BGN Tanggapi Usulan Penghentian MBG Saat Libur Sekolah

BGN
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang dalam pengarahannya di acara Koordinasi dan Evaluasi Program MBG di Hotel Aston Cilacap, Jumat (5/12/2025).(Dok. Humas BGN)

Manyala.co – Badan Gizi Nasional (BGN) menanggapi usulan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini yang meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan selama masa libur sekolah. BGN menilai pemberian gizi kepada anak-anak harus dilakukan secara konsisten, meskipun pelaksanaannya dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang menyatakan bahwa lembaganya memiliki mandat untuk memastikan pemenuhan gizi anak secara berkelanjutan. Menurut dia, keberlanjutan menjadi prinsip utama dalam program nasional tersebut.

“Kan Badan Gizi Nasional (BGN) bertanggung jawab untuk gizi anak-anak dan pemberian gizi itu harus konsisten,” kata Nanik kepada wartawan, Rabu (24/12/2025).

Meski demikian, Nanik mengatakan tidak ingin memperpanjang polemik terkait usulan penghentian MBG saat libur sekolah. Ia menyebut keputusan akhir berada di tangan Kepala BGN Dadan Hindayana.

“Tapi saya tidak mau berpolemik, coba tanyakan ke Pak Dadan aja kira-kira mau dihentikan apa nggak, kan saya hanya wakil,” ujarnya.

Semarak Porseni HUT RI, Wali Kota Makassar Munafri Tekankan Kekompakan ASN hingga Peduli Kebersihan

Selain isu penghentian sementara, Nanik juga menanggapi perbincangan publik mengenai pelaksanaan MBG yang dilakukan secara dirapel selama masa libur sekolah. Ia menjelaskan bahwa pengaturan menu dan mekanisme distribusi MBG merupakan hasil kesepakatan antara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan pihak sekolah.

Menurut Nanik, kesepakatan tersebut melibatkan guru, orang tua, dan peserta didik agar pelaksanaan MBG tetap sesuai dengan kebutuhan dan kondisi anak. Ia menegaskan program tersebut bersifat sukarela.

“Aturannya sebetulnya tergantung kesepakatan dengan guru, orang tua murid dan juga murid. Intinya MBG ini nggak dipaksa, yang mau ambil silakan dan nggak juga tidak apa-apa,” kata Nanik.

Ia menambahkan, mekanisme teknis sepenuhnya ditentukan oleh kesepakatan antara SPPG dan sekolah di masing-masing wilayah.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini menyampaikan pandangan bahwa MBG sebaiknya tidak dilaksanakan selama masa libur sekolah karena dinilai kurang efektif. Ia menyebut program tersebut sulit menjangkau siswa ketika kegiatan belajar mengajar dihentikan sementara.

HUT ke-81 RI, Pemkot Makassar Semarakkan Perayaan Lomba Lingkup SKPD hingga Tingkat RT/RW

“Seharusnya di masa liburan sekolah, MBG diliburkan juga karena tidak efektif untuk menjangkau siswa,” kata Yahya Zaini.

Yahya juga menyoroti kualitas menu yang disajikan selama libur sekolah. Ia menyebut dalam kunjungan Komisi IX ke Kota Tangerang, menu MBG yang disediakan berupa makanan ringan seperti roti, pisang, dan susu, yang menurutnya tidak memenuhi standar gizi optimal.

“Menu yang disajikan bukanlah menu yang dimasak, melainkan makanan siap saja,” ujarnya.

Selain itu, Yahya menilai mekanisme pengambilan makanan ke sekolah saat siswa libur berpotensi membebani orang tua. Ia menyebut orang tua harus menyediakan biaya transportasi tambahan hanya untuk mengambil makanan.

Ia juga mengkritisi opsi pengantaran MBG langsung ke rumah siswa. Menurutnya, pola tersebut berpotensi menambah biaya logistik dan menimbulkan pemborosan anggaran karena lokasi rumah siswa tersebar luas.

ITH Teken MoU dengan Pemkab Pinrang, Dorong Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Pemerintah Daerah

“Kalau dibebankan kepada BGN ini menjadi pemborosan,” kata Yahya.

Hingga Rabu malam, belum ada keputusan resmi dari Kepala BGN terkait usulan penghentian sementara MBG selama libur sekolah.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

02

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

03

BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 Persen, Masuk Kategori Sangat Memuaskan

04

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

05

RT 04 Tamangapa Jadi Percontohan Pemilahan Sampah di Makassar, Budaya Pilah Sampah Dimulai Sejak 2025

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement