Ketimpangan Pengeluaran Indonesia Turun ke 0,363

05

Prabowo Nilai Krisis Global Jadi Peluang Percepatan Program Nasional

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

Kolom

× Advertisement
× Advertisement