Ribuan Karyawan Gudang Garam Terancam PHK, Serikat Buruh Minta Pemerintah Turun Tangan

PHK
Ribuan Karyawan Gudang Garam Terancam PHK.

Manyala.co – Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) kembali menjadi sorotan setelah mencuat kabar ribuan pekerja PT Gudang Garam terkena dampaknya. Informasi tersebut pertama kali beredar di kalangan serikat buruh dan kini tengah menjadi pembicaraan publik. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, menyebut pihaknya masih melakukan pengecekan lebih lanjut terkait kebenaran data di lapangan.

Jika benar terjadi, langkah pengurangan karyawan di perusahaan rokok besar itu menandakan adanya masalah serius di sektor industri. Menurut Said Iqbal, menurunnya daya beli masyarakat membuat produksi ikut tersendat, sehingga perusahaan terpaksa memangkas jumlah tenaga kerja. Ia menambahkan, keterbatasan pasokan tembakau juga menjadi faktor yang memperparah situasi.

Tak hanya soal pasokan bahan baku, Iqbal menilai bahwa Gudang Garam kurang mampu beradaptasi dengan tren pasar. Produk yang dihasilkan disebut tidak cukup inovatif sehingga kalah bersaing dengan merek lain. Kondisi ini membuat posisi perusahaan kian sulit di tengah persaingan industri rokok yang ketat.

Selain itu, kebijakan pemerintah terkait kenaikan tarif pajak dan cukai rokok dianggap semakin memperberat beban perusahaan. Biaya produksi yang melonjak, ditambah harga jual yang tinggi, membuat permintaan rokok di pasaran terus melemah. Hal tersebut semakin memperbesar risiko terjadinya PHK massal.

Dampak yang ditimbulkan tidak hanya menyasar pekerja di pabrik Gudang Garam saja. Said Iqbal mengingatkan bahwa ribuan pekerja di sektor terkait juga bisa terkena imbas, mulai dari buruh tembakau, sopir angkutan, pedagang kecil, pemilik kontrakan, hingga supplier logistik. Potensi kehilangan pekerjaan ini bahkan bisa menjalar hingga ratusan ribu orang.

RT/RW Garda Terdepan, Wali Kota Makassar Munafri Janjikan Penghargaan Ratusan Juta

Ia pun menegaskan perlunya intervensi nyata dari pemerintah pusat maupun daerah. Menurutnya, langkah preventif dan solusi konkrit harus segera dijalankan untuk mencegah meluasnya PHK di sektor industri rokok.

Said Iqbal juga mengingatkan agar pemerintah tidak mengulangi kesalahan yang sama seperti kasus PHK di PT Sritex. Saat itu, janji-janji perlindungan buruh tidak terealisasi, bahkan pembayaran hak dasar seperti tunjangan hari raya pun tidak dipenuhi.

Situasi ini, tambah Iqbal, seharusnya menjadi momentum bagi pemerintah untuk benar-benar hadir melindungi pekerja. Tanpa upaya serius, ancaman PHK massal dikhawatirkan akan memicu gelombang baru pengangguran yang berdampak lebih luas pada perekonomian nasional.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Deretan Calon Ketua IKA Teknik Sipil Unhas, 2 Dosen Siap Lanjutkan Tongkat Kepemimpinan

02

Indonesia Dukung Palestina lewat Board of Peace, Israel Tetap Menolak

03

Prabowo Luncurkan Program Gentengnisasi Lewat Gerakan Indonesia ASRI

04

Serangan Bersenjata di Balochistan Tewaskan 48 Orang

05

Tujuh Pangkalan Udara Terbesar Amerika Berdasarkan Populasi

PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
manyala-ads
Manyala.co

Olahraga

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Indonesia Usulkan Australia dan Selandia Baru Ikut SEA Games

Indonesia Juara Piala AFF Futsal U-16

Trucha Optimistis PSM Kejar Lima Besar Meski Tanpa Kemenangan

Indonesia U-16 Melaju ke Final AFF Futsal 2025

Ranking FIFA Terbaru: Indonesia Bertahan di Posisi 122

Futsal Competition 2025, KKG PJOK Tallo Tekankan Kolaborasi

Kolom