Prabowo Berhenti Pidato Menjelang Magrib, Singgung Peran Menag dan Batasan Wewenang Presiden

Prabowo Berhenti Pidato Menjelang Magrib, Singgung Peran Menag dan Batasan Wewenang Presiden - Prabowo - Gambar 38
Presiden Prabowo Subianto tersentuh mendengar testimoni siswa Sekolah Rakyat, memberikan pesan motivasi agar tak rendah diri. Simak kisah haru dan harapan yang disampaikan Presiden.

Manyala.co – Ada suasana hangat yang terselip dalam acara pengarahan Presiden Prabowo Subianto kepada guru dan kepala Sekolah Rakyat di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (22/8/2025) sore. Momen itu terjadi ketika pidato Prabowo hampir berbarengan dengan datangnya waktu salat magrib.

Di hadapan para peserta yang hadir, Prabowo sempat menghentikan ucapannya dan berkelakar bahwa ia bisa saja dimarahi Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar jika pidatonya melewati adzan. “Cukup ya? Mau magrib, mau magrib. Nanti saya dimarahin Menag, saudara-saudara sekalian,” ungkapnya dengan nada bercanda.

Namun, Presiden tak serta-merta menutup sambutannya. Ia terlebih dahulu meminta izin kepada Menag agar diberi waktu tambahan beberapa menit. “Menag, 5 menit masih bisa? Aku Presiden tapi kalau urusan agama, aku tunduk juga sama Menag,” ujar Prabowo, yang langsung disambut tawa hadirin.

Pesan tentang Batasan Kekuasaan Seorang Kepala Negara

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menekankan bahwa seorang kepala negara harus memahami batas wewenang yang dimilikinya. Menurutnya, ada ranah-ranah tertentu yang tidak bisa diatur secara mutlak oleh Presiden dan harus diserahkan pada otoritas yang lebih berkompeten. “Kita harus tahu, mana wewenang kita, mana yang kita kurang berkuasa,” katanya.

Ucapan tersebut menjadi pengingat bahwa kepemimpinan tidak hanya tentang otoritas tertinggi, melainkan juga tentang kemampuan untuk menghormati peran masing-masing institusi dalam pemerintahan.

Jalankan Arahan Prabowo, Kawendra Salurkan 88 Sapi Qurban di Jember dan Daerah Lainnya

Sindiran Ringan soal Pentingnya Peran Menteri

Prabowo kemudian menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kabinet Merah Putih atas kerja keras mereka. Namun, di sela pidatonya ia kembali melemparkan canda serius yang menyinggung peran vital Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB).

“Jangan macam-macam sama Menteri PAN-RB. Dia enggak tanda tangan, kalian enggak dapat apa-apa. Aku Presiden, kalau beliau tak tanda tangan, enggak jadi kalian semua,” ucap Prabowo, disambut tepuk tangan sekaligus tawa audiens.

Acara Bertema Pendidikan dan Pemberdayaan Guru

Acara di JIExpo tersebut memang difokuskan untuk memberikan arahan kepada para pendidik Sekolah Rakyat, sebuah program yang menjadi salah satu prioritas pemerintah. Prabowo dalam pidatonya berulang kali mengingatkan bahwa guru dan kepala sekolah memiliki peran strategis dalam memutus rantai kemiskinan, karena melalui pendidikan generasi baru dapat mengangkat derajat keluarganya.

Meski sempat diselingi canda tentang waktu magrib, ucapan Presiden memperlihatkan bagaimana ia berusaha dekat dengan masyarakat sekaligus menegaskan filosofi kepemimpinannya: bekerja keras, menghormati otoritas yang berwenang, dan menempatkan pendidikan sebagai kunci untuk menciptakan masa depan yang lebih baik.

Budisatrio: Pemulangan 9 WNI Bukti Nyata Efektivitas Diplomasi RI

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

LA TINRO LA TUNRUNG Dorong Terobosan Besar Pemberantasan Korupsi dalam Rapat Pemantauan UU Tipikor

02

Pererat Sinergitas Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Teken MoU dengan PII Makassar dan Birokrat Fakultas

03

Kartika Sandra Desi Tinjau Bulog, Pastikan Pangan Tetap Aman

04

Muhammad Rahul Apresiasi Polda Riau Ungkap Kasus Narkoba di Rokan Hilir

05

BPS: Ketimpangan Pengeluaran Indonesia Turun ke 0,363

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

Kolom

× Advertisement
× Advertisement