Mengenali Tanda Anak Stunting dan Cara Mencegahnya Sejak Dini

Mengenali Tanda Anak Stunting dan Cara Mencegahnya Sejak Dini - Stunting - Gambar 1002
Anak terkena Stunting Ilustrasi.

Manyala.co – Stunting masih menjadi tantangan besar dalam dunia kesehatan anak di Indonesia. Kondisi ini bukan hanya berdampak pada tinggi badan anak yang lebih rendah dari usia seharusnya, tapi juga memengaruhi perkembangan otak dan kemampuan belajarnya dalam jangka panjang. Oleh karena itu, penting bagi para orang tua untuk mengenali ciri-ciri anak stunting dan memahami upaya pencegahannya sejak awal, bahkan sebelum kelahiran.

Apa Itu Stunting dan Mengapa Perlu Diwaspadai?

Stunting merupakan kondisi kegagalan tumbuh akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yang dihitung sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Dalam periode ini, pertumbuhan dan perkembangan otak berlangsung sangat pesat. Menurut dr. Raden Vini Adiani Dewi, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, stunting tidak hanya soal tinggi badan yang pendek, tetapi juga keterlambatan perkembangan kognitif dan fisik secara menyeluruh.

“Penanganan stunting harus dilakukan secara lintas sektor, mulai dari pemenuhan gizi, edukasi, hingga layanan kesehatan yang terintegrasi,” ujar dr. Vini dalam sebuah diskusi kesehatan yang diselenggarakan bersama Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Jawa Barat.

Ciri-Ciri Anak yang Mengalami Stunting

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Menurut para pakar, ada beberapa tanda yang dapat dikenali dari anak yang mengalami stunting:

  • Tinggi badan tidak sesuai dengan standar usianya.
  • Berat badan stagnan, tidak menunjukkan kenaikan signifikan meski anak terus bertambah usia.
  • Anak tampak kurang aktif, mudah lelah, dan tidak seceria anak sebayanya.
  • Perkembangan kognitif seperti kemampuan berbicara atau merespons lambat dibanding anak lain di usia yang sama.

Dr. Yanti Herawati, S.ST., M.Keb, menekankan pentingnya masa 1.000 HPK karena di saat inilah otak anak berkembang paling signifikan. “Kebutuhan nutrisi seperti asam folat dan DHA menjadi sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang otak dan saraf anak,” jelasnya.

Langkah Pencegahan Stunting: Dimulai Sejak Masa Kehamilan

Pencegahan stunting sebaiknya dimulai jauh sebelum anak lahir. dr. Keven Tali, SpOG, menyampaikan bahwa kebutuhan nutrisi ibu hamil merupakan kunci dalam pembentukan fondasi kesehatan anak. “Asupan DHA membantu perkembangan sistem saraf janin, sementara asam folat penting untuk mencegah cacat tabung saraf,” kata dr. Keven.

Setelah bayi lahir, perhatian pada nutrisi tidak boleh berkurang. Pemberian ASI eksklusif hingga usia enam bulan, diikuti dengan MPASI yang kaya akan protein hewani, vitamin, dan mineral sangat diperlukan. Bila diperlukan, pemberian suplemen yang mengandung nutrisi esensial dapat menjadi tambahan yang bermanfaat.

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Peran Suplemen dan Kolaborasi dalam Pencegahan Stunting

Apt. Clarisa Isakh, S.Farm, menyebutkan bahwa suplemen yang mengandung DHA dari alga, vitamin D3, asam folat, dan kalsium bisa membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian ibu hamil yang mungkin tidak tercukupi dari makanan saja. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa mencegah stunting bukan hanya tanggung jawab satu pihak.

“Kolaborasi antara tenaga medis seperti bidan dan dokter, pemerintah, serta masyarakat sangat diperlukan. Pencegahan stunting adalah upaya kolektif yang harus dijalankan secara konsisten,” ungkap Clarisa.

Kesimpulan: Investasi Gizi untuk Masa Depan Anak

Masa awal kehidupan seorang anak adalah penentu utama kualitas hidupnya di masa depan. Mewaspadai tanda-tanda stunting sejak dini dan melakukan intervensi melalui gizi yang cukup, baik untuk ibu hamil maupun anak, merupakan bentuk investasi jangka panjang bagi generasi mendatang. Dukungan dari berbagai pihak akan memperkuat langkah ini agar Indonesia dapat menurunkan angka stunting secara signifikan dan berkelanjutan.

Mengenal Perbedaan Foto, USG, X-Ray, CT Scan, dan MRI, Jangan Sampai Keliru!

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Bantu Warga di Musim Kemarau, Pemkot Makassar Terus Salurkan Air Bersih untuk 26 Ribu KK di 9 Kecamatan

02

Wali Kota Makassar Sampaikan Aspirasi Pembangunan Makassar ke Komisi VII DPR RI

03

Wali Kota Makassar Munafri Paparkan Program Unggulan Kelurahan Gunung Sari untuk Penilaian Nasional 2026

04

Makassar Jadi Pilot Project Reformasi JKN, RSUD Daya Siapkan 24 Layanan Kompetensi

05

Pemkab Enrekang Siapkan Asuransi Gagal Panen untuk 1.500 Hektare Padi dan Jagung

06

DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Dasco: Aspirasi Buruh Ditunaikan

07

Krisis Air Bersih Enrekang, Pemkab Kerahkan OPD Salurkan Air ke Warga

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

Kolom

× Advertisement
× Advertisement