Munafri Ajak Warga Jaga Kanal dan Lingkungan Tetap Bersih dan Nyaman

Munafri

Makassar, Manyala.co – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memperlihatkan komitmen kuat dalam menjalankan roda pemerintahan dengan selalu membuka ruang dialog bersama masyarakat.

Meski aktivitasnya padat, ia tetap meluangkan waktu untuk menerima aspirasi dan keluhan warga, baik dari tingkat kecamatan hingga kelurahan. Langkah ini menjadi bagian dari upayanya memastikan setiap kebijakan pemerintah kota berpijak pada kebutuhan masyarakat.

Kepedulian itu kembali ditegaskannya saat Rapat Koordinasi terkait penanganan korban penertiban bangunan di Kecamatan Ujung Tanah, yang digelar di Balai Kota, Kamis (18/9/2025).

Munafri menekankan pentingnya mencari solusi menyeluruh agar penataan kota dan upaya pembersihan kawasan tetap berjalan, sekaligus memastikan hak-hak masyarakat terdampak tetap terjaga.

Hadir pada kesempatan ini, anggota DPRD Makassar, Rahmat Taqwa Qurais, serta Camata Ujung Tanah dan Lurah setempat.

Prihatin Kabut Asap di Makassar, Wali Kota Munafri Instruksikan Dinas Bagi Masker Gratis ke Siswa dan Kelompok Rentan

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmen pemerintah kota untuk terus melanjutkan program penataan kota yang bersih dan tertib.

Meski begitu, ia memastikan hak-hak warga, khususnya yang terdampak penertiban bangunan di Kecamatan Ujung Tanah, akan tetap dilindungi.

“Kami Pemerintah Kota tetap mwndengar aspirasi warga, maka kami akan cari solusi terbaik. Kami pastikan tidak ada warga jadi korban dari penataan,” ujar Appi.

Ia menekankan, penataan kota tidak hanya sebatas merapikan kawasan, tetapi juga mengembalikan fungsi kanal, menata pedagang, dan memastikan pengelolaan sampah berjalan lebih baik.

“Hampir semua kanal akan kita akan tata dengan baik. Semua kanal itu akan dibangun seperti tempat tanam pohon,” jelas Munafri.

Prabowo Instruksikan Penanganan Karhutla Tanjung Puting, Kirim 200 Pompa Air

Ia juga mengingatkan pedagang agar tidak lagi mendirikan bangunan menjorok ke jalan. Apalagi sampai ada kanopi yang menjorok ke jalan.

“Silakan berjualan, tapi tarik ke belakang, jangan bangun lagi sampai ke pinggir jalan,” tegasnya.

Munafri menambahkan, penataan ini bukan untuk melarang aktivitas ekonomi warga berjualan. Ia menegaskan, pedagang tetap diperbolehkan berjualan di area rumah atau kios masing-masing, asalkan tidak mengganggu akses jalan dan proses pembersihan kanal.

Dalam kesempatan itu, Munafri juga menekankan, pentingnya pengelolaan sampah yang disiplin. Ia menginstruksikan setiap rumah atau tempat usaha menyiapkan dua ember sampah satu untuk sampah basah atau organik, dan satu untuk sampah plastik.

“Di sekitar lokasi nanti kita sediakan satu bioporii besar agar sampah bisa langsung diproses. Sampah plastik akan diangkut petugas sesuai jalurnya,” tuturnya.

Tampil di Forum Dunia, Wali Kota Makassar Munafri Gaungkan Pendidikan Disiplin Lalu Lintas Sejak Sekolah

Melalui penataan ini, Pemkot Makassar berharap kawasan Ujung Tanah dan wilayah lainnya dapat menjadi lebih bersih, rapi, dan memiliki sistem pengelolaan lingkungan yang baik, tanpa mengorbankan mata pencaharian warga.

Appi menegaskan, pembersihan kanal sangat mendesak karena banyak saluran yang tertutup bangunan liar, sehingga mobil pengangkut sampah tidak bisa masuk.

Ia juga mengingatkan agar warga tidak membangun kembali di atas lahan milik balai atau pemerintah, karena bisa menimbulkan persoalan hukum.

“Tidak ada yang melarang berjualan, silakan. Tapi jangan sampai muncul lagi bangunan di jalan yang bisa menimbulkan masalah hukum,” tegas Munafri.

Sedangkan, Camat Ujung Tanah, Amanda Syahwaldi, memaparkan langkah-langkah penertiban bangunan liar yang berdiri di atas jalur inspeksi kanal.

Amanda menjelaskan, sebelum eksekusi lapangan, pihak kecamatan telah melakukan berbagai tahapan sosialisasi.

“Pertemuan lisan sudah beberapa kali kami lakukan melalui para Lurah, kemudian kami melaksanakan penyerahan surat pemberitahuan hingga tiga kali,” ungkapnya.

Dengan penertiban ini, pemerintah berharap kawasan kanal di Kecamatan Ujung Tanah dapat menjadi ruang publik yang nyaman, sekaligus mencegah terulangnya praktik pembangunan liar yang menutup akses dan merusak lingkungan.

Ia menyebutkan, penertiban sebulan terakhir telah berlangsung di beberapa titik, antara lain Baru Panggung 3 dan 4, kanal Panampu, serta wilayah Kelurahan Ketinggala dan Kelurahan Nusur.

Bangunan-bangunan yang dibongkar merupakan konstruksi yang menutup jalur inspeksi kanal dan berdiri di atas lahan milik negara.

“Aturan jelas, daerah milik jalan tidak boleh dibangun. Tidak bisa ada kanopi atau bangunan yang menutupi jalur inspeksi kanal, karena itu menghambat akses dan aktivitas masyarakat lain,” tegas Amanda.

Menurutnya, penertiban ini tidak semata-mata menertibkan fisik, tetapi juga untuk menjaga kenyamanan warga.

Beberapa warga memang merasa terganggu sinar matahari setelah pembongkaran, terutama pagi dan sore hari, tetapi jalan inspeksi kanal harus tetap terbuka.

Amanda menekankan bahwa upaya ini juga demi estetika kota dan kebersihan kanal. Ia mengajak warga untuk mendukung rencana jangka panjang pemerintah dalam menata kanal agar bersih dan berfungsi optimal.

“Kami punya impian agar kanal di wilayah ini bisa seperti di luar negeri bersih, rapi, dan tidak ada pembuangan limbah langsung ke kanal,” tuturnya.

Diketahui, sejumlah warga menyampaikan kegelisahan atas kondisi lingkungan tempat tinggal mereka yang semakin kumuh akibat kurangnya penataan lanjutan dari pemerintah.

Mereka menilai perbaikan yang diharapkan tak kunjung dilakukan, sementara kekhawatiran akan terulangnya persoalan serupa tetap menghantui.

Perwakilan warga, juga anggota DPRD Makassar, Rahmat Taqwa Qurais menekankan pentingnya fungsi pengawasan dan penyampaian aspirasi masyarakat kepada pemerintah daerah.

“Kami ingin mendengar kejelasan langsung dari pemerintah kota, karena jika dilakukan perbaikan dan pengawasan,” ungkap salah satu warga.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Fakultas Teknik UNM Gandeng PT Indonav Teknologi Gelar Kuliah Umum, Perkuat Kompetensi Mahasiswa Lewat Teknologi Pemetaan Presisi Tinggi

02

Reshuffle Kabinet, Prabowo Lantik 16 Menteri, Wamen hingga Pejabat Negara

03

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

04

Mengintip 10 Bunker Paling Aman di Dunia, dari Swiss hingga Amerika Serikat

05

Pasar Malam BTP Bikin Resah, Tokoh Pemuda Desak Kegiatan 25 September Dibatalkan

06

Pemkab Enrekang Siapkan Asuransi Gagal Panen untuk 1.500 Hektare Padi dan Jagung

07

Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Wali Kota Makassar Munafri Tegaskan Nilai Kebangsaan dalam Pelayanan

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

Kolom

× Advertisement
× Advertisement