Menkeu Purbaya Bantah Rupiah Anjlok Imbas Bursa BI

Menkeu
Momen Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersama dua Wamenkeu-nya, Thomas Djiwandono (batik biru) dan Suahasil Nazara dalam Konferensi Pers APBN KiTa edisi Desember di Jakarta, Kamis (8/1/2026).(Dok. KOMPAS.com/DEBRINATA RIZKY)

Manyala.co – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membantah spekulasi bahwa pelemahan nilai tukar rupiah hingga Rp16.955 per dolar AS pada Senin (19/1/2026) disebabkan oleh masuknya Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono ke dalam bursa calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).

Thomas Djiwandono, yang saat ini menjabat Wamenkeu dan merupakan keponakan Presiden Prabowo Subianto, tercatat sebagai salah satu kandidat yang diajukan Presiden untuk posisi Deputi Gubernur BI. Surat Presiden terkait kandidat tersebut telah dikirim ke DPR RI untuk proses fit and proper test. Menurut Purbaya, penurunan rupiah merupakan hal biasa dan lebih dipengaruhi oleh aliran dana asing serta suplai dolar di pasar.

“Jadi ini mungkin sebagian orang spekulasi ketika Thomas akan ke BI, tapi independensinya tetap terjaga. Saya pikir tidak akan berdampak besar,” kata Purbaya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin. Menkeu menambahkan, rupiah diprediksi akan kembali menguat seiring bertambahnya suplai dolar di pasar.

Purbaya juga menyoroti Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menguat ke posisi 9.133,87, menunjukkan adanya aliran modal asing masuk ke pasar saham domestik. Ia menekankan pemerintah akan terus menjaga pondasi ekonomi melalui likuiditas sistem finansial, percepatan belanja APBN, dan perbaikan iklim investasi.

“Kita akan perbaiki sisi supply, sisi demand, ekonomi investasi, kebijakan moneter, kebijakan fiskal, dan sektor riil. Pertumbuhan ekonomi 6 persen bukan hal yang sulit dicapai,” ujarnya.

Ribuan Warga Padati Lapangan Karebosi, Munafri Arifuddin Ajak Perkuat Persatuan di Hari Raya

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi juga mengonfirmasi bahwa Thomas Djiwandono masuk daftar kandidat Deputi Gubernur BI. Posisi tersebut menjadi sorotan publik menyusul pengunduran diri Deputi Gubernur BI Juda Agung pada 13 Januari 2026. Hingga saat ini, alasan pengunduran diri Juda Agung belum dipublikasikan.

Purbaya menekankan, pemerintah dan BI telah sepakat menjaga likuiditas dan ketahanan sistem keuangan agar stabilitas moneter tetap terjaga. Hal ini mencakup pengelolaan APBN yang cepat dan efisien, serta koordinasi kebijakan fiskal dan moneter. Langkah-langkah tersebut diharapkan mendukung pertumbuhan ekonomi, memperkuat nilai tukar rupiah, dan meningkatkan kepercayaan investor domestik maupun asing.

Langkah strategis ini juga menegaskan komitmen pemerintah menjaga independensi BI dan memastikan transisi kepemimpinan di bank sentral berlangsung tanpa menimbulkan gangguan signifikan terhadap stabilitas pasar keuangan Indonesia.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

03

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

04

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

05

Lantik Pengurus IKATSI Periode 2025-2029, DPP IKATEK Unhas: Regenerasi Kunci Keberlanjutan Organisasi

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom