Menteri Arifah Dorong Pesantren Jadi Ruang Aman untuk Pemenuhan Hak Pendidikan Anak

Menteri Arifah Dorong Pesantren Jadi Ruang Aman untuk Pemenuhan Hak Pendidikan Anak - Menteri - Gambar 576
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi foto bersama dengan para siswa SD Dinamika Indonesia di Ciketing Udik, Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (17/7/2025).

Manyala.co – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional tahun 2025, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, kembali menegaskan pentingnya peran pesantren sebagai lembaga pendidikan yang tak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga menjamin terpenuhinya hak-hak dasar anak, terutama dalam aspek pendidikan dan perlindungan dari kekerasan.

Saat mengunjungi Yayasan Hidayatul Mubtadiin di Pandeglang, Banten, dalam program Jelajah Sapa atau Sahabat Perempuan dan Anak, Arifah menyampaikan bahwa pesantren perlu dikembangkan menjadi lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif untuk tumbuh kembang anak-anak. Menurutnya, institusi pesantren punya potensi besar menjadi pelopor pendidikan karakter menuju generasi unggul, terutama dalam mendukung visi besar Indonesia Emas 2045.

Dalam kunjungan tersebut, Arifah juga menyoroti pentingnya pengasuhan alternatif yang layak di lingkungan pesantren. Ia menekankan bahwa anak-anak yang tinggal di asrama membutuhkan perhatian lebih dalam aspek perlindungan sosial serta layanan belajar yang ramah anak. Oleh sebab itu, keterlibatan aktif seluruh elemen baik pengelola pesantren, pemerintah daerah, maupun masyarakat sangat diperlukan demi memastikan pemenuhan hak-hak anak terlaksana secara menyeluruh.

Kegiatan Jelajah Sapa ini menjadi salah satu bentuk konkret kolaborasi lintas sektor antara Kementerian PPPA, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), serta berbagai unsur pemerintah daerah. Dalam kesempatan tersebut, bantuan berupa perlengkapan edukatif dan hiburan seperti buku cerita, gitar, krayon, rak sepatu, susu, hingga boardgame disalurkan kepada pihak yayasan sebagai bagian dari dukungan untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan produktif bagi anak-anak.

Arifah juga menyampaikan bahwa Hari Anak Nasional tahun ini dirancang secara desentralistik dan inklusif, melibatkan berbagai wilayah di Indonesia dengan pendekatan kultural dan lokalitas masing-masing daerah. Ia mendorong Kementerian Agama serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk turut berperan aktif melalui penerbitan surat edaran, yang mendorong seluruh lembaga pendidikan seperti sekolah, madrasah, dan pesantren agar ikut serta menyelenggarakan peringatan Hari Anak Nasional secara serempak.

Lewat Program Bestari Saintek 2026, UNM dan TPS3R Karebosi Gelar Kegiatan Living Lab Ekonomi Sirkular

Kegiatan perayaan tersebut diharapkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menyentuh aspek pembentukan karakter anak melalui kegiatan yang menyenangkan dan edukatif. Mulai dari senam bersama, permainan tradisional, hingga menyanyikan lagu daerah dan nasional, semuanya dianggap mampu memperkaya pengalaman anak dan memperkuat identitas kebangsaan mereka.

Arifah meyakini bahwa dengan menjadikan pesantren sebagai bagian integral dari sistem perlindungan dan pendidikan anak, maka target untuk membentuk generasi emas yang berkualitas dan berdaya saing tinggi akan lebih mudah tercapai. Ia pun menegaskan bahwa pemerintah pusat akan terus menjalin koordinasi erat dengan para pemangku kepentingan untuk memastikan bahwa setiap anak, termasuk yang berada di lingkungan pesantren, mendapatkan kesempatan yang adil untuk tumbuh dan berkembang sesuai potensi terbaiknya.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Angkat Berbagai Aspirasi Masyarakat di Bidang Pendidikan Tinggi dan Kesehatan

02

Tim Landis Sektor 5 Madinah Kawal Layanan Jemaah Lansia dan Disabilitas dari Kedatangan hingga Pemulangan

03

La Tinro La Tunrung Soroti Kejelasan Kuota SNBP-SNBT dan Akses KIP Kuliah bagi Masyarakat Kurang Mampu

04

La Tinro Minta Penguatan Tata Kelola Olahraga untuk Mendukung Peningkatan Prestasi Atlet

05

La Tinro Dorong Penguatan Sistem Pendidikan Nasional melalui Pembahasan RUU Sisdiknas

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

Kolom

× Advertisement
× Advertisement