Kanwil Kemenkum Sulsel Susun Dokumen Manajemen Risiko 2026

Kemenkum
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) melaksanakan kegiatan Penyusunan Dokumen Manajemen Risiko Tahun 2026. (Dok. Kanwil Kemenkum Sulsel).

Makassar, Manyala.co – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) menggelar kegiatan Penyusunan Dokumen Manajemen Risiko Tahun 2026 pada Senin (19/1/2026) di Ruang Rapat Hamid Awaluddin. Kegiatan ini mengacu pada Peraturan Menteri Hukum Nomor 15 Tahun 2025 dan menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel.

Kegiatan diikuti oleh Personal in Charge (PIC) dari berbagai divisi, termasuk Divisi Pelayanan Hukum, Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, serta Bagian Tata Usaha dan Umum. Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Meydi Zulqadri, hadir untuk mendukung pelaksanaan program ini secara penuh.

Penyusunan dokumen bertujuan meningkatkan tingkat maturitas manajemen risiko Kanwil Kemenkum Sulsel. Pada 2025, tingkat maturitas organisasi mencapai level 3 atau “terdefinisi”. Dengan dokumen yang lebih komprehensif dan terintegrasi, tahun 2026 ditargetkan naik ke level 4 atau “terkelola”. Dokumen ini berfungsi mengidentifikasi, menganalisis, dan mengendalikan risiko yang dapat menghambat pencapaian tujuan organisasi.

Kepala Kanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, menegaskan bahwa manajemen risiko bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan kebutuhan strategis. “Penyusunan dokumen manajemen risiko merupakan upaya mitigasi dan tanggap awal terhadap berbagai risiko yang dimungkinkan terjadi di Kanwil Kemenkum Sulsel, sehingga setiap potensi hambatan dapat diantisipasi sejak dini,” ujarnya.

Andi Basmal juga menekankan pentingnya keterlibatan aktif seluruh PIC agar manajemen risiko diterapkan secara nyata. Pengelolaan risiko yang baik diyakini akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas kinerja, pelayanan publik, dan pencapaian sasaran strategis Kanwil.

LA TINRO LA TUNRUNG Dorong Terobosan Besar Pemberantasan Korupsi dalam Rapat Pemantauan UU Tipikor

Sejalan dengan kebijakan Kementerian Hukum, manajemen risiko menjadi bagian integral dari Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), yang bertujuan mewujudkan pemerintahan efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Setiap unit kerja diharapkan menginternalisasi budaya sadar risiko dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya.

Melalui kegiatan ini, Kanwil Kemenkum Sulsel optimistis dapat mencapai level maturitas manajemen risiko terkelola pada 2026. Dengan pengelolaan risiko yang lebih sistematis dan berkelanjutan, Kanwil berkomitmen memperkuat tata kelola organisasi serta mendukung reformasi birokrasi berkelanjutan di Sulawesi Selatan.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

LA TINRO LA TUNRUNG Dorong Terobosan Besar Pemberantasan Korupsi dalam Rapat Pemantauan UU Tipikor

02

Kartika Sandra Desi Tinjau Bulog, Pastikan Pangan Tetap Aman

03

Muhammad Rahul Apresiasi Polda Riau Ungkap Kasus Narkoba di Rokan Hilir

04

BPS: Ketimpangan Pengeluaran Indonesia Turun ke 0,363

05

HIPMI Institute Sulsel Resmi Dilantik, Usung Ekosistem Kolaboratif untuk Cetak Founder Muda Berdaya Saing Global

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

Kolom

× Advertisement
× Advertisement