Pacu Jalur: Tradisi Balap Perahu Kuansing yang Mendunia Lewat Tarian dan Media Sosial

Pacu Jalur: Tradisi Balap Perahu Kuansing yang Mendunia Lewat Tarian dan Media Sosial - Pacu - Gambar 736
Pacu Jalur: Tradisi Balap Perahu Kuansing yang Mendunia Lewat Tarian dan Media Sosial.

Manyala.co – Fenomena budaya lokal Indonesia kembali mencuri perhatian dunia maya. Kali ini, giliran Pacu Jalur, tradisi balap perahu khas Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, yang mencuat ke permukaan usai video seorang penari cilik, Rayyan Arkan Dikha, viral di berbagai platform media sosial. Tarian khas yang dibawakan Dikha di atas perahu dalam sebuah festival Pacu Jalur sontak menarik sorotan netizen internasional dan menjadi simbol ekspresi budaya yang kuat dari masyarakat Kuansing.

Merespons hal tersebut, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan bahwa Pacu Jalur bukan sekadar pertunjukan tradisional, melainkan bagian dari intangible cultural heritage atau warisan budaya tak benda yang hidup dan tumbuh bersama masyarakat. Ia menyebut Pacu Jalur sudah menjadi bagian dari sejarah masyarakat Kuansing sejak lebih dari satu abad silam, dan kini telah diakui sebagai salah satu kekayaan budaya nasional.

“Tradisi ini tidak hanya hadir saat perayaan hari besar keagamaan atau kemerdekaan, tapi telah melekat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Kuansing. Pacu Jalur telah diakui sebagai warisan budaya tak benda Indonesia dan menjadi simbol kebanggaan masyarakat setempat,” kata Fadli dalam acara temu media yang digelar di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Rabu (9/7/2025).

Fadli juga menyoroti dampak positif dari fenomena viral tarian Rayyan Arkan Dikha yang disebut-sebut sebagai bagian dari tren aura farming istilah yang mengacu pada penyebaran energi positif dan ekspresi diri yang menyentuh banyak orang melalui tarian spontan dan penuh semangat. Menurutnya, hal semacam ini dapat mendorong munculnya tarian-tarian khas dari daerah lain yang juga menggambarkan kekayaan budaya nusantara.

“Tarian spontan yang dilakukan Dikha di atas perahu justru menjadi jembatan untuk memperkenalkan budaya Indonesia dengan cara yang unik dan menyentuh generasi muda. Kita harap ini bisa menginspirasi munculnya ekspresi budaya dari daerah lain,” ungkap Fadli.

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

Lebih jauh, ia berharap pengembangan budaya tidak hanya difokuskan pada seni pertunjukan semata. Pemerintah mendorong pemajuan kebudayaan secara menyeluruh, mencakup aspek pangan lokal, manuskrip, ritus, sastra lisan, dan berbagai bentuk tradisi lainnya sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman, turut memberikan latar sejarah Pacu Jalur. Menurutnya, tradisi ini sudah ada sejak abad ke-17 dan awalnya bukan digunakan untuk perlombaan, melainkan sebagai sarana transportasi air bagi masyarakat setempat.

“Dulu, jalur atau perahu itu digunakan sebagai alat distribusi logistik di sepanjang sungai. Tapi karena masyarakat terbiasa berlomba untuk melihat siapa yang tercepat, jadilah itu berkembang menjadi sebuah tradisi adu cepat yang kita kenal sebagai Pacu Jalur,” jelas Suhardiman.

Ia menambahkan bahwa proses pembuatan perahu jalur sangat kental dengan semangat gotong royong. Perahu dibuat dari satu batang pohon utuh yang berusia lebih dari seratus tahun. Proses pembuatannya melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan dan membutuhkan koordinasi yang kuat.

“Pada tahun 2024 saja, pemerintah daerah telah mendukung pembuatan 50 perahu baru demi pelestarian tradisi ini. Ini menunjukkan keseriusan kami dalam menjaga warisan budaya,” imbuhnya.

BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 Persen, Masuk Kategori Sangat Memuaskan

Festival Pacu Jalur saat ini telah diakui sebagai salah satu acara budaya terbesar di Indonesia. Tradisi ini telah dimasukkan ke dalam kalender resmi Kharisma Event Nusantara (KEN) oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan bahkan masuk dalam jajaran 10 besar kegiatan budaya nasional.

Menariknya, popularitas Pacu Jalur kini telah menembus batas nasional. Sejumlah bintang internasional seperti Steve Aoki, dan bahkan para pesepak bola ternama dari klub-klub Eropa seperti PSG, Juventus, dan AC Milan, turut menyoroti atau memberikan dukungan terhadap tradisi ini melalui akun media sosial mereka. Tidak hanya selebriti asing, sederet tokoh dan influencer dari dalam negeri pun ikut meramaikan pembicaraan seputar keunikan Pacu Jalur.

Fenomena ini menunjukkan bahwa tradisi yang dijaga dan dirawat dengan konsisten, meskipun berasal dari daerah, tetap memiliki peluang besar untuk menembus panggung global. Pemerintah pun berkomitmen terus memperkuat promosi budaya melalui kanal digital dan media sosial agar kearifan lokal Indonesia semakin dikenal luas.

Fadli Zon menutup pernyataannya dengan ajakan kepada seluruh pihak, termasuk komunitas budaya, pemerintah daerah, dan masyarakat, untuk terus menggali dan mempromosikan tradisi-tradisi serupa. “Pacu Jalur adalah bukti bahwa budaya kita bisa berbicara di mata dunia, asalkan kita bangga dan mau merawatnya,” pungkasnya.

500 RTLH di Enrekang Dapat Bantuan Bedah Rumah, Wabup: Negara Hadir untuk Rakyat

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

02

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

03

BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 Persen, Masuk Kategori Sangat Memuaskan

04

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

05

RT 04 Tamangapa Jadi Percontohan Pemilahan Sampah di Makassar, Budaya Pilah Sampah Dimulai Sejak 2025

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement