Israel Bombardir Damaskus Saat Siaran Langsung Televisi, Jurnalis dan Presenter Lari Menyelamatkan Diri

Israel Bombardir Damaskus Saat Siaran Langsung Televisi, Jurnalis dan Presenter Lari Menyelamatkan Diri - Israel - Gambar 662
SS Video Penyerangan Israel ke Suriah. (dok. Chenel YB News Vibes of India).

Manyala.co – Suasana tegang dan mencekam terjadi di Damaskus pada Rabu malam waktu setempat ketika rudal-rudal Israel menghantam jantung kota secara mendadak. Bahkan, sebuah stasiun televisi Suriah menjadi saksi langsung atas insiden tersebut. Dalam tayangan yang kini beredar luas di media sosial, terlihat jelas pembawa acara berita dan seorang jurnalis perempuan berlarian menyelamatkan diri dari lokasi serangan.

Serangan udara tersebut terjadi ketika kamera masih menyala dan siaran sedang berlangsung secara langsung. Gedung Kementerian Pertahanan Suriah yang menjadi target utama Israel terlihat diselimuti asap tebal setelah terkena ledakan langsung. Situasi pun berubah drastis dari laporan berita menjadi kepanikan massal, termasuk kru televisi yang berhamburan meninggalkan lokasi.

Sumber dari Kementerian Kesehatan Suriah melaporkan bahwa sedikitnya tiga warga sipil tewas dan lebih dari 30 orang mengalami luka-luka akibat rentetan serangan tersebut. Korban luka dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi beragam, sebagian besar mengalami luka akibat reruntuhan bangunan dan pecahan kaca.

Motif Serangan dan Tuduhan Suriah Terhadap Israel

Pemerintah Suriah mengecam keras tindakan militer Israel, menyebutnya sebagai aksi agresi terang-terangan terhadap kedaulatan negara. Dalam pernyataan resmi yang dirilis Kementerian Luar Negeri Suriah, disebutkan bahwa serangan tersebut merupakan bagian dari strategi Israel untuk memicu instabilitas di kawasan, sekaligus memperburuk situasi kemanusiaan dan politik di dalam negeri Suriah.

Makassar Dipilih Jadi 10 Kota Hub GSIH, Wali Kota Munafri: Ekosistem Digital Kita Kolaborasikan melalui MCH

“Ini adalah bentuk pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan menunjukkan upaya sistematis Israel untuk menghancurkan ketentraman di Suriah,” tegas pernyataan tersebut.

Pihak Suriah juga menyatakan akan menggunakan segala cara yang dijamin oleh hukum internasional untuk membela wilayah dan warganya dari serangan-serangan semacam itu. Kendati demikian, belum ada indikasi bahwa militer Suriah akan membalas secara langsung dalam waktu dekat.

Alasan Israel dan Tanggapan Para Pemimpin

Di sisi lain, pemerintah Israel mengklaim bahwa serangan tersebut ditujukan untuk melindungi komunitas Druze kelompok minoritas Arab yang berbasis di wilayah selatan Suriah dari tindakan represif oleh pemerintah Assad. Druze diketahui terlibat dalam bentrokan bersenjata dengan pasukan Suriah dalam beberapa pekan terakhir, yang telah memicu ketegangan di wilayah Suwayda dan Daraa.

Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Sa’ar, menyatakan bahwa tindakan ini merupakan bentuk upaya Israel menjaga stabilitas keamanan di perbatasannya. “Kami tidak akan membiarkan ancaman muncul di wilayah selatan Suriah yang dapat membahayakan Israel,” katanya dalam konferensi pers.

Inkubator Arsitek Muda Dorong Alumni Arsitektur JTSP UNM Bangun Praktik Profesional Mandiri

Sementara itu, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, bahkan sempat mempublikasikan cuplikan serangan melalui akun resminya dan menyebut bahwa “operasi telah dimulai dengan pukulan yang menyakitkan”.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, yang dikenal vokal terhadap rezim Suriah, kembali menyebut pemerintahan Assad sebagai “rezim Islam radikal” dan menyebut keberadaan mereka sebagai ancaman eksistensial bagi negara Yahudi tersebut.

Pernyataan PBB dan Kekhawatiran Internasional

Menanggapi krisis yang memanas, Sekretaris Jenderal PBB António Guterres mengeluarkan pernyataan keras yang mengecam kekerasan yang semakin memburuk di Suriah, khususnya di wilayah-wilayah seperti Suwayda, Daraa, dan pusat Damaskus.

Dalam pernyataannya, Guterres menyerukan penghentian segera atas semua aksi militer dan pelanggaran terhadap kedaulatan Suriah. Ia juga mengungkapkan keprihatinan mendalam atas jatuhnya korban sipil, serta laporan mengenai pembunuhan sewenang-wenang dan tindakan represif yang memperuncing ketegangan sektarian di negara tersebut.

SEMARAK PEMBUKAAN PORSENI ANTAR GURU SD SE KECAMATAN TALLO,UNGGUL DALAM BAKAT MULIA DALAM PENGABDIAN

Gencatan Senjata Goyah dan Masa Depan Suriah

Menariknya, pada hari yang sama saat serangan berlangsung, pemerintah Suriah sempat mengumumkan kesepakatan gencatan senjata baru dengan komunitas Druze. Namun, hingga kini belum ada kepastian apakah perjanjian tersebut akan efektif. Konflik internal antara kelompok Druze yang terpecah, serta tekanan dari militer Suriah, menjadi hambatan besar bagi keberlanjutan gencatan senjata tersebut.

Kondisi ini semakin mengindikasikan bahwa Suriah masih berada dalam pusaran konflik kompleks yang tidak hanya melibatkan aktor dalam negeri, tetapi juga kekuatan asing yang ikut memainkan peran baik secara langsung maupun tidak langsung.

Serangan Sebagai Kelanjutan Tekanan Terhadap Assad?

Banyak pengamat menilai bahwa langkah Israel tersebut bukan hanya demi melindungi Druze, tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang untuk melemahkan posisi Presiden Bashar al-Assad. Setelah runtuhnya pemerintahan Assad Desember lalu, Israel dilaporkan telah meningkatkan intensitas serangan ke sejumlah titik strategis di Suriah.

Wilayah-wilayah seperti pusat komando militer, gudang senjata, serta fasilitas pemerintah dilaporkan menjadi target utama Israel sejak awal tahun 2025. Serangan pada Rabu malam tampaknya menjadi kelanjutan dari kampanye militer tersebut yang diklaim bertujuan menjaga keamanan nasional Israel.

Insiden ini menambah daftar panjang intervensi militer lintas batas yang dilakukan Israel ke wilayah Suriah. Dengan meningkatnya frekuensi serangan dan banyaknya korban yang berjatuhan, kekhawatiran terhadap potensi eskalasi konflik regional semakin nyata. Jika ketegangan terus meningkat, bukan tidak mungkin kawasan Timur Tengah akan kembali terjerumus dalam konflik berskala luas.

Untuk saat ini, perhatian dunia tertuju pada Damaskus. Serangan di ibu kota, terlebih ketika ditayangkan secara langsung di layar televisi, menegaskan bahwa perang tidak lagi terjadi di medan tempur tertutup tetapi dapat menyerbu ruang keluarga siapa pun, dalam sekejap.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

60 Alumni Teknik Sipil Unhas Antusias Hadiri Site Visit Project WIKA Beton

02

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

03

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

04

Tim PKM PNUP Gelar Kegiatan Penerapan Teknologi di Kabupaten Sidrap

05

Menag Nasaruddin Umar Buka Secara Resmi Muktamar V Wahdah Islamiyah dan Kukuhkan 10.000 Guru Qur’an

06

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

07

LA TINRO LA TUNRUNG Dorong Terobosan Besar Pemberantasan Korupsi dalam Rapat Pemantauan UU Tipikor

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement