Menkes: PBI Nonaktif Direaktivasi Otomatis Selama Tiga Bulan

PBI
BPJS Kesehatan. PBI JK mendadak nonaktif, Menkes beri tanggapan. (Dok. Pemkot Pekalongan).

Manyala.co – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan kepesertaan BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dinonaktifkan akan direaktivasi otomatis selama tiga bulan, guna menjamin akses layanan kesehatan sambil menunggu verifikasi data peserta.

Kebijakan tersebut disampaikan Budi Gunadi Sadikin saat kunjungan kerja di RSUP dr Kariadi, Semarang, Selasa (10/2/2026). Ia menjelaskan bahwa reaktivasi dilakukan secara terpusat oleh pemerintah tanpa memerlukan pengurusan administrasi ulang dari masyarakat terdampak.

“Semua masyarakat yang punya PBI kemudian dibatalkan itu akan otomatis direaktivasi secara tersentral dari pusat selama tiga bulan,” kata Budi.

Menurut dia, masa reaktivasi sementara tersebut dimanfaatkan untuk melakukan pemutakhiran dan verifikasi data kepesertaan secara menyeluruh. Proses verifikasi melibatkan Dinas Sosial, BPJS Kesehatan, serta pemerintah daerah guna memastikan penerima PBI benar-benar memenuhi kriteria yang ditetapkan.

“Karena dalam tiga bulan ini akan benar-benar dicek. Nanti oleh Dinsos, oleh BPJS, juga oleh pemda. Apakah yang bersangkutan benar-benar kategori PBI atau tidak?” ujarnya.

Kisah Cinta dan Dakwah di Atas Vespa: Pasutri Sigi Tempuh Jalur Lintas Pulau Demi Hadiri Muktamar V Wahdah Islamiyah

Budi menegaskan bahwa PBI merupakan skema bantuan iuran yang disediakan negara bagi masyarakat miskin dan rentan dengan kuota terbatas. Oleh karena itu, ketepatan sasaran menjadi prinsip utama dalam pengelolaannya.

“Karena PBI ini kita mau berikan ke masyarakat yang miskin dan ada kuotanya. Kalau punya rumah listriknya Rp2.200 ya, pasti bukan PBI. Kalau punya kartu kredit limitnya Rp25.000.000 ya enggak cocok dapat PBI,” katanya.

Ia menambahkan, selama masa reaktivasi, masyarakat tidak perlu mengajukan permohonan atau mendatangi kantor layanan tertentu. Status kepesertaan akan kembali aktif secara otomatis selama tiga bulan sejak keputusan reaktivasi diberlakukan.

“Jadi, enggak usah datang ke mana-mana akan otomatis aktif kembali. Tapi aktifnya ini tiga bulan,” ujarnya.

Menteri Kesehatan juga menekankan bahwa peserta PBI dengan penyakit katastropik tetap dijamin memperoleh layanan kesehatan selama proses reaktivasi berlangsung. Penyakit katastropik mencakup kondisi kronis serius yang memerlukan perawatan jangka panjang dan berbiaya tinggi, seperti gagal ginjal, kanker, dan talasemia.

Makassar Dipilih Jadi 10 Kota Hub GSIH, Wali Kota Munafri: Ekosistem Digital Kita Kolaborasikan melalui MCH

“Semua penyakit katastrofik, cuci darah, kemoterapi, talasemia, itu penyakit-penyakit yang kalau layanannya dihentikan bisa meninggal itu, otomatis direaktivasi dari pusat,” katanya.

Terkait jumlah peserta terdampak, Budi menyebutkan angka pasti masih dalam tahap rekonsiliasi akhir. Namun, berdasarkan data sementara, jumlah peserta PBI yang akan direaktivasi diperkirakan berada pada kisaran 110.000 hingga 120.000 orang.

“Angkanya yang kami lihat kemarin-kemarin sedang direkonsiliasi terakhir ada di kisaran 110–120.000-an,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pembiayaan layanan kesehatan peserta yang direaktivasi tetap dijamin selama masa transisi. Pemerintah memastikan pembayaran iuran kepada BPJS Kesehatan tetap berjalan melalui dukungan anggaran negara.

“Nanti akan dibayar oleh BPJS karena kita sudah setuju bahwa pemerintah melalui Kementerian Sosial akan membayar BPJS untuk yang direaktivasi otomatis ini,” katanya.

Inkubator Arsitek Muda Dorong Alumni Arsitektur JTSP UNM Bangun Praktik Profesional Mandiri

Selain itu, BPJS Kesehatan diberikan waktu untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang terdampak perubahan status kepesertaan agar proses transisi berjalan tertib dan tidak mengganggu pelayanan kesehatan. Hingga Selasa malam, belum ada keterangan resmi mengenai jadwal finalisasi hasil verifikasi data peserta PBI tersebut.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

60 Alumni Teknik Sipil Unhas Antusias Hadiri Site Visit Project WIKA Beton

02

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

03

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

04

Tim PKM PNUP Gelar Kegiatan Penerapan Teknologi di Kabupaten Sidrap

05

Menag Nasaruddin Umar Buka Secara Resmi Muktamar V Wahdah Islamiyah dan Kukuhkan 10.000 Guru Qur’an

06

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

07

LA TINRO LA TUNRUNG Dorong Terobosan Besar Pemberantasan Korupsi dalam Rapat Pemantauan UU Tipikor

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement