Manyala.co – Kabar menggembirakan datang bagi masyarakat Kabupaten Enrekang. Sebanyak 500 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di daerah tersebut mendapat alokasi bantuan Program Bedah Rumah dari Kementerian Perumahan.
Program ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat yang masih membutuhkan hunian layak sekaligus mendukung percepatan pengentasan kemiskinan di Bumi Massenrempulu.
Wakil Bupati Enrekang, Andi Tenri Liwang, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas bantuan tersebut. Atas nama Pemerintah Kabupaten Enrekang, ia mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Perumahan serta Anggota DPR RI La Tinro La Tunrung yang telah memfasilitasi sehingga Kabupaten Enrekang memperoleh kuota sebanyak 500 unit bedah rumah.
“Saya selaku Pemerintah Kabupaten Enrekang berterima kasih kepada Kementerian Perumahan dan juga Bapak La Tinro La Tunrung karena telah difasilitasi untuk mendapatkan bantuan ini,” ujar Andi Tenri Liwang, Selasa (28/7).
Menurutnya, program tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama ini masih tinggal di rumah dengan kondisi kurang layak. Bantuan ini diharapkan mampu memberikan hunian yang lebih aman, sehat, dan nyaman bagi para penerima manfaat.
Andi Tenri Liwang menegaskan bahwa program bedah rumah bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menyebut program ini sejalan dengan implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya pada poin keempat mengenai pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.
“Ini adalah komitmen negara untuk hadir langsung membantu rakyat kecil. Rumah layak huni adalah kebutuhan dasar yang harus dipenuhi agar masyarakat bisa hidup lebih sehat dan bermartabat,” katanya.
Berdasarkan data sementara Pemerintah Kabupaten Enrekang, dari total 500 unit bantuan tersebut, sebanyak 300 unit rumah telah memasuki tahap pelaksanaan pembangunan, sedangkan 200 unit lainnya masih dalam proses verifikasi calon penerima manfaat.
Andi Tenri menjelaskan, proses verifikasi dilakukan secara cermat, transparan, dan sesuai ketentuan pemerintah pusat agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang memenuhi syarat serta paling membutuhkan.
“Kami ingin program ini tepat sasaran. Karena itu, seluruh tahapan verifikasi dilakukan secara transparan sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah pusat,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Enrekang juga menyatakan siap mendukung penuh pelaksanaan program tersebut melalui koordinasi dengan instansi terkait agar seluruh tahapan berjalan lancar dan tepat sasaran.
Lebih lanjut, Andi Tenri Liwang menilai manfaat program bedah rumah akan dirasakan secara luas. Selain meningkatkan kualitas hunian masyarakat, rumah yang layak diyakini akan berdampak positif terhadap kesehatan keluarga, memberikan kenyamanan bagi anak-anak dalam belajar, serta meningkatkan produktivitas masyarakat.
Program ini juga diharapkan dapat mengurangi angka kemiskinan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Enrekang, sejalan dengan visi pembangunan daerah untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera lahir dan batin.
Pemerintah Kabupaten Enrekang mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengawal dan mendukung pelaksanaan Program Bedah Rumah agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga yang berhak. Para penerima bantuan juga diimbau untuk menjaga dan merawat rumah yang telah dibangun sehingga dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
“Mari kita manfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya. Ini adalah amanah dari negara. Semoga 500 rumah ini menjadi awal dari gerakan besar kita mengentaskan kemiskinan di Bumi Massenrempulu,” pungkas Andi Tenri Liwang.

































