Manyala.co – Data terbaru dari World Population Review yang dirilis pada 2025 mengungkap fakta menarik seputar tingkat kecerdasan intelektual (IQ) masyarakat dari berbagai negara. Salah satu sorotan utama adalah posisi Iran yang tercatat memiliki rata-rata IQ sangat tinggi dan bahkan melampaui sejumlah negara yang selama ini dikenal unggul dalam sektor pendidikan dan teknologi, termasuk Israel.
Menurut laporan tersebut, rata-rata IQ masyarakat Iran berada di angka 107, menempatkan negara tersebut di peringkat ke-7 dunia. Hal ini mengejutkan banyak pihak, mengingat Iran tidak selalu mendapatkan sorotan utama dalam percakapan global mengenai kemajuan pendidikan atau teknologi. Namun, capaian ini menjadi bukti bahwa kualitas intelektual suatu bangsa tidak semata ditentukan oleh eksposur internasional, melainkan juga oleh faktor internal seperti sistem pendidikan, budaya belajar, dan ketahanan intelektual masyarakatnya.
Sebaliknya, Israel yang sering dikaitkan dengan kemajuan teknologi dan sistem pendidikan tinggi yang kuat berada jauh di bawah Iran dalam daftar ini, tepatnya di urutan ke-49 dengan rata-rata IQ sebesar 92. Angka ini cukup mencolok, terutama mengingat Israel merupakan salah satu negara dengan proporsi ilmuwan dan insinyur tertinggi per kapita di dunia.
Bagaimana dengan Indonesia?
Berdasarkan data yang sama, Indonesia tercatat memiliki rata-rata IQ sebesar 93,2, menempatkannya di posisi ke-98 secara global. Peringkat ini menempatkan Indonesia sedikit di atas Brasil, namun masih berada di bawah Bangladesh. Meski demikian, skor ini menunjukkan peningkatan signifikan jika dibandingkan dengan hasil survei Lynn/Becker pada 2019, di mana rata-rata IQ masyarakat Indonesia berada di angka 78,5 jauh di bawah standar rata-rata global saat itu.
Kenaikan skor ini dapat diartikan sebagai hasil dari berbagai upaya peningkatan mutu pendidikan dan akses literasi digital dalam beberapa tahun terakhir. Namun, tetap perlu dicatat bahwa angka tersebut masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan negara-negara yang menempati posisi teratas dalam daftar ini.
Di sisi lain, negara dengan rata-rata IQ paling rendah dalam data ini adalah Cook Islands, dengan skor rata-rata 84. Meskipun demikian, penting untuk diingat bahwa IQ bukan satu-satunya indikator kemajuan atau kualitas hidup sebuah negara. Banyak faktor lain yang turut mempengaruhi, termasuk faktor sosial, ekonomi, hingga budaya.
Posisi teratas dalam daftar negara dengan IQ tertinggi di dunia saat ini diduduki oleh China, yang memiliki skor rata-rata IQ 107 sama dengan Iran. Ini semakin memperkuat citra China sebagai salah satu negara dengan investasi besar di bidang pendidikan, riset, dan pengembangan teknologi.
Data ini sendiri dikumpulkan dari lebih dari 1,3 juta responden di seluruh dunia yang mengikuti tes IQ yang seragam melalui situs International IQ Test sepanjang tahun 2024. Proses pengumpulan data dilakukan secara daring, dan meskipun bisa memberikan gambaran umum tentang tingkat kecerdasan global, tetap perlu dipahami bahwa metode ini tidak sepenuhnya mencerminkan distribusi IQ nasional secara menyeluruh, mengingat keterbatasan akses internet dan perbedaan dalam partisipasi demografis di tiap negara.
Meski demikian, hasil ini tetap relevan untuk menjadi bahan evaluasi dan refleksi bagi banyak negara, termasuk Indonesia, dalam merancang kebijakan pendidikan ke depan. Peningkatan literasi, akses pendidikan merata, serta pembinaan kemampuan berpikir kritis menjadi agenda penting yang harus terus diperkuat agar kualitas SDM Indonesia mampu bersaing di kancah global.

































