Manyala.co – Sejumlah negara di Timur Tengah, Afrika, dan Samudra Hindia direkomendasikan sebagai destinasi wisata untuk merayakan Ramadan dan Idul Fitri, menawarkan pengalaman religi, sejarah, dan budaya yang khas bagi wisatawan Muslim.
Bulan Ramadan merupakan periode penting dalam kalender Islam, ketika umat Muslim berpuasa dari matahari terbit hingga terbenam. Selain menjadi momentum ibadah, periode ini juga mendorong peningkatan mobilitas perjalanan religi dan wisata halal di berbagai negara dengan populasi Muslim signifikan.
Situs perjalanan Muslim Travel Girl merekomendasikan enam negara yang dinilai sesuai untuk merayakan Ramadan maupun Idul Fitri, yakni Yordania, Qatar, Kuwait, Maladewa, Afrika Selatan, dan Arab Saudi. Masing-masing menawarkan kombinasi destinasi religi, sejarah, dan wisata alam.
Yordania, secara resmi Kerajaan Hashemite Yordania, dikenal melalui situs arkeologi Petra yang menjadi salah satu warisan dunia. Selain itu, wisatawan dapat mengunjungi Laut Mati, Wadi Rum, serta Masjid Raja Hussein. Negara ini menyimpan jejak berbagai peradaban yang membentuk identitas sejarahnya.
Qatar disebut sebagai destinasi yang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Negara Teluk tersebut menawarkan infrastruktur modern serta sejumlah lokasi bersejarah seperti Benteng Doha dan Souq Waqif. Masjid Agung Negara menjadi salah satu pusat kegiatan ibadah selama Ramadan.
Kuwait, negara kecil di kawasan Teluk Persia, juga masuk dalam daftar. Selain Menara Kuwait sebagai ikon modern, wisatawan dapat mengunjungi Souk Al-Mubarakiya dan Masjid Agung Kuwait. Selama Ramadan, masjid menjadi pusat kegiatan ibadah dan sosial masyarakat setempat.
Maladewa, destinasi kepulauan di Samudra Hindia, tidak hanya dikenal sebagai tujuan bulan madu, tetapi juga menawarkan pengalaman Ramadan dengan nuansa lokal. Wisatawan dapat mengikuti salat di masjid pusat serta menikmati kuliner halal setempat, kemudian merayakan Idul Fitri di berbagai pulau resor.
Afrika Selatan, khususnya Cape Town, memiliki komunitas Muslim yang cukup besar. Kota ini memadukan wisata alam seperti Table Mountain dan Cape Point dengan kehidupan komunitas Muslim yang aktif selama Ramadan dan Idul Fitri.
Arab Saudi menjadi destinasi utama wisata religi selama Ramadan. Kota Makkah dan Madinah menarik jutaan umat Muslim untuk melaksanakan umrah dan beribadah di Masjid al-Haram serta Masjid Nabawi. Ramadan di negara tersebut identik dengan kegiatan ibadah massal dan tradisi berbuka puasa bersama.
Selain rekomendasi destinasi, wisatawan diimbau memperhatikan aturan dan norma lokal selama Ramadan. Di sejumlah negara dengan mayoritas Muslim, aktivitas makan, minum, atau merokok di tempat umum pada siang hari dapat dibatasi atau dilarang.
Jam operasional restoran, fasilitas wisata, lembaga pemerintah, dan toko juga dapat berubah selama Ramadan. Kepadatan lalu lintas umumnya meningkat menjelang waktu berbuka puasa. Wisatawan disarankan memantau informasi resmi setempat dan memperhatikan perkembangan keamanan di destinasi tujuan.
Data spesifik mengenai peningkatan jumlah wisatawan selama Ramadan di negara-negara tersebut tidak disebutkan dalam sumber, dan belum ada konfirmasi resmi tambahan hingga Rabu malam.
































