Manyala.co – Pergerakan pasar kripto kembali menggeliat pada Kamis, 17 Juli 2025, dengan salah satu sorotan utama datang dari mata uang kripto XRP yang mengalami lonjakan signifikan. XRP diperdagangkan pada angka $3,2565 pada pukul 16:04 WIB, mengalami kenaikan harian sebesar 10,33 persen. Angka tersebut menjadi pertumbuhan satu hari terbesar sejak 9 April lalu, menandai momen kebangkitan signifikan bagi altcoin ini di tengah reli pasar yang lebih luas.
Kenaikan harga yang cukup tajam ini tidak hanya membawa semangat baru bagi investor, tetapi juga memberikan dampak langsung pada kapitalisasi pasarnya. Dengan lonjakan tersebut, market cap XRP tercatat bertumbuh menjadi $190,02 miliar, atau sekitar 4,99 persen dari total kapitalisasi pasar seluruh aset kripto global. Angka ini mendekati rekor tertinggi XRP yang sempat menyentuh $190,39 miliar, menandakan potensi kembalinya sentimen optimisme terhadap token yang sempat terpuruk karena berbagai faktor regulasi di masa lalu.
Sepanjang 24 jam terakhir, harga XRP terpantau bergerak di kisaran $2,99 hingga $3,25, menunjukkan volatilitas moderat di tengah arus beli besar-besaran dari investor ritel maupun institusional. Volume perdagangan juga mencatatkan aktivitas tinggi, dengan total volume transaksi harian mencapai $11,62 miliar, atau 5,55 persen dari keseluruhan volume perdagangan kripto global.
Bila ditarik lebih panjang, tren positif XRP dalam sepekan terakhir juga menunjukkan konsistensi. Dalam tujuh hari terakhir, harga mata uang kripto ini melonjak sekitar 31,16 persen. Selama periode tersebut, rentang perdagangan XRP berkisar antara $2,51 hingga $3,25, memperlihatkan tren bullish yang cukup solid dan berkelanjutan, meskipun sebagian analis masih bersikap hati-hati mengingat sejarah volatilitas pasar kripto yang ekstrem.
Namun, di balik kenaikan yang cukup agresif ini, perlu dicatat bahwa harga XRP saat ini masih berada di bawah rekor tertingginya yang tercatat pada 16 Januari lalu, yakni sebesar $3,40. Dengan selisih sekitar 4,09 persen dari puncak sepanjang masa tersebut, banyak pelaku pasar kini mulai berspekulasi apakah momentum ini cukup kuat untuk menembus resistensi psikologis berikutnya.
Sementara itu, situasi di pasar kripto lainnya memberikan gambaran yang beragam. Bitcoin, sebagai aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, justru mengalami penurunan tipis sebesar 0,64 persen dan berada di angka $118.403,9. Meskipun masih stabil di atas level psikologis $100 ribu, pelemahan ini menunjukkan adanya rotasi modal sementara dari aset besar ke altcoin seperti XRP.
Ethereum, rival utama Bitcoin di pasar aset digital, justru menunjukkan performa yang sejalan dengan XRP. Koin yang dikenal karena basis smart contract-nya ini diperdagangkan pada $3.450,88, mengalami penguatan sebesar 9,12 persen. Dengan kapitalisasi pasar mencapai $415,55 miliar atau 10,90 persen dari total pasar kripto, Ethereum tetap menjaga dominasinya sebagai pemain utama kedua setelah Bitcoin, yang kapitalisasi pasarnya masih berada di puncak dengan $2.353,12 miliar (61,74 persen dari total pasar).
Analis memperkirakan bahwa kenaikan XRP dan Ethereum dipengaruhi oleh kombinasi antara sentimen teknikal dan fundamental. Dorongan dari investor ritel, aksi beli beruntun dari whale, serta potensi kabar positif terkait regulasi menjadi faktor pendorong utama reli tersebut.
Para trader kini mengamati dengan cermat bagaimana aksi lanjutan pasar akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Jika tren bullish berlanjut dan level resistensi dapat dilampaui, bukan tidak mungkin XRP akan menguji kembali atau bahkan melampaui rekor tertingginya dalam waktu dekat.
Dengan volatilitas pasar kripto yang tetap tinggi, pelaku pasar disarankan untuk tetap waspada, namun tidak mengabaikan peluang yang muncul dari dinamika harga seperti yang saat ini terjadi pada XRP. Momentum seperti ini kerap membuka jalan bagi lonjakan nilai yang lebih besar, sekaligus mengundang spekulasi apakah bull run kripto benar-benar telah dimulai kembali di paruh kedua 2025.
































