Manyala.co – Kucing telah menjadi salah satu hewan peliharaan paling populer di dunia, dengan jumlah yang mencapai lebih dari satu miliar ekor. Sejak ribuan tahun lalu, kucing sudah hidup berdampingan dengan manusia, baik sebagai pengendali hama, simbol budaya, maupun sahabat setia di rumah. Kini, kucing bukan hanya sekadar peliharaan, tetapi juga bagian penting dari gaya hidup di berbagai negara.
Berdasarkan laporan WorldAtlas, berikut adalah daftar 10 negara dengan jumlah kucing peliharaan terbanyak, lengkap dengan kebiasaan masyarakatnya dalam merawat hewan berbulu ini.
1. Amerika Serikat – 76,5 Juta Ekor
Amerika Serikat menempati posisi teratas dengan jumlah kucing peliharaan mencapai 76,5 juta. Hampir sepertiga rumah tangga di AS memelihara kucing, rata-rata memiliki 2,2 ekor per keluarga.
Menariknya, lebih dari 34 persen kucing diadopsi dari jalanan atau ditampung dari pemilik lama, sementara hanya 3 persen yang dibeli dari peternak. Data ini menunjukkan tingginya kesadaran adopsi di kalangan masyarakat Amerika.
2. China – 53 Juta Ekor
China menjadi rumah bagi sekitar 53 juta kucing peliharaan. Industri hewan peliharaan di negara ini juga tumbuh pesat dan termasuk terbesar ketiga di dunia.
Namun, di balik itu, populasi kucing liar juga sangat tinggi, khususnya di kota-kota besar seperti Beijing. Sebelum Olimpiade 2008, pemerintah sempat melakukan pemusnahan massal kucing liar karena dianggap mengganggu kebersihan kota. Kini, organisasi pecinta hewan mulai gencar mendorong metode penanganan yang lebih manusiawi.
3. Rusia – 12,75 Juta Ekor
Di Rusia, kucing sangat disayangi masyarakat. Jumlah kucing peliharaan diperkirakan mencapai 12,75 juta. Banyak di antaranya diadopsi dari jalanan, meski ada pula ras populer seperti Russian Blue yang menjadi favorit karena keindahan bulu dan sifatnya yang setia.
Selain peliharaan, Rusia juga memiliki populasi kucing liar yang cukup besar dan masih terus berkembang.
4. Brasil – 12,5 Juta Ekor
Brasil memiliki sekitar 12,5 juta kucing, dengan peningkatan populasi yang cukup tajam dalam beberapa tahun terakhir. Antara 2007 hingga 2012, pertumbuhan kucing domestik tercatat naik 37,6 persen.
Industri makanan kucing di negara ini bahkan menghasilkan keuntungan hampir 900 juta dolar AS per tahun, menandakan besarnya pasar pecinta hewan di Brasil.
5. Prancis – 9,5 Juta Ekor
Prancis dikenal sebagai salah satu negara yang memiliki aturan ketat terkait kepemilikan kucing. Setiap kucing peliharaan wajib terdaftar dalam basis data nasional dan dilengkapi tanda identifikasi seperti microchip atau tato.
Populasi kucing peliharaan di Prancis saat ini mencapai 9,5 juta ekor. Bagi masyarakat Prancis, kucing bukan hanya hewan pendamping, tetapi juga bagian dari gaya hidup dan simbol fashion.
6. Italia – 9,5 Juta Ekor
Italia juga memiliki populasi kucing yang besar, sekitar 9,5 juta ekor. Salah satu yang unik, kucing liar di negara ini sering kali dibiarkan hidup bebas. Bahkan ada tempat penampungan terkenal di Roma, Torre Argentina Cat Sanctuary, yang menjadi rumah bagi ratusan kucing liar.
Fenomena “Le Gattares” atau para wanita penjaga kucing juga cukup populer di Italia. Mereka secara sukarela memberi makan dan merawat kucing jalanan.
7. Inggris – 7,75 Juta Ekor
Di Inggris, ada sekitar 7,75 juta kucing peliharaan. Meski kesejahteraan hewan sangat diperhatikan melalui berbagai undang-undang, negara ini masih menghadapi “krisis kucing liar”.
Sebanyak 85 persen kelahiran anak kucing di Inggris adalah kelahiran tidak direncanakan, yang membuat banyak kucing berakhir di penampungan. Biaya perawatan pun meningkat drastis setiap tahun.
8. Jerman – 7,75 Juta Ekor
Populasi kucing peliharaan di Jerman juga sekitar 7,75 juta. Namun, negara ini menghadapi tantangan besar dengan melonjaknya populasi kucing liar.
Pemerintah akhirnya melarang pembunuhan kucing liar dan memperkenalkan aturan agar kucing jantan peliharaan dikebiri guna mengendalikan populasi. Langkah ini muncul setelah adanya laporan kerugian akibat kerusakan tanaman yang disebabkan kucing liar.
9. Ukraina – 7,5 Juta Ekor
Di Ukraina, jumlah kucing diperkirakan mencapai 7,5 juta. Sayangnya, perlindungan hukum terhadap hewan masih lemah sehingga banyak kucing dan anjing berkeliaran tanpa perawatan. Hal ini sering menuai kritik dari organisasi kesejahteraan hewan internasional.
10. Jepang – 7,25 Juta Ekor
Jepang menempati posisi terakhir dalam daftar ini dengan populasi sekitar 7,25 juta kucing peliharaan. Namun, ikatan emosional masyarakat Jepang dengan kucing sangat kuat.
Negara ini memiliki “Pulau Kucing” Tashirojima, di mana populasi kucing bahkan lebih banyak daripada penduduk manusia. Ada juga kuil khusus kucing, Neko-jinja, yang dipercaya membawa keberuntungan. Budaya populer Jepang, mulai dari seni hingga kafe kucing, juga menjadi bukti kecintaan mereka pada hewan ini.
Tips Merawat Kucing agar Tetap Sehat
Selain melihat populasi kucing di berbagai negara, penting juga bagi pemilik hewan berbulu ini untuk tahu cara perawatan yang tepat.
- Sikat bulu secara teratur agar terhindar dari kerontokan berlebih dan bola bulu.
- Sediakan air bersih setiap hari, lebih baik menggunakan air mengalir agar kucing tertarik minum.
- Pastikan jumlah kotak pasir sesuai jumlah kucing di rumah (rumusnya: jumlah kucing + 1).
- Bersihkan kotak pasir setiap hari agar kucing tidak enggan menggunakannya.
- Sediakan tiang garukan untuk mencegah kucing merusak furnitur sekaligus menjaga kesehatan cakar.
Dengan perawatan yang baik, kucing tidak hanya menjadi hewan peliharaan, tetapi juga sahabat yang memberikan kenyamanan dan kebahagiaan bagi pemiliknya.
































