Kemenkes Bakal Cabut Status Dokter yang Terlibat Pencabulan di Malang

Kemenkes Bakal Cabut Status Dokter yang Terlibat Pencabulan di Malang - Kemenkes Bakal Cabut Status Dokter yang Terlibat Pencabulan di Malang - Gambar 1980
Kemenkes Bakal Cabut Status Dokter yang Terlibat Pencabulan di Malang

Manyala.co – Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, Dante Saksono Harbuwono mengancam akan memberikan sanksi tegas pada seorang dokter berinisial AY yang diduga melakukan pelecehan seksual kepada pasiennya QAR di rumah sakit swasta di Kota Malang, Jawa Timur.
Dante menyebut, tindakan pelecehan seksual yang dilakukan AY sudah menyalahi kode etik dan etika profesi kedokteran. 

“Yang berkaitan dengan kegiatan asusila kami cabut standar registrasinya oleh Kementerian Kesehatan, kalau itu dicabut dia tidak bisa praktik seumur hidup,” kata Dante di Kota Malang, Kamis (17/4).

Ia menyayangkan hal itu terjadi karena ulah tak etis dari beberapa oknum membuat tercoreng profesi kedokteran.

“Saya sangat sedih dan sangat menyesalkan segala bentuk kegiatan di luar tindakan etis yang harusnya dilakukan berdasarkan sumpah dokter yang suci,” ujarnya.

Dante menyebutkan, dari kejadian ini dan beberapa peristiwa serupa di daerah lain, Kemenkes akan mengambil langkah pengawasan dan pembinaan kepada para dokter. Hal itu dilakukan bersama organisasi profesi kedokteran.

Kemenkes Tingkatkan Kewaspadaan Virus Nipah Usai Kasus di India

Selain itu, Kemenkes dan organisasi profesi juga akan memperkuat sistem pendidikan kedokteran agar lebih memperdalam pemberian materi tentang etika profesi.

“Untuk penyaringan proses ujian akan ada proses penyaringan namanya penyaringan psikologis yang kita sebut sebagai Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI),” kata dia.

Melalui tes MMPI itu, lanjutnya, kondisi psikologis seorang calon dokter bisa diketahui. Hal itu juga akan menentukan lolos tidaknya seseorang untuk menyandang status dokter.

“Yang tidak cocok untuk menjalankan profesi dokter tentu akan kami tolak walaupun secara akademis mampu. Kami akan terapkan dengan ketat,” ujarnya.

Kasus Kekerasan Massa di Gowa Kembali Jadi Sorotan Publik

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Deretan Calon Ketua IKA Teknik Sipil Unhas, 2 Dosen Siap Lanjutkan Tongkat Kepemimpinan

02

Indonesia Dukung Palestina lewat Board of Peace, Israel Tetap Menolak

03

Prabowo Luncurkan Program Gentengnisasi Lewat Gerakan Indonesia ASRI

04

Serangan Bersenjata di Balochistan Tewaskan 48 Orang

05

Tujuh Pangkalan Udara Terbesar Amerika Berdasarkan Populasi

PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
manyala-ads
Manyala.co

Olahraga

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Indonesia Usulkan Australia dan Selandia Baru Ikut SEA Games

Indonesia Juara Piala AFF Futsal U-16

Trucha Optimistis PSM Kejar Lima Besar Meski Tanpa Kemenangan

Indonesia U-16 Melaju ke Final AFF Futsal 2025

Ranking FIFA Terbaru: Indonesia Bertahan di Posisi 122

Futsal Competition 2025, KKG PJOK Tallo Tekankan Kolaborasi

Kolom