Wisata Dunia: Dari Negara Paling Sepi Hingga Destinasi Teramai

Wisata
Ilustrasi Tempat Wisata.

Manyala.co – Di tengah riuhnya pariwisata global, dunia ternyata menyimpan kontras menarik. Sebagian negara dibanjiri jutaan turis setiap tahunnya, sementara sebagian lain justru hampir sepi pengunjung meski menyimpan panorama alam dan budaya yang menawan. Faktor seperti keterpencilan lokasi, akses transportasi yang rumit, hingga promosi pariwisata yang minim menjadi penyebab utama perbedaan ini.

Mengutip laporan StarInsider mengenai negara-negara paling jarang dikunjungi, serta data Go2Africa yang dikutip Forbes tentang destinasi dengan turis terbanyak, tergambar jelas jurang perbedaan jumlah pengunjung yang cukup ekstrem.


Destinasi Sepi Pengunjung

10. Guinea-Bissau: Panjangnya Waktu Tempuh

Negara di pesisir Atlantik, Afrika Barat ini hanya didatangi sekitar 52.000 orang tiap tahun. Guinea-Bissau sesungguhnya menawarkan keindahan berupa taman nasional, keanekaragaman hayati, serta masyarakat yang ramah. Uniknya, di sana terdapat populasi kuda nil air asin yang langka. Namun, perjalanan bisa memakan waktu hingga 30 jam dari Amerika Serikat, Inggris, atau Australia, dengan transit di Portugal, Maroko, dan/atau Tanjung Verde.

9. Komoro: Visa di Pintu Masuk

Kepulauan vulkanik yang terletak di Samudra Hindia ini memiliki suhu tropis hangat serta lautan biru jernih. Daya tariknya kontras dengan jumlah pengunjung yang hanya sekitar 45.000 orang per tahun. Salah satu penyebabnya, akses masuk cukup merepotkan karena visa hanya bisa didapatkan saat tiba di Bandara Hahaya.

8. São Tomé dan Príncipe: Surganya Burung dan Karang

Sekitar 34.900 wisatawan tercatat datang setiap tahun ke kepulauan ini. Lanskap hutan hujan, laguna Lagoa Azul, pantai indah, hingga spesies burung endemik jadi magnet utamanya. Namun, rute internasional umumnya hanya bisa ditempuh lewat Lisbon, Portugal.

Hadiri Muktamar V Wahdah Islamiyah, Dirut PT PAL Ajak Ormas Islam Bangun Kekuatan Industri Nasional

7. Kepulauan Solomon: Ribuan Pulau, Ribuan Spesies

Negara dengan hampir 1.000 pulau tropis di Pasifik barat daya ini hanya menerima sekitar 29.000 wisatawan per tahun. Padahal, hutan tropisnya kaya flora dan fauna. Akses menuju ibu kota Honiara biasanya melalui Brisbane, Australia, dengan penerbangan yang hanya tersedia beberapa kali dalam seminggu.

6. Montserrat: Lanskap Vulkanik Karibia

Pulau kecil berbentuk buah pir ini berstatus Wilayah Seberang Laut Britania. Meski memiliki pemandangan vulkanik dramatis, hanya 19.300 pengunjung yang datang setiap tahun. Lokasinya berada di timur Amerika Tengah dan lebih dikenal sebagai surga tersembunyi bagi wisatawan yang mencari suasana tenang.

5. Mikronesia: 600 Pulau yang Terpencil

Sekitar 18.000 turis tercatat datang tiap tahunnya. Mikronesia terbagi menjadi empat negara bagian kepulauan dengan lebih dari 600 pulau di Samudra Pasifik Utara. Wisatawan bisa menjangkau Chuuk dari Brisbane atau menuju Guam dari Cairns di Australia.

4. Kiribati: Empat Belahan Dunia

Negara yang membentang di keempat belahan bumi ini hanya menerima sekitar 12.000 pengunjung per tahun. Dengan 32 atol serta satu pulau karang besar, Kiribati dikenal unik karena pulau-pulaunya dipisahkan jalan lintas laut. Aktivitas populer di sana antara lain menyelam, memancing, berselancar, hingga mengamati burung. Akses masuk biasanya melalui Fiji atau Nauru.

3. Niue: Santai dan Terisolasi

Pulau oval di Pasifik Selatan ini menyambut sekitar 10.000 orang setiap tahun. Niue memiliki pemerintahan sendiri, tetapi warganya sebagian besar juga merupakan warga negara Selandia Baru. Penggunaan bahasa Inggris dan mata uang dolar Selandia Baru membuat wisatawan relatif mudah beradaptasi. Akses ke pulau ini hanya dari Auckland, Selandia Baru, dengan penerbangan seminggu sekali.

Ribuan Kafilah Hadir, Appi Sebut MTQ VIII KORPRI Nasional Gerakkan Ekonomi Makassar

2. Kepulauan Marshall: Rumah 160 Jenis Karang

Meski memiliki keindahan laut dengan lebih dari 160 spesies karang, Kepulauan Marshall hanya menerima sekitar 6.000 pengunjung tahunan. Wisatawan bisa terbang dari Guam atau Honolulu menuju Majuro, atau melalui Nauru dan Fiji jika datang dari Australia.

1. Tuvalu: Destinasi Paling Sepi

Negara dengan luas daratan hanya 26 km² ini adalah destinasi paling jarang dikunjungi di dunia. Tuvalu hanya menerima sekitar 3.700 pengunjung per tahun. Terletak 1.000 km utara Fiji, negara ini terdiri atas tiga pulau karang dan enam atol. Akses paling umum adalah melalui Fiji dengan penerbangan lanjutan dari Australia, yang menempuh waktu sekitar 3–5 jam.


Negara dengan Turis Terbanyak

Sebagai perbandingan, data 2024 yang dihimpun Go2Africa dan dikutip Forbes menunjukkan jurang besar antara negara teramai dan tersepi. Sementara Tuvalu hanya menyambut ribuan pengunjung, Prancis justru kedatangan hingga 100 juta wisatawan dalam setahun.

Berikut daftar 10 negara dengan turis terbanyak:

  1. Prancis – 100 juta
  2. Spanyol – 94 juta
  3. Amerika Serikat – 72,4 juta
  4. Italia – 68,5 juta
  5. Turki – 52,6 juta
  6. Meksiko – 45 juta
  7. Hong Kong – 44,5 juta
  8. Inggris Raya – 41,2 juta
  9. Yunani – 40,7 juta
  10. Jepang – 36,9 juta

Fenomena ini memperlihatkan betapa ketidakmerataan pariwisata masih terjadi secara global. Di satu sisi, destinasi populer seperti Paris, Tokyo, hingga Istanbul menjadi pusat perhatian wisatawan dunia. Di sisi lain, negara-negara kecil di Pasifik atau Afrika tetap berada di pinggiran radar turisme internasional meski menyimpan kekayaan alam dan budaya yang layak dieksplorasi.

Menkop RI Ferry Juliantono Dorong Wahdah Islamiyah Bangun Ekonomi Umat Lewat Koperasi

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

60 Alumni Teknik Sipil Unhas Antusias Hadiri Site Visit Project WIKA Beton

02

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

03

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

04

Tim PKM PNUP Gelar Kegiatan Penerapan Teknologi di Kabupaten Sidrap

05

Menag Nasaruddin Umar Buka Secara Resmi Muktamar V Wahdah Islamiyah dan Kukuhkan 10.000 Guru Qur’an

06

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

07

LA TINRO LA TUNRUNG Dorong Terobosan Besar Pemberantasan Korupsi dalam Rapat Pemantauan UU Tipikor

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement